UNRAMUNRAM

Jurnal PepaduJurnal Pepadu

Laut adalah sumber daya alam yang memiliki potensi melimpah, baik keanekaragaman hayati laut dan mineral berharga seperti minyak, gas, dan logam. Namun, potensi ini kini dihadapkan pada tantangan serius akibat eksploitasi berlebihan dan degradasi lingkungan. Penangkapan ikan berlebihan, pencemaran, dan pembangunan pesisir yang tidak terkendali telah mengancam populasi ikan dan ekosistem laut. Ditambah adanya fenomena perubahan iklim juga meningkatkan tekanan pada sumber daya laut. Diperlukan upaya serius untuk menahan dan mengatasi laju kerusakan sumber daya laut, salah satunya yaitu dengan meningkatkan kemampuan literasi laut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupaya untuk meningkatkan kemampuan literasi laut (ocean literacy) kepada masyarakat, khususnya para siswa sekolah dasar di Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Terdapat beberap bentuk kegiatan dan media yang digunakan dalam penyampaian materi liteasi laut pada kegiatan pengabdian ini, yaitu: (a) menggambar; (b) menonton video, kemudian menceritakan kembali (retelling) video yang telah ditonton; dan (c) dongeng. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan, diketahui bahwa antusias para siswa sekolah dasar dalam mengikuti kegiatan sangat tinggi.

Pendidikan literasi laut yang menjadi tema dalam kegiatan pegabdian kepada masyarakat ini disampaikan dalam 3 (tiga) bentuk kegiatan, yaitu.(c) menceritakan kembali (retelling) video yang telah ditonton.Kegiatan ini mendapatkan antusiasme yang tinggi dari para siswa yang menjadi sasaran/objek kegiatan pengabdian, dan cukup efektif dalam upaya meningkatkan tingkat pemahaman para siswa terkait materi literasi laut.Meskipun demikian, tidak adanya instrument evaluasi berupa pre-test dan post-test menjadi kendala untuk mengevaluasi efektifitas kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam upaya meningkatkan pemahaman para siswa terkait materi literasi laut.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengukur dampak jangka panjang dari program literasi laut terhadap perilaku siswa dalam menjaga kelestarian lingkungan laut. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan perilaku siswa yang mengikuti program dengan siswa yang tidak mengikuti program, serta mengamati perubahan perilaku siswa dari waktu ke waktu. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan media pembelajaran literasi laut yang lebih inovatif dan menarik, seperti penggunaan teknologi virtual reality (VR) atau augmented reality (AR) untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih imersif. Ketiga, penting untuk melibatkan orang tua dan masyarakat sekitar dalam program literasi laut, sehingga pesan-pesan tentang pentingnya menjaga kelestarian laut dapat tersampaikan secara lebih luas dan efektif. Dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, diharapkan program literasi laut dapat memberikan dampak positif yang lebih signifikan terhadap upaya pelestarian lingkungan laut.

Read online
File size396.89 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test