PIPI

Bilancia : Jurnal Ilmiah AkuntansiBilancia : Jurnal Ilmiah Akuntansi

Peningkatan perhatian terhadap keberlanjutan mendorong perusahaan menerapkan strategi lingkungan untuk meningkatkan nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Budaya Organisasi Lingkungan, Akuntansi Hijau, Keragaman Gender, dan Eko-Efisiensi terhadap nilai perusahaan pada sektor barang konsumsi non-primer. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi data panel terhadap 100 perusahaan terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama 2021-2022. Hasil menunjukkan bahwa Budaya Organisasi Lingkungan dan Eko-Efisiensi berpengaruh signifikan negatif terhadap nilai perusahaan, sementara Akuntansi Hijau dan Keragaman Gender tidak memiliki pengaruh signifikan. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa strategi keberlanjutan harus disesuaikan dengan karakteristik industri agar efektif dalam meningkatkan nilai perusahaan. Penelitian ini berkontribusi pada literatur ESG di pasar negara berkembang dan memberikan acuan bagi manajer dalam merancang kebijakan keberlanjutan yang berdampak nyata terhadap kinerja perusahaan.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Budaya Organisasi Lingkungan dan Eko-Efisiensi berpengaruh signifikan dan memiliki dampak negatif.Sementara itu, Gender Diversity dan Green Accounting tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan pada sektor barang konsumsi non-primer selama periode penelitian.Hal ini menunjukkan bahwa penerapan lingkungan, budaya organisasi, dan efisiensi ekologi memiliki dampak langsung terhadap nilai perusahaan.Pada saat yang sama, keragaman gender dan faktor akuntansi hijau mungkin memerlukan pendekatan atau periode pengukuran yang berbeda untuk melihat pengaruhnya terhadap nilai perusahaan.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk mengkaji lebih lanjut pengaruh budaya organisasi lingkungan dan kebijakan keberlanjutan dalam praktik sehari-hari perusahaan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana faktor-faktor eksternal seperti kondisi ekonomi makro dan kebijakan pemerintah dapat mempengaruhi nilai perusahaan. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang strategi keberlanjutan yang efektif dalam meningkatkan nilai perusahaan di berbagai sektor dan pasar.

  1. Pengaruh Profitabilitas, Struktur Aktiva, Umur Perusahaan, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan... doi.org/10.55606/jumia.v1i4.2056Pengaruh Profitabilitas Struktur Aktiva Umur Perusahaan Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan doi 10 55606 jumia v1i4 2056
  2. TEORI AGENCY DALAM PERSEPEKTIF SOSIAL BUDAYA | JURNAL LENTERA AKUNTANSI. teori agency persepektif sosial... plj.ac.id/ojs/index.php/jrakt/article/view/753TEORI AGENCY DALAM PERSEPEKTIF SOSIAL BUDAYA JURNAL LENTERA AKUNTANSI teori agency persepektif sosial plj ac ojs index php jrakt article view 753
  3. APAKAH SINERGI ANTARA BUDAYA LINGKUNGAN DAN PRAKTIK RAMAH LINGKUNGAN MEMPERKUAT NILAI PERUSAHAAN? | Bilancia... doi.org/10.35145/bilancia.v9i3.5169APAKAH SINERGI ANTARA BUDAYA LINGKUNGAN DAN PRAKTIK RAMAH LINGKUNGAN MEMPERKUAT NILAI PERUSAHAAN Bilancia doi 10 35145 bilancia v9i3 5169
  4. Pengaruh Corporate Governance terhadap Nilai Perusahaan (Tobins 'Q) pada Perusahaan Manufaktur yang... doi.org/10.30743/mkd.v7i1.6558Pengaruh Corporate Governance terhadap Nilai Perusahaan Tobins Q pada Perusahaan Manufaktur yang doi 10 30743 mkd v7i1 6558
Read online
File size517.78 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test