UBTUBT

Jurnal Pengabdian Masyarakat BorneoJurnal Pengabdian Masyarakat Borneo

Di daerah Tlanakan Pamekasan banyak para guru MTs yang hanya menggunakan media secara manual saja dalam pembelajaran yang dilakukannya. Ada beberapa alasan, diantaranya, kurangnya pengetahuan mereka dalam penggunaan aplikasi komputer untuk menciptakan suatu media yang berbasis teknologi. Solusi yang dapat diberikan untuk permasalahan yang dialami oleh guru matematika tersebut adalah dengan memberikan pelatihan dengan memanfaatkan aplikasi/program komputer sebagai media/alat pembelajaran. Aplikasi tersebut berupa software Geogebra dan Maple yang nantinya bisa diterapkan oleh para guru. Software seperti ini sudah banyak diaplikasikan sebagai alat pembelajaran di berbagai sekolah negeri. Target yang ingin dapat meningkatkan pemahaman guru tentang peranan media pembelajaran pada umumnya dalam pembelajaran matematika, khususnya yang berbasis teknologi dan meningkatkan keterampilan guru dalam menggunakan Geogebra dan Maple untuk membuat media pembelajaran matematika virtual. Hasil temuan dalam kegiatan ini adalah kegiatan pengabdian mendapatkan respon positif dari guru-guru matematika SMP/MTs dikarenakan dapat membantu guru-guru dalam mengerjakan soal matematika dan kegiatan pengabdian ini berbentuk teori dengan memberikan modul pada setiap peserta serta kegiatan praktek dengan mengoperasikan aplikasi Geogebra dan Maplesoft serta menyelesaikan soal-soal matematika dengan menggunakan aplikasi tersebut.

Pelatihan penggunaan Geogebra dan Maple memperoleh respons positif dari guru matematika SMP/MTs, terbukti membantu mereka dalam menyelesaikan soal matematika serta meningkatkan wawasan dan pengetahuan.Modul dan aplikasi yang diberikan mempermudah langkah‑langkah operasional, karena kegiatan tidak hanya berupa praktik tetapi juga teori.Analisis respon menunjukkan mayoritas guru merasa terbantu oleh pelatihan ini.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pelatihan penggunaan Geogebra dan Maple terhadap prestasi belajar matematika siswa di berbagai sekolah pada tingkat kecamatan, dengan membandingkan hasil sebelum dan sesudah intervensi. Selain itu, perlu dikaji efektivitas model pembelajaran campuran yang mengintegrasikan media berbasis komputer dengan metode tradisional bagi guru MTs, termasuk perbandingan antara perangkat lunak Geogebra, Maple, dan alternatif open‑source lainnya. Selanjutnya, disarankan mengembangkan program pengembangan profesional yang dapat diskalakan untuk guru di tingkat kabupaten, mencakup modul daring, pelatihan tatap muka, dan sistem pendampingan antar‑guru, guna mengurangi kesenjangan teknologi dan memperluas adopsi media pembelajaran berbasis komputer secara lebih luas.

Read online
File size465.05 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test