URINDOURINDO
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)Penggunaan bahan tambahan pangan digunakan untuk meningkatkan atau mempertahankan nilai gizi dan kualitas daya simpan. Bahan tambahan pangan (Food Additive) dan zat kimia berupa pemanis, penyedap, pengawet, antioksidan, aroma, pengemulsi/pengental, zat gizi, pewarna dan lain-lain. Banyak pedagang jajanan menggunakan bahan tambahan pangan secara berlebihan hanya untuk mendapatkan keuntungan tanpa mementingkan kesehatan konsumennya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pedagang dalam penggunaan bahan tambahan pangan jajanan anak sekolah di SDN Teluk Pucung VII Kota Bekasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian cross sectional. Jumlah populasi dan sampel sebanyak 35 responden yaitu pedagang jajanan anak sekolah dengan menggunakan teknik Total Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan melakukan uji kimia makanan jajanan dengan menggunakan Chem Kit. Analisis data meliputi univariat dan bivariat (Chi Square α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara Pengetahuan terhadap Perilaku Pedagang P value = 0,012 dengan OR = 11.5, ada hubungan yang signifikan antara sikap terhadap perilaku pedagang P value = 0,003 dengan OR = 36, ada hubungan yang signifikan antara Pembinaan dan pengawasan terhadap Perilaku Pedagang P value = 0,009 dengan OR = 17, 3 . Saran peneliti adalah Petugas kesehatan perlu memberikan penyuluhan dan pembinaan secara rutin kepada pedagang makanan jajanan Anak Sekolah di SDN Teluk Pucung VII, mengenai bahaya penggunaan bahan tambahan dan akibatnya terhadap kesehatan, dan pedagang yang masih menggunakan bahan tambahan yang berbahaya wajib diberikan teguran secara lisan dan peringatan secara tertulis, atau berikan sanksi tidak diperbolehkan berjualan.
Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dan pembinaan serta pengawasan dengan perilaku pedagang dalam penggunaan bahan tambahan pangan.Sebagian besar responden berperilaku tidak baik dalam penggunaan bahan tambahan pangan, dan semua faktor memiliki hubungan yang signifikan dengan penggunaan bahan tambahan pangan.Faktor yang paling dominan berhubungan dengan penggunaan bahan tambahan pangan adalah sikap.
Berdasarkan hasil penelitian, perlu adanya pengembangan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi perilaku pedagang dalam penggunaan bahan tambahan pangan, seperti pengaruh sosial ekonomi dan tingkat pendidikan. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam alasan-alasan pedagang menggunakan bahan tambahan pangan, serta persepsi mereka terhadap risiko kesehatan yang terkait. Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melihat dampak jangka panjang dari penggunaan bahan tambahan pangan terhadap kesehatan anak sekolah, sehingga dapat memberikan dasar yang lebih kuat untuk merumuskan kebijakan dan intervensi yang efektif dalam meningkatkan keamanan pangan jajanan anak sekolah.
| File size | 335.76 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
INSCHOOLINSCHOOL 5%, secondary education 50. 4%, student 28. 2%, length of treatment at the advanced stage 59. 5%, adherent to taking medication 87. 0%, good quality of5%, secondary education 50. 4%, student 28. 2%, length of treatment at the advanced stage 59. 5%, adherent to taking medication 87. 0%, good quality of
UM SURABAYAUM SURABAYA Alkohol adalah zat psikoaktif yang dapat menyebabkan ketergantungan. Alkohol sebagai bahan memabukkan dapat mempengaruhi berbagai struktur dan proses padaAlkohol adalah zat psikoaktif yang dapat menyebabkan ketergantungan. Alkohol sebagai bahan memabukkan dapat mempengaruhi berbagai struktur dan proses pada
UM SURABAYAUM SURABAYA Kadar air plester hidrogel adalah 2,42%. Daun Ciplukan dan kulit Kayu Manis mampu diformulasikan menjadi plester hidrogel. Plester hidrogel menunjukkanKadar air plester hidrogel adalah 2,42%. Daun Ciplukan dan kulit Kayu Manis mampu diformulasikan menjadi plester hidrogel. Plester hidrogel menunjukkan
UM SURABAYAUM SURABAYA Pemeriksaan ini menggunakan alat automatic analyzer dengan prinsip kerja SLS (sodium lauryl sulfate). Sampel darah pasien TB paru di beberapa rumah sakitPemeriksaan ini menggunakan alat automatic analyzer dengan prinsip kerja SLS (sodium lauryl sulfate). Sampel darah pasien TB paru di beberapa rumah sakit
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat paparan pestisida terhadap kadar trigliserida pada petani di daerah Mojokerto. Penelitian ini merupakanPenelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat paparan pestisida terhadap kadar trigliserida pada petani di daerah Mojokerto. Penelitian ini merupakan
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan, dari tanggal 1 April hingga 30 April 2017. Untuk membandingkan nilai antara spesimen serum dan plasma natriumPenelitian ini dilakukan selama 1 bulan, dari tanggal 1 April hingga 30 April 2017. Untuk membandingkan nilai antara spesimen serum dan plasma natrium
UM SURABAYAUM SURABAYA 129 mg/kg, 0. 105 mg/kg, 0. 107 mg/kg, 0. 098 mg/kg, 0. 176 mg/kg, 0. 152 mg/kg. Semua sampel makanan dan minuman kaleng tidak ada yang melebihi batas129 mg/kg, 0. 105 mg/kg, 0. 107 mg/kg, 0. 098 mg/kg, 0. 176 mg/kg, 0. 152 mg/kg. Semua sampel makanan dan minuman kaleng tidak ada yang melebihi batas
URINDOURINDO Hingga saat ini, penyakit TB merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat karena merupakan salah satu penyakit dari sepuluh penyakit yang memilikiHingga saat ini, penyakit TB merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat karena merupakan salah satu penyakit dari sepuluh penyakit yang memiliki
Useful /
JPTAMJPTAM Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan proses pembelajaran daring di kelas rendah SDIT Adzkia 2 Padang. Pendekatan yang digunakan dalamPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan proses pembelajaran daring di kelas rendah SDIT Adzkia 2 Padang. Pendekatan yang digunakan dalam
UMPRUMPR Masyarakat Desa Belanti Siam memiliki nilai gotong royong yang kuat, menjadi dasar pemberdayaan masyarakat. Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pertanianMasyarakat Desa Belanti Siam memiliki nilai gotong royong yang kuat, menjadi dasar pemberdayaan masyarakat. Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pertanian
UMPRUMPR Analisis data melalui: 1) pengumpulan data, 2) reduksi data, 3) penyajian data, 4) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian: 1) motivasi berwirausaha mahasisiswaAnalisis data melalui: 1) pengumpulan data, 2) reduksi data, 3) penyajian data, 4) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian: 1) motivasi berwirausaha mahasisiswa
URINDOURINDO Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan diabetes mellitus tipe 2 dengan jumlah sampel sebanyak 101 responden. Teknik pengambilan sampelPopulasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan diabetes mellitus tipe 2 dengan jumlah sampel sebanyak 101 responden. Teknik pengambilan sampel