UNTAG SMDUNTAG SMD

JURNAL ABDIMAS UNTAG SAMARINDAJURNAL ABDIMAS UNTAG SAMARINDA

Bokashi merupakan hasil fermentasi bahan organik dengan menggunakan teknologi EM‑4 yang dapat digunakan sebagai pupuk organik untuk meningkatkan kesuburan tanah serta pertumbuhan dan produksi tanaman. Metode pembuatan Bokashi dilakukan dengan mengumpulkan bahan‑bahan seperti kotoran sapi, sekam padi, dedak, daun gamal, gula merah, EM‑4, air panas, dan air sumur, kemudian semua bahan dicampur dan disiram dengan larutan EM‑4. Campuran ditutup terpal, dibalik setelah 24 jam, dan proses tersebut diulang selama 30 hari. Bokashi yang dihasilkan dapat diaplikasikan sebagai pupuk dasar dengan dosis 10‑15 ton/ha, yang terbukti meningkatkan kesuburan tanah dan menaikkan pH tanah.

Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini petani dapat meningkatkan produksi tanaman dengan pupuk ramah lingkungan dan secara ekonomi meningkatkan penghasilan dengan pupuk bokashi hasil produksi sendiri dibanding dengan pupuk kimia yang harus mengeluarkan biaya lebih mahal.

Penelitian selanjutnya dapat mempelajari pengaruh variasi rasio kotoran sapi terhadap sekam padi dalam pembuatan bokashi terhadap kandungan nutrisi dan hasil panen tanaman, sehingga dapat ditentukan proporsi optimal untuk berbagai kondisi tanah. Selanjutnya, perlu dilakukan evaluasi jangka panjang dampak aplikasi bokashi terhadap keragaman mikroba tanah, stabilitas pH, dan kemampuan tanah menahan stres lingkungan pada sistem pertanian yang berbeda, guna memahami manfaat ekologis yang berkelanjutan. Selain itu, pengembangan model produksi bokashi yang murah, mudah direplikasi, dan berbasis limbah lokal dapat diuji kelayakan ekonominya bagi petani kecil, termasuk analisis biaya‑manfaat dan skala produksi yang dapat diadopsi secara luas. Penelitian juga dapat meneliti integrasi bokashi dengan pupuk organik lain, seperti pupuk hijau, untuk mengoptimalkan sinergi peningkatan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman. Akhirnya, studi komparatif antara bokashi yang diproduksi menggunakan EM‑4 dan starter mikroba alternatif dapat mengidentifikasi alternatif yang lebih efektif atau ramah lingkungan. Semua kajian tersebut diharapkan dapat memperkuat basis ilmiah penggunaan bokashi sebagai solusi pertanian berkelanjutan.

  1. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH RUMAH TANGGA MENJADI PUPUK KOMPOS | Andrie | Abdimas... doi.org/10.25157/ag.v3i2.5830PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH RUMAH TANGGA MENJADI PUPUK KOMPOS Andrie Abdimas doi 10 25157 ag v3i2 5830
  2. Respon Anggrek Dendrobium sp., Oncidium sp., dan Phalaenopsis sp. Terhadap Pemberian Empat Jenis Nutrisi... jurnal.unpad.ac.id/agrikultura/article/view/32366Respon Anggrek Dendrobium sp Oncidium sp dan Phalaenopsis sp Terhadap Pemberian Empat Jenis Nutrisi jurnal unpad ac agrikultura article view 32366
Read online
File size3.4 MB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test