UMIUMI
METHODIKA: Jurnal Teknik Informatika dan Sistem InformasiMETHODIKA: Jurnal Teknik Informatika dan Sistem InformasiMasalah antrean dapat terjadi dalam berbagai kasus, termasuk dalam proses penggunaan laboratorium fisika oleh siswa. Penggunaan laboratorium fisika di SMA Negeri 1 Pegajahan mengalami masalah seperti pencatatan Formulir Pemesanan yang masih dilakukan secara manual, yang sering mengakibatkan penumpukan data, kehilangan, dan bahkan miskomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat jadwal penggunaan laboratorium fisika guna mengatasi masalah antrean tersebut. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan algoritma Shortest Job First (SJF), yaitu metode penjadwalan dengan menentukan bahwa setiap proses dalam antrean siap akan dieksekusi berdasarkan burst time terkecil sehingga waktu tunggu menjadi singkat untuk setiap proses dan waktu tunggu rata-rata juga singkat. Berdasarkan permasalahan yang ada, dapat disimpulkan bahwa diperlukan sistem penjadwalan laboratorium fisika menggunakan metode Shortest Job First yang dapat mengelola dan menentukan jadwal penggunaan sesuai dengan durasi yang telah ditetapkan.
Berdasarkan pengujian yang dilakukan, sistem sudah bisa berjalan sesuai dengan tujuan yaitu Menghasilkan sistem penjadwalan penggunaan Laboratorium SMA 1 Pegajahan dan informasi waktu yang dibutuhkan untuk menggunakan laboratorium di SMA Negeri 1 Pegajahan.Dengan menggunakan algoritma SJF setiap antrian job order diproses berdasarkan antrian terkecil dengan perhitungan rata-rata yang sudah diketahui.
Mengingat bahwa penelitian ini telah berhasil mengembangkan sistem penjadwalan laboratorium fisika di satu sekolah, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi guna memperkaya pemahaman dan aplikasi praktis di masa depan. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk mengkaji bagaimana sistem penjadwalan laboratorium yang menggunakan algoritma Shortest Job First (SJF) ini dapat diperluas dan diuji penerapannya pada berbagai jenis laboratorium, seperti laboratorium kimia, biologi, atau komputer, tidak hanya di satu sekolah tetapi juga di berbagai institusi pendidikan. Studi ini bisa menganalisis tantangan dan penyesuaian yang diperlukan untuk mengakomodasi kebutuhan spesifik setiap jenis laboratorium dan lingkungan sekolah yang berbeda. Kedua, meskipun algoritma SJF dikenal optimal dalam meminimalkan waktu tunggu rata-rata, penelitian selanjutnya dapat membandingkan efektivitasnya dengan algoritma penjadwalan lain seperti Round Robin atau Priority Scheduling dalam konteks penggunaan laboratorium. Hal ini penting untuk melihat apakah algoritma lain mungkin lebih cocok dalam situasi tertentu, misalnya ketika ada praktikum dengan tingkat urgensi tinggi atau jumlah peserta yang sangat banyak. Lebih jauh lagi, bisa dikembangkan sebuah model penjadwalan hibrida yang menggabungkan keunggulan SJF dengan faktor-faktor prioritas lain, sehingga jadwal yang dihasilkan tidak hanya efisien tetapi juga adil dan sesuai dengan kepentingan akademis. Ketiga, setelah sistem diimplementasikan, sangat krusial untuk melakukan evaluasi komprehensif terhadap pengalaman pengguna, baik dari sisi guru maupun siswa. Penelitian lanjutan dapat meneliti secara kualitatif dan kuantitatif tingkat kepuasan pengguna, kemudahan penggunaan sistem, serta dampak nyata terhadap efisiensi operasional laboratorium dan pengurangan masalah miskomunikasi. Dengan demikian, kita bisa memahami bagaimana sistem ini benar-benar berfungsi di lapangan dan mengidentifikasi area yang bisa ditingkatkan atau fitur-fitur baru yang relevan untuk dikembangkan.
- Analisa Kepuasan Mahasiswa Terhadap Sistem Informasi Perpustakaan Universitas Merdeka Madiun Menggunakan... e-journal.unipma.ac.id/index.php/RESEARCH/article/view/3364Analisa Kepuasan Mahasiswa Terhadap Sistem Informasi Perpustakaan Universitas Merdeka Madiun Menggunakan e journal unipma ac index php RESEARCH article view 3364
- EVALUASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI PENJADWALAN MATA PELAJARAN SEKOLAH MENGGUNAKAN PIECES FRAMEWORK... jutei.ukdw.ac.id/index.php/jurnal/article/view/97EVALUASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI PENJADWALAN MATA PELAJARAN SEKOLAH MENGGUNAKAN PIECES FRAMEWORK jutei ukdw ac index php jurnal article view 97
| File size | 447.26 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
STPDIANMANDALASTPDIANMANDALA Penelitian ini berkontribusi dalam mengembangkan kerangka kerja implementasi Deep Learning untuk pembelajaran PAK yang efektif dan bermakna. ImplikasiPenelitian ini berkontribusi dalam mengembangkan kerangka kerja implementasi Deep Learning untuk pembelajaran PAK yang efektif dan bermakna. Implikasi
IAIIIAII Sistem ini menunjukkan performa tinggi, dengan akurasi 90%, presisi 100%, recall 88,88%, dan spesifisitas 94,12% berdasarkan pengukuran confusion matrix.Sistem ini menunjukkan performa tinggi, dengan akurasi 90%, presisi 100%, recall 88,88%, dan spesifisitas 94,12% berdasarkan pengukuran confusion matrix.
UTMUTM Esensialisme menekankan kurikulum dasar dan peran guru otoritatif, Perenialisme berfokus pada pemikiran kritis melalui kebenaran abadi dan karya besar,Esensialisme menekankan kurikulum dasar dan peran guru otoritatif, Perenialisme berfokus pada pemikiran kritis melalui kebenaran abadi dan karya besar,
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Rancangan perhitungan ini telah terbukti melayani percepatan beberapa masalah pemrosesan modern. Evolusi terkini dalam teknologi kuantum sedang berkembang,Rancangan perhitungan ini telah terbukti melayani percepatan beberapa masalah pemrosesan modern. Evolusi terkini dalam teknologi kuantum sedang berkembang,
INDOSCIENCEINDOSCIENCE Kendati demikian, rendahnya komitmen belajar membuat jumlah lulusan digital bootcamp masih kalah dibanding bootcamp tatap muka. Untuk menaikkan keberhasilan,Kendati demikian, rendahnya komitmen belajar membuat jumlah lulusan digital bootcamp masih kalah dibanding bootcamp tatap muka. Untuk menaikkan keberhasilan,
STKIPAHSINGARAJASTKIPAHSINGARAJA Pertama, langkah-langkah penggunaan media YouTube pada kanal Mau Tau Banget dalam pembelajaran menulis teks eksposisi terdiri atas kegiatan pendahuluan,Pertama, langkah-langkah penggunaan media YouTube pada kanal Mau Tau Banget dalam pembelajaran menulis teks eksposisi terdiri atas kegiatan pendahuluan,
UMUSUMUS Kegiatan sosialisasi tentang pemanfaatan lahan pekarangan untuk perbanyakan bunga kertas di masa pandemi Covid-19 berjalan lancar. Masyarakat Desa KedawungKegiatan sosialisasi tentang pemanfaatan lahan pekarangan untuk perbanyakan bunga kertas di masa pandemi Covid-19 berjalan lancar. Masyarakat Desa Kedawung
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Inovasi digital berbasis e-learning diperlukan untuk mengontrol, mengawasi, dan meninjau aktivitas pembelajaran agar dapat diimplementasikan secara maksimalInovasi digital berbasis e-learning diperlukan untuk mengontrol, mengawasi, dan meninjau aktivitas pembelajaran agar dapat diimplementasikan secara maksimal
Useful /
UTMUTM Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teori sosio-konstruktivisme dalam pembelajaran bahasa di Madrasah Tsanawiyah Almatera. Teori sosio-konstruktivismePenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teori sosio-konstruktivisme dalam pembelajaran bahasa di Madrasah Tsanawiyah Almatera. Teori sosio-konstruktivisme
SEAN INSTITUTESEAN INSTITUTE Herborist perlu fokus mengembangkan konten yang menarik dan relevan di berbagai platform media sosial untuk menarik perhatian konsumen. Umpan balik konsumenHerborist perlu fokus mengembangkan konten yang menarik dan relevan di berbagai platform media sosial untuk menarik perhatian konsumen. Umpan balik konsumen
UIDUID Indonesia sebagai negara kepulauan yang terletak di jalur silang dunia menghadapi dinamika pergerakan manusia global, termasuk immigratoir, asylum seeker,Indonesia sebagai negara kepulauan yang terletak di jalur silang dunia menghadapi dinamika pergerakan manusia global, termasuk immigratoir, asylum seeker,
UADUAD kebebasan atau fleksibilitas, keamanan finansial, peluang belajar, waktu bersama keluarga, karier progresif, dan kepuasan hidup. faktor‑faktor tersebutkebebasan atau fleksibilitas, keamanan finansial, peluang belajar, waktu bersama keluarga, karier progresif, dan kepuasan hidup. faktor‑faktor tersebut