STPNSTPN
BHUMI: Jurnal Agraria dan PertanahanBHUMI: Jurnal Agraria dan PertanahanKesesuaian lahan dapat berkontribusi pada optimalisasi penggunaan lahan pertanian karena evaluasi ini digunakan untuk menentukan rencana spasial yang paling tepat bagi penggunaan lahan saat ini dan masa depan. Identifikasi kesesuaian lahan pertanian diperlukan untuk menanggapi kebutuhan pangan yang meningkat akibat pertumbuhan penduduk, pencemaran lingkungan, dan perubahan iklim. Penelitian ini mengevaluasi kesesuaian lahan untuk tanaman buah ular dengan mempertimbangkan faktor curah hujan, suhu, ketersediaan nutrisi, kepadatan curah hujan, karbon organik, kemiringan, bahaya banjir, dan bahaya erosi; hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar area termasuk dalam kelas kesesuaian S2 (cukup cocok) sebesar 42.150 ha (73,4%), diikuti kelas S1 (sangat cocok) sebesar 10.625 ha (18,5%), dan kelas S3 (marginal) sebesar 4.658 ha (8,1%). Upaya perbaikan yang dapat dilakukan meliputi peningkatan drainase, penambahan bahan organik, penanaman sesuai kontur, dan pemupukan.
Sebagian besar lahan di Kabupaten Sleman termasuk dalam kelas kesesuaian S2 untuk tanaman buah ular, dengan proporsi 73,4%, diikuti kelas S1 (18,5%) dan S3 (8,1%).Faktor pembatas seperti curah hujan, kandungan C‑organik, kondisi drainase, alkalinitas, bahaya erosi, bahaya banjir, dan kedalaman tanah dapat ditingkatkan melalui teknik drainase, penambahan bahan organik, penanaman mengikuti kontur, dan pemupukan, sementara faktor permanen seperti curah hujan dan kedalaman tanah sulit diubah meskipun dengan input tinggi.Dengan intervensi tersebut, potensi lahan dapat ditingkatkan menjadi lebih sesuai untuk budidaya buah ular secara berkelanjutan.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi varietas buah ular yang adaptif terhadap variabilitas curah hujan dan kedalaman tanah yang terbatas, sehingga dapat meningkatkan produktivitas pada lahan marginal. Selain itu, pengembangan dan evaluasi teknik manajemen air terpadu, termasuk sistem irigasi dan drainase yang efisien, perlu diteliti untuk mengurangi dampak banjir dan memperbaiki kondisi kelembaban tanah. Selanjutnya, penerapan analisis keputusan multi‑kriteria berbasis GIS yang mengintegrasikan faktor sosial‑ekonomi dapat membantu memprioritaskan intervensi perbaikan lahan secara lebih holistik dan berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan praktis bagi petani dan pembuat kebijakan dalam mengoptimalkan penggunaan lahan pertanian organik di wilayah dengan kondisi lingkungan yang beragam.
- Geographic Information System-Based Spatial Analysis of Agricultural Land Suitability in Yogyakarta |... journal.ugm.ac.id/ijg/article/view/9260Geographic Information System Based Spatial Analysis of Agricultural Land Suitability in Yogyakarta journal ugm ac ijg article view 9260
- Evaluation of Land Suitability for Organic Horticulture Farming in Support of Sustainable Agrarian Governance... doi.org/10.31292/bhumi.v10i1.706Evaluation of Land Suitability for Organic Horticulture Farming in Support of Sustainable Agrarian Governance doi 10 31292 bhumi v10i1 706
| File size | 1.51 MB |
| Pages | 25 |
| DMCA | Report |
Related /
ESC IDESC ID Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan studi akuntansi digital serta implikasi praktis bagi lembaga pendidikan dalam merancangPenelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan studi akuntansi digital serta implikasi praktis bagi lembaga pendidikan dalam merancang
UMIUMI Analisis yang digunakan adalah dengan metode Economic Order Quantity (EOQ). Salah satu metode yang dapat dilakukan untuk pengoptimalan total biaya persediaanAnalisis yang digunakan adalah dengan metode Economic Order Quantity (EOQ). Salah satu metode yang dapat dilakukan untuk pengoptimalan total biaya persediaan
UNDIKMAUNDIKMA These results can be concluded that interactive video media with the teachmint application can be declared feasible for use in learning. The developmentThese results can be concluded that interactive video media with the teachmint application can be declared feasible for use in learning. The development
UNDIKMAUNDIKMA Instrumen yang dikembangkan oleh peneliti terdiri atas 10 butir soal dan terbukti valid berdasarkan validasi ahli serta validitas butir soal. InstrumenInstrumen yang dikembangkan oleh peneliti terdiri atas 10 butir soal dan terbukti valid berdasarkan validasi ahli serta validitas butir soal. Instrumen
UNDIKMAUNDIKMA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematika (KPMM) siswa SMA berdasarkan tingkat kecemasan matematika dan gender.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematika (KPMM) siswa SMA berdasarkan tingkat kecemasan matematika dan gender.
UNDIKMAUNDIKMA Penelitian ini bertujuan membandingkan metode terapi bermain konvensional dengan video edukasi terhadap keterampilan sosial anak dengan disabilitas intelektual.Penelitian ini bertujuan membandingkan metode terapi bermain konvensional dengan video edukasi terhadap keterampilan sosial anak dengan disabilitas intelektual.
UNDIKMAUNDIKMA Kelas terbalik berdasarkan model pembelajaran inquiry terpandu menggunakan aplikasi Discord pada materi laju reaksi terbukti dapat dikembangkan dan validKelas terbalik berdasarkan model pembelajaran inquiry terpandu menggunakan aplikasi Discord pada materi laju reaksi terbukti dapat dikembangkan dan valid
UMIUMI Penggunaan laboratorium fisika di SMA Negeri 1 Pegajahan mengalami masalah seperti pencatatan Formulir Pemesanan yang masih dilakukan secara manual, yangPenggunaan laboratorium fisika di SMA Negeri 1 Pegajahan mengalami masalah seperti pencatatan Formulir Pemesanan yang masih dilakukan secara manual, yang
Useful /
ESC IDESC ID 594 indicates that these three variables explain 59. 4% of the variation in employee performance. This study concludes that improving facilities, employee594 indicates that these three variables explain 59. 4% of the variation in employee performance. This study concludes that improving facilities, employee
ESC IDESC ID Berdasarkan hasil analisis regresi berganda, ditemukan bahwa motivasi kerja, budaya kerja, dan tanggung jawab memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerjaBerdasarkan hasil analisis regresi berganda, ditemukan bahwa motivasi kerja, budaya kerja, dan tanggung jawab memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja
ESC IDESC ID The research findings demonstrate that job competency, workload, and the reward system significantly and positively influence employee performance. Specifically,The research findings demonstrate that job competency, workload, and the reward system significantly and positively influence employee performance. Specifically,
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Cokelat mengandung prebiotik secara alami dari bahan penyusunnya yang dihasilkan selama proses produksi. Prebiotik, seringkali oligosakarida, adalah zatCokelat mengandung prebiotik secara alami dari bahan penyusunnya yang dihasilkan selama proses produksi. Prebiotik, seringkali oligosakarida, adalah zat