POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR

Jurnal Penyuluhan PertanianJurnal Penyuluhan Pertanian

Desa dengan mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani masih menjadi kantong utama kemiskinan. Upaya mengurangi kemiskinan telah dilakukan melalui program upaya khusus padi untuk mendukung swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Penelitian bertujuan menganalisis secara deskriptif partisipasi petani dalam program upaya khusus padi, menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi. Penelitian telah dilaksanakan di Distrik Masni, Manokwari, Papua Barat pada 2015. Sampel penelitian adalah petani yang menjadi anggota kelompok tani dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) sebanyak 60 orang menggunakan teknik stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis korelasi. Hasil penelitian mengenai tingkat partisipasi petani adalah tinggi. Status sosial, status ekonomi, perilaku inovatif dan moral ekonomi petani dapat menjadi penentu partisipasi petani. Penguatan kelompok tani, gabungan kelompok tani dan keterlibatan dinas terkait dapat menjadi faktor penentu partisipasi petani. Penyuluh pendamping dan pendamping eksternal dapat menjadi penentu partisipasi petani. Partisipasi petani juga ditentukan oleh faktor program yaitu upaya khusus padi.

Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa tingkat partisipasi petani dalam mendukung swasembada pangan melalui Upaya Khusus (UPSUS) Padi di Kabupaten Manokwari adalah tinggi.Faktor internal yang meliputi status sosial, status ekonomi, perilaku inovatif dan moral ekonomi petani dapat menjadi penentu partisipasi petani, namun faktor kelembagaan dan pendamping juga berperan penting.Program upaya khusus padi memiliki potensi untuk meningkatkan partisipasi petani jika diimplementasikan dengan melibatkan masyarakat secara aktif dan berkelanjutan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan partisipasi petani dalam program UPSUS padi, dengan fokus pada peran kelembagaan lokal dan inovasi teknologi yang adaptif terhadap kondisi lingkungan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi model pemberdayaan petani yang lebih inklusif, dengan melibatkan perempuan dan kelompok marginal lainnya dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan program. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas berbagai strategi pendampingan yang dilakukan oleh penyuluh pertanian dan pendamping eksternal, serta mengembangkan indikator kinerja yang lebih komprehensif untuk mengukur dampak pendampingan terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana meningkatkan partisipasi petani dan mewujudkan program pertanian yang berkelanjutan dan berkeadilan.

  1. Journal of Agricultural Extension and Rural Development - assessment of youth participation in indigenous... doi.org/10.5897/JAERD2014.0590Journal of Agricultural Extension and Rural Development assessment of youth participation in indigenous doi 10 5897 JAERD2014 0590
  2. Determinants of farmers’ participation in oyster mushroom production in Swaziland: Implications... tandfonline.com/doi/abs/10.1080/03031853.2012.741203Determinants of farmersyAAAo participation in oyster mushroom production in Swaziland Implications tandfonline doi abs 10 1080 03031853 2012 741203
Read online
File size238.59 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test