APPISIAPPISI

Momentum Matrix: International Journal of Communication, Tourism, and Social Economic TrendsMomentum Matrix: International Journal of Communication, Tourism, and Social Economic Trends

Penelitian ini mengeksplorasi potensi pariwisata berbasis komunitas di Bili Bante, mencakup aspek keindahan alam, keberagaman budaya, dan ekowisata. Observasi menunjukkan bahwa sekitar 75 % wilayah wisata di Bili Bante masih terjaga dengan polusi lingkungan yang minimal, menjadikannya destinasi potensial untuk pengembangan ekowisata. Selain itu, keberagaman budaya masyarakat lokal, termasuk tradisi, musik tradisional, dan kerajinan tangan, dapat menjadi daya tarik wisata yang kuat. Wawancara dengan warga setempat mengungkapkan bahwa 60 % mendukung pengembangan pariwisata berbasis komunitas untuk meningkatkan perekonomian lokal, sementara 40 % khawatir akan dampak negatif terhadap lingkungan bila pengelolaan pariwisata tidak dilakukan secara hati-hati. Kendala utama yang diidentifikasi meliputi infrastruktur yang tidak memadai dan kurangnya promosi destinasi. Berdasarkan temuan tersebut, studi ini merekomendasikan peningkatan investasi dalam pengembangan infrastruktur, pelatihan bagi masyarakat, serta pengembangan strategi pemasaran yang lebih efektif. Selain itu, regulasi yang jelas mengenai pengelolaan sumber daya alam dan konservasi lingkungan harus ditegakkan untuk mendukung keberlanjutan pengembangan pariwisata di Bili Bante.

Bili Bante memiliki keunggulan signifikan dalam keindahan alam, keberagaman budaya, dan potensi ekowisata yang autentik, menjadikannya destinasi menarik bagi wisatawan yang mencari pengalaman berkelanjutan.Pengembangan pariwisata harus dilaksanakan secara terencana dengan menekankan pelestarian alam, keberlanjutan, serta partisipasi aktif masyarakat melalui pemberdayaan, pelatihan, dan keterlibatan dalam manajemen wisata.Peningkatan infrastruktur dasar, seperti akses jalan, fasilitas publik, akomodasi ramah lingkungan, serta penerapan strategi pemasaran digital yang efektif, diperlukan untuk memperluas promosi tanpa mengorbankan nilai lokal.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana strategi pemasaran digital memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan ke Bili Bante dengan pendekatan campuran kuantitatif dan kualitatif, sehingga memberikan panduan praktis bagi pengelola destinasi. Selanjutnya, studi evaluatif mengenai efektivitas program pelatihan ekowisata berbasis komunitas dapat mengukur dampaknya terhadap pendapatan masyarakat dan kualitas lingkungan, membantu memperbaiki desain program pemberdayaan. Terakhir, pengembangan model kapasitas wisatawan yang optimal untuk situs alam Bili Bante diperlukan untuk menyeimbangkan pertumbuhan pariwisata dengan pelestarian ekosistem, sehingga kebijakan pengelolaan dapat didasarkan pada data ilmiah yang akurat.

  1. Manajemen Event Budaya Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Ponorogo | Anggoro | JISIP (Jurnal Ilmu... doi.org/10.58258/jisip.v7i1.4434Manajemen Event Budaya Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Ponorogo Anggoro JISIP Jurnal Ilmu doi 10 58258 jisip v7i1 4434
  2. 0. published vol climate change adaptation strategies tourism destination study kuakata beach mohammad... doi.org/10.31648/aspal.100730 published vol climate change adaptation strategies tourism destination study kuakata beach mohammad doi 10 31648 aspal 10073
  3. Penerapan Standar Layanan Wisata Saat Pandemi Covid-19 Bagi Wisatawan Di Desa Wisata Bile Bante Lombok... ejournal.stpmataram.ac.id/JIH/article/view/2909Penerapan Standar Layanan Wisata Saat Pandemi Covid 19 Bagi Wisatawan Di Desa Wisata Bile Bante Lombok ejournal stpmataram ac JIH article view 2909
Read online
File size181.5 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test