UNPAMUNPAM

Jurnal Informatika Universitas PamulangJurnal Informatika Universitas Pamulang

Media dari sumber utama zat pada suatu tanaman adalah tanah, tanah mengambil peranan penting dalam siklus pertumbuhan suatu tanaman, salah satunya pada tanaman jambu kristal, kelembaban tanah berpengaruh terhadap pertumbuhan dari jambu kristal, sebab jambu kristal dapat tumbuh dengan baik pada media tanah dengan kelembaban yang cukup tinggi, namun pengaturan tingkat kelembaban pada tanaman jambu kristal saat ini masih belum maksimal yaitu dengan cara penyiraman yang dilakukan secara manual, dari permasalahan tersebut maka dibuatlah suatu sistem penyiraman berbasis IoT dengan menggunakan prinsip logika fuzzy. Dari pengujian didapatkan perbandingan hasil pengujian pada tanaman jambu kristal dengan menggunakan alat pengukur kelembaban tanah yaitu moisture meter yang memiliki range 1 - 10 untuk kondisi kering dengan nilai kelembaban, 1 ≤ kelembaban ≤ 3, kondisi lembab dengan nilai kelembaban, 3 ≤ Kelembaban ≤ 7, dan kondisi basah dengan nilai kelembaban 7 ≤ kelembaban ≤ 10 pada tampilan higrometer, dengan menggunakan metode fuzzy logic mamdani, sistem mampu beroperasi kondisi kering pada nilai hygrometer menjadi kondisi lembab dengan nilai 8-10 pada hygrometer, sehingga efektifitas penyiraman dan pengaturan kelembaban dapat lebih optimal.

Sistem penyiraman otomatis berbasis IoT pada tanaman jambu biji kristal dapat dibuat sesuai dengan aturan fuzzy mamdani.Penentuan nilai set yang digunakan sudah sesuai dengan kondisi pada tanaman jambu biji kristal yaitu media tanam yang membutuhkan konsentrasi kelembaban tinggi.Dengan menggunakan sistem kontrol fuzzy logic mamdani maka dapat mencapai kondisi tanah dalam keadaan lembab sesuai dengan media tanam pada tanaman jambu biji kristal dengan kelembabannya konstan.

Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada pengembangan sistem ini dengan mengintegrasikan data cuaca dari sumber eksternal untuk memprediksi kebutuhan air tanaman secara lebih akurat, sehingga sistem dapat menyesuaikan jadwal penyiraman berdasarkan kondisi lingkungan. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas sistem ini pada varietas jambu biji kristal lainnya atau bahkan jenis tanaman buah lainnya, untuk mengetahui tingkat adaptasi dan performa sistem dalam berbagai kondisi pertumbuhan. Terakhir, pengembangan antarmuka pengguna yang lebih interaktif dan informatif, seperti visualisasi data kelembaban tanah dan udara secara real-time, serta notifikasi otomatis ketika kondisi tanah mencapai ambang batas kritis, dapat meningkatkan pengalaman pengguna dan memudahkan pemantauan kondisi tanaman dari jarak jauh.

Read online
File size360.58 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test