STIKBARSTIKBAR

Public Health of IndonesiaPublic Health of Indonesia

Latar belakang: Prevalensi penyakit kronis terus meningkat, dan asuransi kesehatan nasional Indonesia menanggung biaya rawat jalan bagi penderita penyakit kronis. Pasien dengan penyakit kronis cenderung menggunakan obat-obatan kompleks yang memengaruhi biaya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menentukan biaya obat, klaim, serta pengaruh jumlah obat, jenis klinik, dan keberadaan diagnosis sekunder terhadap biaya obat. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan dilaksanakan di Rumah Sakit Prof. Dr. Chairuddin P. Lubis, Indonesia. Data diperoleh dari resep rawat jalan pasien penyakit kronis tahun 2023 pada layanan asuransi kesehatan nasional, kemudian dianalisis dengan SPSS versi 22 dan disajikan dalam bentuk angka serta persentase. Hasil: Rata‑rata biaya obat sebesar IDR 218.782,13, rata‑rata klaim IDR 206.702,95, dan klaim tambahan obat IDR 170.847,84. Beban biaya obat terhadap klaim mencapai 57,95%. Jumlah obat dan diagnosis sekunder tidak berpengaruh terhadap biaya obat, sedangkan jenis klinik berpengaruh signifikan. Kesimpulan: Penyakit kronis menyebabkan biaya obat tinggi; rumah sakit harus mengelola biaya obat dan klaim secara optimal, khususnya pada klinik, untuk mengurangi beban biaya.

Biaya obat yang tinggi terjadi pada pasien rawat jalan dengan penyakit kronis di rumah sakit.Biaya tersebut dipengaruhi secara signifikan oleh jenis klinik, sedangkan jumlah obat dan keberadaan diagnosis sekunder tidak berpengaruh.Diperlukan evaluasi lebih lanjut terhadap biaya obat di klinik onkologi, ginekologi, penyakit endokrin‑metabolik, dan psikiatri.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana variasi harga obat generik versus merek memengaruhi total biaya per klinik, dengan mengumpulkan data farmasi dari beberapa rumah sakit kelas berbeda di Indonesia untuk mengidentifikasi pola penghematan yang dapat diadopsi secara nasional; selanjutnya, studi komparatif antara pasien rawat jalan dan rawat inap dapat mengevaluasi dampak diagnosis sekunder terhadap biaya obat dalam konteks perawatan yang lebih intensif, sehingga mengklarifikasi perbedaan temuan pada studi ini; terakhir, analisis longitudinal terhadap efek kebijakan pengendalian polypharmacy, termasuk intervensi edukasi dokter dan audit resep, dapat mengukur perubahan biaya obat serta kualitas layanan selama periode beberapa tahun, memberikan bukti empiris bagi pembuat kebijakan dalam memperbaiki efisiensi sistem asuransi kesehatan.

  1. Journal of Family and Community Medicine. journal family community medicine journals.lww.com/jfcm/fulltext/2019/26030/correlates_of_psychotropic_polypharmacy_in.9.aspxJournal of Family and Community Medicine journal family community medicine journals lww jfcm fulltext 2019 26030 correlates of psychotropic polypharmacy in 9 aspx
  2. The Burden of Chronic Disease - Mayo Clinic Proceedings: Innovations, Quality & Outcomes. burden... linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S2542454823000577The Burden of Chronic Disease Mayo Clinic Proceedings Innovations Quality Outcomes burden linkinghub elsevier retrieve pii S2542454823000577
  3. PRESCRIPTION COST ANALYSIS IN PATIENTS WITH HYPERTENSION AND TYPE 2 DIABETES MELITUS AFTER THE IMPLEMENTATION... journal.unimma.ac.id/index.php/pharmacy/article/view/5956PRESCRIPTION COST ANALYSIS IN PATIENTS WITH HYPERTENSION AND TYPE 2 DIABETES MELITUS AFTER THE IMPLEMENTATION journal unimma ac index php pharmacy article view 5956
  4. Medicine Use in Chronic Diseases. medicine chronic diseases next article journal personalized confluence... mdpi.com/2226-4787/11/3/100Medicine Use in Chronic Diseases medicine chronic diseases next article journal personalized confluence mdpi 2226 4787 11 3 100
Read online
File size134.7 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test