ISI YogyakartaISI Yogyakarta

RekamRekam

Produksi kultural film indie ke-“tionghoa-an berada pada struktur ruang yang membangun relasi antarposisi dengan produksi karya lainnya. Keberadaan masyarakat Tionghoa yang senantiasa dipermasalahkan menyebabkan agen-agen sosial berupaya membuka ruang kemungkinan melalui produksi karya. Metode yang dipergunakan adalah konstruktivisme sosial yang melibatkan agen melalui production activity sehingga agen akan terlibat dalam dunianya sendiri. Dalam hal ini, upaya yang dilakukan dalam struktur ruang tersebut adalah berusaha mencapai legitimasi dalam suatu struktur kuasa. Hal tersebut diupayakan oleh agen pemroduksi film indie ke-“tionghoa-an yang kapital modalnya lebih rendah bila dibandingkan dengan produksi film komersial atau layar lebar. Strategi yang dipergunakan untuk memperoleh legitimasi film indie ke-“tionghoa-an adalah dengan mengikuti festival film di luar negeri sebagai tataran legitimasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan legitimasi yang terbangun di Indonesia melalui habitus. Dengan menempatkan Indonesia sebagai bagian dari masyarakat dunia, dominasi struktur kuasa akan mengecil. Melalui karya film indie tersebut dibangun eksistensi dan prestise melalui ekspresi karya sebagai suatu kesempatan untuk mendapatkan pengakuan dan kepercayaan masyarakat dunia mengenai ke-“tionghoa-an di Indonesia.

Produksi kultural melalui film indie menempatkan agen dalam struktur arena persaingan untuk mematahkan dominasi film komersial.Penggunaan festival film internasional sebagai legitimasi meningkatkan pengakuan masyarakat global terhadap keberadaan masyarakat Tionghoa di Indonesia.Relasi kuasa yang lebih besar dari dominasi lokal mampu meredam ancaman konflik sosial melalui ekspresi kultural.

Penelitian dapat mengeksplorasi dampak festival film internasional terhadap persepsi masyarakat terhadap komunitas Tionghoa di Indonesia. Selanjutnya, penelitian bisa menganalisis peran sineas indie dalam membentuk identitas nasional melalui produksi kultural. Terakhir, penelitian dapat meneliti faktor sosio-politik yang memengaruhi representasi komunitas Tionghoa dalam perfilman Indonesia.

Read online
File size1.13 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test