PRINPRIN
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan PendidikanCENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan PendidikanTeori belajar adalah materi inti bagi seorang guru dalam praktik pembelajaran bagi siswa. Ini terkait dengan kemampuan profesional guru dalam melaksanakan tugas utamanya dalam mengajar. Jika dikaitkan dengan program pendidikan nasional, bahwa seorang guru harus memiliki keilmuan yang cukup dalam ilmu pedagogis, teori belajar merupakan hal yang mendasar. Oleh karena itu, makalah ini akan membahas beberapa teori tentang pengajaran dan pembelajaran yang secara luas dikenal di kalangan pakar pendidikan. Metodologi yang digunakan dalam karya ini adalah model analisis kualitatif deskriptif yang menguraikan teori secara rinci sehingga memungkinkan pembaca untuk memberikan analisis yang lebih mendalam.
Belajar merupakan rangkaian kegiatan atau aktivitas yang dilakukan secara sadar oleh seseorang dan mengakibatkan perubahan dalam dirinya berupa penambahan pengetahuan atau kemahiran berdasarkan alat indra dan pengalamannya.Pembelajaran adalah serangkaian kegiatan yang dirancang untuk memungkinkan terjadinya proses belajar pada siswa.Dan pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses pemerolehan ilmu dan pengetahuan.Teori belajar menaruh perhatian pada hubungan diantara variabel-variabel yang menentukan hasil belajar.Sedangkan teori pembelajaran menaruh perhatian pada bagaimana seseorang mempengaruhi orang lain agar terjadi suatu proses belajar.Teori Belajar Nabi Muhammad SAW, Teori Belajar Kognitif, Teori Belajar Brunner, Teori Belajar Kontruktivisme, dan Teori Belajar Humanistik.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan berpusat pada siswa, terutama dalam mata pelajaran PKn di sekolah dasar. Metode ini dapat diterapkan dengan menggunakan pendekatan saintifik, di mana guru memberikan stimulus untuk memicu rasa ingin tahu siswa dan mendorong mereka untuk bertanya dan mencari jawaban sendiri. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan perbedaan kemampuan, gaya belajar, dan tingkat intelegensi peserta didik dalam merancang pembelajaran. Teori belajar Nabi Muhammad SAW dapat menjadi landasan yang kuat dalam membangun karakter siswa melalui contoh-contoh kebaikan, saling tolong menolong, dan menghargai orang lain. Penelitian lanjutan dapat fokus pada efektivitas penerapan teori belajar Nabi Muhammad SAW dalam pembelajaran PKn dan bagaimana teori ini dapat membantu siswa mengembangkan karakter positif.
| File size | 1.09 MB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
MAHADEWAMAHADEWA 709) antara akuntabilitas dengan nilai UTS. Penelitian ini menunjukkan bahwa akuntabilitas mahasiswa dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe709) antara akuntabilitas dengan nilai UTS. Penelitian ini menunjukkan bahwa akuntabilitas mahasiswa dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe
UNDHARIUNDHARI Hasil penelitian ini bahwa skala kelayakan media pembelajaran SIFOCUS dari validasi materi memperoleh skor 90,41% dan ahli media memperoleh skor 90,54%,Hasil penelitian ini bahwa skala kelayakan media pembelajaran SIFOCUS dari validasi materi memperoleh skor 90,41% dan ahli media memperoleh skor 90,54%,
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Hasil yang diperoleh adalah, pada pra- siklus, nilai rata-rata siswa adalah 65.60 dengan ketuntasan klasikal hanya 23.68% yang tergolong belum tuntas.Hasil yang diperoleh adalah, pada pra- siklus, nilai rata-rata siswa adalah 65.60 dengan ketuntasan klasikal hanya 23.68% yang tergolong belum tuntas.
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Analisis data digunakan model interaktif, keabsahan data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan penerapan kurikulumAnalisis data digunakan model interaktif, keabsahan data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan penerapan kurikulum
PENERBITPENERBIT Prestasi akademik mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh faktor pembelajaran di kelas. Gender, sosio-ekonomi keluarga, dan modal kultural memiliki dampakPrestasi akademik mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh faktor pembelajaran di kelas. Gender, sosio-ekonomi keluarga, dan modal kultural memiliki dampak
MAHADEWAMAHADEWA Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pada siswa kelas X SMAK Thomas Aquino Tangeb Mengwi tahun ajaran 2015/2016. Berdasarkan analisis data, diperolehPenelitian ini bertujuan untuk menentukan pada siswa kelas X SMAK Thomas Aquino Tangeb Mengwi tahun ajaran 2015/2016. Berdasarkan analisis data, diperoleh
MAHADEWAMAHADEWA Varians yang dijelaskan oleh pengetahuan lingkungan adalah sebesar 62,3%, sedangkan sisanya 37,7% ditentukan oleh faktor lain. Dengan demikian, disimpulkanVarians yang dijelaskan oleh pengetahuan lingkungan adalah sebesar 62,3%, sedangkan sisanya 37,7% ditentukan oleh faktor lain. Dengan demikian, disimpulkan
MAHADEWAMAHADEWA Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perbedaan signifikan antara pencapaian kalkulus mahasiswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran kontekstualPenelitian ini bertujuan untuk menentukan perbedaan signifikan antara pencapaian kalkulus mahasiswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran kontekstual
Useful /
POLIBATAMPOLIBATAM The film stresses on the side of his editing, and is expected to later can add insight into the young film makers in the world of cinema. Berdasarkan penelitianThe film stresses on the side of his editing, and is expected to later can add insight into the young film makers in the world of cinema. Berdasarkan penelitian
IAIN BONEIAIN BONE Penelitian ini menyarankan peningkatan fasilitas, pelatihan guru berkelanjutan, dan peningkatan keterlibatan siswa dan orang tua. Secara umum, ProgramPenelitian ini menyarankan peningkatan fasilitas, pelatihan guru berkelanjutan, dan peningkatan keterlibatan siswa dan orang tua. Secara umum, Program
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggali pemahaman mendalam tentang implementasi model pembelajaran bermain peran dalamPenelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggali pemahaman mendalam tentang implementasi model pembelajaran bermain peran dalam
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Adapun endala yang dihadapi oleh guru dalam pemanfaatan pojok baca di SD Negeri 1 Menanga yaitu koleksi buku cerita yang masih minim dan kurangnya inisiatifAdapun endala yang dihadapi oleh guru dalam pemanfaatan pojok baca di SD Negeri 1 Menanga yaitu koleksi buku cerita yang masih minim dan kurangnya inisiatif