UNIPASBYUNIPASBY
Jurnal Abadimas Adi BuanaJurnal Abadimas Adi BuanaKegiatan mendongeng dapat diartikan sebagai proses transfer ilmu dari generasi ke generasi, namun terkadang proses tersebut terputus karena beberapa faktor pengganggu dari luar budaya masyarakat. Oleh karena itu, dalam program ini dirancang tentang kegiatan mendongengkan cerita Sarip Tambak Oso yang kami peragakan dalam bentuk pertunjukan Wayang Sarip. Desain yang digunakan adalah model wayang eksperimental dari bahan kertas menjadi legenda Sarip Tambak Oso. Tema yang diangkat adalah pengembangan asesmen serta intervensi untuk kebahagiaan manusia. Pertunjukan yang berisi tentang muatan-muatan kearifan lokal tersebut kami tujukan kepada dua generasi yaitu anak-anak usia dini dan anak-anak remaja. Tujuannya adalah: (1) mengembangkan kreasi pembuatan dan pementasan wayang legenda bagi pengusul dan peserta, (2) membantu menciptakan pemahaman dan kecintaan peserta PKM terhadap makna cerita rakyat Sarip Tambak Oso, (3) meningkatkan keterampilan berpikir, memaknakan legenda dan menulis artikel bagi pengusul program.
Proses yang telah dilakukan adalah pendekatan nilai-nilai edukasi moral dari cerita Sarip kepada anak-anak.Pendekatan moral tersebut juga belum sampai pada pemahaman yang terdalam, masih dalam proses penciptaan pemupukan mental anak-anak bahwa cerita rakyat merupakan hal yang menyenangkan untuk dipelajari.Proses selanjutnya adalah pemahaman secara utuh tentang karakter Sarip sebagai ikon budaya bagi anak-anak.Pada tahap selanjutnya, pementasan ini bisa juga digunakan dalam berbagai muatan, misalnya.pelatihan bahasa Jawa atau bahasa Inggris melalui media pementasan Wayang Sarip, kampanye kebersihan lingkungan dengan media pementasan Wayang Sarip dan lain-lain, seperti pementasan wayang kulit purwa yang dapat membawa segala bentuk pesan moral.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana cara mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam kurikulum pendidikan formal, khususnya di tingkat pendidikan dasar dan menengah. Kedua, bagaimana cara meningkatkan pemahaman dan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal melalui media pementasan wayang. Ketiga, bagaimana cara memanfaatkan pementasan wayang sebagai alat kampanye untuk berbagai isu sosial, seperti kebersihan lingkungan, dan bagaimana cara mengukur efektivitasnya dalam mengubah perilaku masyarakat.
| File size | 465.97 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UMDUMD Penelitian ini dilatarbelakangi oleh karena sudah lamanya Peraturan Daerah (Perda) ini dan kala itu antara Kabupaten Badung dan Kota Denpasar masih satu,Penelitian ini dilatarbelakangi oleh karena sudah lamanya Peraturan Daerah (Perda) ini dan kala itu antara Kabupaten Badung dan Kota Denpasar masih satu,
UNPARUNPAR Implikasi praktis dari penelitian ini meliputi peningkatan pemanfaatan Teknologi Finansial, reorientasi pelatihan manajemen dengan fokus pada literasiImplikasi praktis dari penelitian ini meliputi peningkatan pemanfaatan Teknologi Finansial, reorientasi pelatihan manajemen dengan fokus pada literasi
UMTSUMTS Sampah plastik yang tidak mudah terurai menjadi masalah seiring dengan menumpuknya material plastik sejak ratusan tahun silam. Mikroplastik sebagai salahSampah plastik yang tidak mudah terurai menjadi masalah seiring dengan menumpuknya material plastik sejak ratusan tahun silam. Mikroplastik sebagai salah
UMTSUMTS Kedua, strategi program yang mencakup intervensi gizi, penguatan posyandu dan kader gizi, program kolaborasi antarinstansi, serta sosialisasi dan edukasiKedua, strategi program yang mencakup intervensi gizi, penguatan posyandu dan kader gizi, program kolaborasi antarinstansi, serta sosialisasi dan edukasi
STIAP JEMBERSTIAP JEMBER Selanjutnya yaitu dari aspek sumber daya, dari aspek sumber daya ini dapat dilihat bahwasannya sarana dan prasarana serta berbagai sumber daya sepertiSelanjutnya yaitu dari aspek sumber daya, dari aspek sumber daya ini dapat dilihat bahwasannya sarana dan prasarana serta berbagai sumber daya seperti
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Namun perlu ditingkatkan lagi terutama pada pelaksanaan peraturan pemerintah turunan dari perpres tersebut yang terperinci sesuai variable dan indikatorNamun perlu ditingkatkan lagi terutama pada pelaksanaan peraturan pemerintah turunan dari perpres tersebut yang terperinci sesuai variable dan indikator
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang dikembangkan oleh peneliti. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa mayoritas pengetahuan masyarakat baik yaituInstrumen yang digunakan adalah kuesioner yang dikembangkan oleh peneliti. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa mayoritas pengetahuan masyarakat baik yaitu
UNIDAUNIDA Uji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk mengelompokan data penelitian dan selanjutnya diuji menggunakan analisis regresi sederhana. Penelitian iniUji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk mengelompokan data penelitian dan selanjutnya diuji menggunakan analisis regresi sederhana. Penelitian ini
Useful /
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Rekomendasi mitigasi meliputi dokumentasi lengkap interaksi, pengalihan bimbingan, pelaporan berkala, pemberdayaan peserta PKL, penyediaan checklist dokumen,Rekomendasi mitigasi meliputi dokumentasi lengkap interaksi, pengalihan bimbingan, pelaporan berkala, pemberdayaan peserta PKL, penyediaan checklist dokumen,
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Kajian ini memberikan implikasi penting bagi teori dan praktik pendidikan dalam merancang supervisi yang adaptif dan inovatif. Keterbatasan penelitianKajian ini memberikan implikasi penting bagi teori dan praktik pendidikan dalam merancang supervisi yang adaptif dan inovatif. Keterbatasan penelitian
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan literasi multimodal dalam meningkatkan kemampuan pemahaman membaca permulaan siswa kelas 1 SD. MetodePenelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan literasi multimodal dalam meningkatkan kemampuan pemahaman membaca permulaan siswa kelas 1 SD. Metode
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Hasil penelitian didapatkan bahwa umur responden mayoritas berada pada umur 26-35 tahun yang berjumlah sebanyak 43 responden (49. 3%), pendidikan terakhirHasil penelitian didapatkan bahwa umur responden mayoritas berada pada umur 26-35 tahun yang berjumlah sebanyak 43 responden (49. 3%), pendidikan terakhir