STIAMISTIAMI

Reformasi AdministrasiReformasi Administrasi

Penelitian ini dilakukan untuk mendalami , mengetahui hambatan dan mengetahui strategi dalam meningkatkan jabatan fungsional. Metode dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam kepada informan, observasi dan studi dokumen. Penelitian menggunakan teori implementasi kebijakan Edward III, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa implementasi kebijakan rekrutmen pegawai negeri sipil dalam jabatan fungsional belum berjalan dengan baik, dimana terdapat beberapa hambatan atau kendala yaitu minimnya sosialisasi, belum adanya peraturan walikota, minimnya jumlah staf, dan SOP belum dilakukan pembaharuan. Adapun strategi dalam mengatasi hambatan yang ada yaitu, melakukan sosialisasi, pembuatan peraturan wali kota, penambahan staf, dan pembaharuan SOP, dengan perbaikan pada indikator tersebut maka implementasi kebijakan dapat berjalan dengan baik.

Sumber daya menjadi bagian penting dalam implementasi kebijakan, peneliti menemukan sumber daya kurang berjalan dengan baik, staf yang ada di BKPSDM Kota Bekasi dalam menangani rekrtutmen jabatan fungsional masih minim.Disposisi atau sikap dari pelaksanaan implementasi kebijakan rektrutmen jabatan fungsional sudah berjalan dengan baik, hal ini ditunjukan dengan tanggung jawab yang dimiliki dari pegawai serta adanya insentif atau tunjangan yang diberikan kepada pegawai.Struktur birokrasi dari implementasi kebijakan rekrutmen jabatan fungsional kurang berjalan dengan baik, dimana BKPSDM Kota Bekasi perlu memperbaharui SOP yang ada.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan strategi komunikasi dalam implementasi kebijakan rekrutmen pegawai negeri sipil. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai metode komunikasi yang efektif, seperti penggunaan media sosial, kampanye informasi, atau pelatihan khusus untuk meningkatkan pemahaman pegawai tentang proses rekrutmen jabatan fungsional. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat menyelidiki peran dan kontribusi dari para pelaksana kebijakan, termasuk staf dan pimpinan, dalam memastikan implementasi kebijakan yang sukses. Dengan demikian, penelitian ini akan memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana meningkatkan komunikasi dan keterlibatan dalam proses rekrutmen jabatan fungsional, sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan keberhasilan implementasi kebijakan.

Read online
File size273.13 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test