UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI

Jurnal Teknologi Informasi dan KomputerJurnal Teknologi Informasi dan Komputer

STMIK STIKOM Bali merupakan Sekolah IT (Information Technology) yang pertama di Bali. STMIK STIKOM Bali berdiri pada Tahun 2002, dan sampai saat ini STIKOM Bali telah memiliki 189 Dosen tetap yang dibagi dalam 3 Program Studi, yakni Program Studi Sistem Komputer yang memiliki 69 Dosen Tetap, Program Studi Sistem Informasi dengan 110 Dosen Tetap, dan Program Studi Manajemen Informatika memiliki 10 Dosen Tetap. Dalam kewajiban sebagai seoarang Dosen harus dapat melakukan Tri Dharma Perguruan Tinggi seperti Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Pengajaran. Sebagai Perguruan Tinggi yang sudah berkembang dengan baik dan memiliki cukup banyak dosen, STIKOM Bali berkewajiban untuk memberikan penghargaan kepada para dosen teladan, tujuannya adalah untuk memacu dosen lainnya agar dapat melakukan dan memberikan yang terbaik untuk Perguruan Tinggi, Mahasiswa , dan bagi dirinya sendiri. Untuk peneliti mencoba membuat suatu sistem untuk melakukan proses penyeleksian dosen teladan untuk memberikan rekomendasi nama-nama dosen yg nantinya akan mengikuti penyeleksian ini. Dengan melakukan proses penyeleksian ini akan memudahkan pihak STIKOM Bali untuk mendapatkan hasil rekomendasi dosen teladan. Implementasi Metode TOPSIS (Technique For Order Reference By Similarity To Ideal Solution) dapat diterapkan untuk memberikan rekomendasi alternatif melalui perhitungan dengan kriteria yang berbeda.

Dari alur pengerjaan sebelumnya dapat ditarik kesimpulan yaitu dapat membantu Ketua STMIK STIKOM Bali dalam mengambil keputusan untuk memberikan penghargaan kepada Dosen Teladan dengan beberapa kriteria yang sudah ditentukan dan sudah dibantu dengan penerapan metode TOPSIS.Untuk alur proses pada penelitian ini menggunakan diagram konteks dan diagram level 0 yang dimana sudah menjelaskan bagaimana alur proses yang akan dijalankan nantinya.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas fokus dengan tidak hanya menggunakan metode TOPSIS, melainkan juga mengeksplorasi dan membandingkan metode pengambilan keputusan multikriteria lainnya seperti AHP atau SAW. Perbandingan ini penting untuk mengetahui metode mana yang paling cocok dan menghasilkan rekomendasi yang paling adil serta diterima oleh seluruh pihak dalam konteks seleksi dosen teladan, bahkan mempertimbangkan integrasi logika fuzzy untuk kriteria yang bersifat subjektif. Selain itu, pengembangan sistem ini bisa dilanjutkan dengan kajian mendalam terhadap kriteria seleksi. Riset bisa melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti dosen, kepala program studi, dan mahasiswa, untuk mengidentifikasi kriteria tambahan yang relevan dan memastikan bobot kriteria yang ada sudah sesuai dengan kondisi nyata serta tujuan universitas. Pendekatan ini akan menjadikan sistem lebih komprehensif dan responsif terhadap dinamika kebutuhan institusi. Terakhir, aspek penting lainnya adalah penelitian tentang integrasi sistem pendukung keputusan ini dengan sistem informasi akademik atau manajemen sumber daya manusia yang sudah ada di kampus. Fokus pada pengalaman pengguna, antarmuka yang intuitif, serta aspek skalabilitas dan keamanan data akan memastikan sistem ini dapat diterapkan secara luas dan berkelanjutan, memberikan nilai tambah yang signifikan dalam jangka panjang untuk proses pemilihan dosen teladan yang efektif dan efisien.

Read online
File size505.37 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test