IAIPD NGANJUKIAIPD NGANJUK

Jurnal Ilmiah Spiritualis: Jurnal Pemikiran Islam dan TasawufJurnal Ilmiah Spiritualis: Jurnal Pemikiran Islam dan Tasawuf

Krisis ekologi global yang diperparah oleh hegemoni kapitalisme memerlukan respons berbasis spiritualitas transendental. Solusi seperti kapitalisme hijau (greenwashing) terbukti gagal mengatasi akar masalah, sementara pendekatan fikih lingkungan (fiqh al-bīah) dalam studi Islam masih bersifat instrumental tanpa fondasi ontologis kuat. Artikel ini menganalisis konsep al-Muhīt dalam kosmologi Ibn Arabī sebagai basis ontologis ekoteologi antikapitalistik. Penelitian ini menggunakan hermeneutika filosofis (khususnya kritik teori ekologi-politik accumulation by dispossession dan metabolic rift) untuk mengeksplorasi prinsip wahdat al-wujūd, al-Muhīt sebagai manifestasi Nama Ilahi, serta logika mīzān dan khalīfah. Hasilnya menyediakan kerangka teoretis untuk gerakan ekologi Islam berbasis tauhid, kebijakan ekonomi berkelanjutan berbasis barakah, dan dekolonisasi wacana lingkungan dari paradigma antroposentris-kapitalistik.

Penelitian ini menghadirkan tiga terobosan paradigmatik dalam membangun ekoteologi antikapitalistik berbasis kosmologi Ibn Arabī.Pertama, dekonstruksi radikal terhadap konsep kepemilikan privat melalui prinsip amanah ilahiah (QS 33.Kedua, formulasi etika khalīfah sebagai penjaga mīzān (keseimbangan) yang direpresentasikan oleh perjuangan masyarakat Kendeng.Ketiga, pemodelan ekonomi barakah berbasis redistribusi yang diwujudkan melalui praktik Bank Benih Wakaf Sunda Wiwitan.Ketiganya membentuk triad Amanah-Mīzān-Barakah sebagai rantai kesadaran ontologis yang menyambung kembali manusia, alam, dan Samudera Ilahi.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi implementasi prinsip al-Muhīt dalam kebijakan lingkungan global, khususnya dalam konteks dekolonisasi ekonomi. Selain itu, studi tentang integrasi hermeneutika tasawuf dengan ekologi politik decolonial dalam konteks masyarakat adat Indonesia dapat memberikan wawasan baru. Terakhir, penelitian tentang dampak praktik redistribusi barakah (seperti bank benih wakaf) terhadap ketahanan pangan lokal dan keberlanjutan ekosistem perlu dilanjutkan untuk mengukur efektivitas model ekonomi alternatif ini.

  1. Uderstanding the Concept of Ecosufism: Harmony and the Relationship of God, Nature and Humans in Mystical... doi.org/10.20414/ujis.v23i1.354Uderstanding the Concept of Ecosufism Harmony and the Relationship of God Nature and Humans in Mystical doi 10 20414 ujis v23i1 354
  2. AR6 Synthesis Report: Climate Change 2023. ar6 synthesis report climate change summary policymakers longer... ipcc.ch/report/ar6/syrAR6 Synthesis Report Climate Change 2023 ar6 synthesis report climate change summary policymakers longer ipcc ch report ar6 syr
  3. AR6 Synthesis Report: Climate Change 2023. ar6 synthesis report climate change summary policymakers longer... doi.org/10.59327/IPCC/AR6-9789291691647AR6 Synthesis Report Climate Change 2023 ar6 synthesis report climate change summary policymakers longer doi 10 59327 IPCC AR6 9789291691647
Read online
File size1.31 MB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test