STIAMISTIAMI
Reformasi AdministrasiReformasi AdministrasiTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Kepemimpinan, Komunikasi Interpersonal dan Lingkungan Kerja terhadap Motivasi Kerja Pegawai Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, dengan fokus pada pengukuran dan deskripsi hubungan antara variabel-variabel tersebut. Penelitian ini dilakukan di Kantor Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan, dengan pengumpulan data dan observasi dari Mei hingga Agustus 2024. Teknik sampling yang digunakan adalah metode sensus dengan 166 responden, dan analisis data menggunakan teknik regresi linier berganda dengan software SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan, komunikasi interpersonal, dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap motivasi kerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Koefisien korelasi dan determinasi menunjukkan hubungan yang kuat dan signifikan antara variabel-variabel tersebut dengan motivasi kerja pegawai.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan, komunikasi interpersonal, dan lingkungan kerja memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap motivasi kerja pegawai Direktorat Jenderal Perkeretaapian.Angka korelasi menunjukkan hubungan yang kuat antara kepemimpinan dan motivasi kerja pegawai dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,594, yang berarti 59,4% motivasi kerja pegawai dipengaruhi oleh variabel kepemimpinan secara parsial.Komunikasi interpersonal juga menunjukkan hubungan yang sangat kuat dengan motivasi kerja, dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,650, yang berarti 65% motivasi kerja pegawai dipengaruhi oleh variabel komunikasi interpersonal secara parsial.Lingkungan kerja menunjukkan hubungan yang sedang dengan motivasi kerja, dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,224, yang berarti 22,4% motivasi kerja pegawai dipengaruhi oleh variabel lingkungan kerja secara parsial.Selain itu, analisis juga menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara bersama-sama (simultan) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi kerja pegawai, dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,670, yang berarti 67% motivasi kerja pegawai dipengaruhi oleh ketiga variabel tersebut.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara organisasi yang memiliki kepemimpinan dan lingkungan kerja yang berbeda. Hal ini dapat membantu memahami bagaimana perbedaan kepemimpinan dan lingkungan kerja mempengaruhi motivasi kerja pegawai. Selain itu, penelitian dapat fokus pada aspek-aspek spesifik dalam komunikasi interpersonal, seperti kualitas komunikasi dan keterampilan komunikasi, untuk melihat pengaruhnya terhadap motivasi kerja. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi intervensi yang dapat meningkatkan motivasi kerja pegawai, seperti pelatihan kepemimpinan, pengembangan komunikasi, dan perbaikan lingkungan kerja.
| File size | 310.25 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Laporan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Tahun 2011 menunjukkan bahwa dari 19 puskesmas yang ada di Pekanbaru, jumlah lansia terbanyak berada di wilayahLaporan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Tahun 2011 menunjukkan bahwa dari 19 puskesmas yang ada di Pekanbaru, jumlah lansia terbanyak berada di wilayah
LAAROIBALAAROIBA Dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif, dapat dilihat bahwa komunikasi interpersonal melalui media Twitter di kalangan remaja di kota Ambon adalahDengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif, dapat dilihat bahwa komunikasi interpersonal melalui media Twitter di kalangan remaja di kota Ambon adalah
PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI Rendahnya tingkat daur ulang dan kesadaran masyarakat menyebabkan volume sampah rumah tangga terus meningkat. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) UniversitasRendahnya tingkat daur ulang dan kesadaran masyarakat menyebabkan volume sampah rumah tangga terus meningkat. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas
STIAMISTIAMI d. d UU no 6 tahun 2023 dan Per 02/PJ/2019. Metode yang digunakan dalam tugas akhir ini adalah metode kualitatif dimana penulis melakukan wawancara dengand. d UU no 6 tahun 2023 dan Per 02/PJ/2019. Metode yang digunakan dalam tugas akhir ini adalah metode kualitatif dimana penulis melakukan wawancara dengan
STIAMISTIAMI Variabel bebas yang digunakan adalah disiplin kerja (X1) dan kompensasi kerja (X2), sedangkan variabel terikat adalah kinerja pegawai (Y). Metodologi penelitianVariabel bebas yang digunakan adalah disiplin kerja (X1) dan kompensasi kerja (X2), sedangkan variabel terikat adalah kinerja pegawai (Y). Metodologi penelitian
STIAMISTIAMI Implementasi pemantauan dan evaluasi penggunaan dana hibah rehabilitasi serta rekonstruksi di Kabupaten Agam tahun 2022 dilaksanakan melalui tahap perencanaan,Implementasi pemantauan dan evaluasi penggunaan dana hibah rehabilitasi serta rekonstruksi di Kabupaten Agam tahun 2022 dilaksanakan melalui tahap perencanaan,
STIAMISTIAMI Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan, disiplin, dan motivasi kerja merupakan faktor penting yang mempengaruhi kinerja pegawai di PusatHasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan, disiplin, dan motivasi kerja merupakan faktor penting yang mempengaruhi kinerja pegawai di Pusat
KOMPETIFKOMPETIF Berdasarkan hasil penelitian, terdapat lima variabel yang diduga memengaruhi efikasi diri mahasiswa dalam berwirausaha, namun hanya tiga variabel—pengalamanBerdasarkan hasil penelitian, terdapat lima variabel yang diduga memengaruhi efikasi diri mahasiswa dalam berwirausaha, namun hanya tiga variabel—pengalaman
Useful /
STIAMISTIAMI Berdasarkan hasil pembahasan, kualitas pelayanan pada Kantor Kelurahan Pejuang Kota Bekasi belum sepenuhnya sesuai dengan lima indikator pelayanan. UntukBerdasarkan hasil pembahasan, kualitas pelayanan pada Kantor Kelurahan Pejuang Kota Bekasi belum sepenuhnya sesuai dengan lima indikator pelayanan. Untuk
STIAMISTIAMI Namun, masih diperlukan penyesuaian berdasarkan umpan balik pengguna. Evaluasi berkala dan berkelanjutan akan memastikan aplikasi Srikandi memberikan manfaatNamun, masih diperlukan penyesuaian berdasarkan umpan balik pengguna. Evaluasi berkala dan berkelanjutan akan memastikan aplikasi Srikandi memberikan manfaat
KOMPETIFKOMPETIF Selain itu, menurut RPJMD Kota Pekanbaru Tahun 2012-2017, wilayah ini direncanakan sebagai kawasan rekreasi dan warisan budaya. Meskipun beragam daya tarikSelain itu, menurut RPJMD Kota Pekanbaru Tahun 2012-2017, wilayah ini direncanakan sebagai kawasan rekreasi dan warisan budaya. Meskipun beragam daya tarik
KOMPETIFKOMPETIF Peningkatan kreativitas ini berdampak positif terhadap peningkatan penjualan menu ala carte, khususnya menu sup, meskipun terdapat hambatan dari faktorPeningkatan kreativitas ini berdampak positif terhadap peningkatan penjualan menu ala carte, khususnya menu sup, meskipun terdapat hambatan dari faktor