AKABAAKABA

Jurnal Analisis HukumJurnal Analisis Hukum

Penelitian ini menganalisis peraturan yang berlaku dalam pengelolaan pesantren mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kudus, dengan menggunakan pendekatan teori sistem hukum Lawrence M. Friedman yang mencakup tiga elemen utama : substansi hukum, struktur hukum, dan budaya hukum. Hasil analisis menunjukkan bahwa peraturan yang digunakan saat ini, yaitu Surat Keputusan Rektor Nomor 156 Tahun 2024, belum sepenuhnya tepat karena mencampur pengaturan antara aspek santri dan fasilitas asrama, padahal keduanya memiliki domain berbeda yang memerlukan pengaturan tersendiri. Dari sisi struktur, ditemukan adanya rangkap jabatan dalam pengelolaan santri dan asrama yang berdampak pada efektivitas pelaksanaan tugas dan pengawasan. Sementara itu, dari aspek budaya hukum, diperlukan penguatan budaya asrama yang mendukung internalisasi nilai-nilai disiplin dan kepatuhan terhadap aturan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pemisahan peraturan antara santri dan asrama, pembentukan struktur pengelola yang lebih terfokus, serta penguatan budaya hukum di lingkungan pesantren mahasiswa guna menciptakan sistem pengelolaan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Pengelolaan Asrama Universitas Muhammadiyah Kudus telah berkontribusi positif dalam membina akademik, spiritual, dan sosial mahasiswa, dengan fasilitas yang memadai dan kegiatan rutin yang mendukung adaptasi serta penguatan nilai Islami.Namun, ditemukan kelemahan pada substansi peraturan yang belum komprehensif untuk kehidupan berasrama jangka panjang, struktur organisasi yang mengalami beban kerja berlebih dan kurang koordinasi, serta budaya berasrama yang masih didorong pengawasan daripada kesadaran internal.Oleh karena itu, diperlukan penyempurnaan peraturan, restrukturisasi pengelolaan, dan penguatan budaya kesadaran kolektif agar asrama dapat lebih efektif dalam membentuk mahasiswa yang unggul, disiplin, dan berakhlak mulia.

Berdasarkan temuan yang menunjukkan tantangan dalam substansi peraturan, struktur organisasi, dan budaya asrama, penelitian lanjutan dapat fokus pada beberapa aspek krusial. Pertama, sebuah studi mendalam bisa menyelidiki bagaimana penyusunan peraturan asrama yang melibatkan partisipasi aktif mahasiswa serta mempertimbangkan nilai-nilai lokal dapat menciptakan kepatuhan yang tulus, bukan sekadar karena pengawasan. Penelitian ini bisa mengeksplorasi dampak pendekatan partisipatif terhadap internalisasi disiplin dan rasa memiliki di kalangan penghuni asrama. Kedua, penting untuk meneliti model struktur organisasi pengelolaan asrama yang ideal. Ini termasuk bagaimana unit konseling psikologis dapat terintegrasi secara efektif, bagaimana beban kerja pengurus dapat dioptimalkan, dan bagaimana koordinasi antara pengelola asrama dengan berbagai unit kampus dapat diperkuat guna mendukung kesejahteraan mahasiswa secara menyeluruh. Kajian ini dapat membandingkan berbagai model dan efektivitasnya dalam konteks universitas. Ketiga, mengingat studi ini berfokus pada satu kasus, penelitian komparatif akan sangat berharga. Studi ini dapat membandingkan implementasi dan efektivitas teori sistem hukum Friedman dalam pengelolaan asrama di beberapa universitas dengan latar belakang yang berbeda, untuk memahami faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi keberhasilan atau kegagalan sistem tersebut. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat digeneralisasi dan disesuaikan.

  1. Analisis Hukum dan Tata Tertib Asrama Studi Kasus Universitas Muhammadiyah Kudus Berdasarkan Teori Lawrence... journal.undiknas.ac.id/index.php/JAH/article/view/6955Analisis Hukum dan Tata Tertib Asrama Studi Kasus Universitas Muhammadiyah Kudus Berdasarkan Teori Lawrence journal undiknas ac index php JAH article view 6955
Read online
File size261.11 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test