MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA
JURNAL ABDI MERCUSUARJURNAL ABDI MERCUSUARLatar Belakang: Perkembangan teknologi digital saat ini menuntut guru, termasuk guru Sekolah Luar Biasa (SLB), untuk memiliki kemampuan literasi dan kompetensi digital yang mumpuni agar mampu menciptakan pembelajaran yang adaptif bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Namun, kenyataannya masih banyak guru SLB yang mengalami kesulitan dalam memanfaatkan teknologi asistif secara optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan media berbasis digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital guru SLB melalui pelatihan pengembangan aplikasi teknologi asistif sederhana yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran interaktif.. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan meliputi empat tahapan, yaitu: (1) analisis kebutuhan guru terhadap teknologi asistif digital, (2) pelaksanaan pelatihan berbasis praktik dengan pendekatan learning by doing, (3) pendampingan pengembangan prototipe aplikasi pembelajaran sederhana berbasis Android, dan (4) evaluasi peningkatan kompetensi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan ini diikuti oleh guru dan kepala sekolah SLB se-Kota Padang, dengan hasil menunjukkan adanya peningkatan pada pemahaman dan keterampilan digital peserta melalui uji pre-test dan post-test.. Hasil: Hasil post-test menunjukkan peningkatan dibandingkan hasil pre-test. Selain itu, peserta memiliki pengetahuan baru media pembelajaran menggunakan teknologi asistif berupa aplikasi sederhana yang dapat mendukung pembelajaran anak berkebutuhan khusus, seperti media latihan membaca berbasis suara dan visual interaktif.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi digital dan kemampuan peserta dalam memanfaatkan teknologi asistif serta aplikasi I WANT dalam pembelajaran.Melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan.Program ini juga berhasil menumbuhkan kesadaran pentingnya pemanfaatan teknologi sebagai bagian dari upaya menciptakan pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus.Dengan demikian, upaya peningkatan kapasitas guru melalui penguasaan teknologi asistif tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap terwujudnya pendidikan inklusif yang setara dan berkeadilan bagi seluruh anak berkebutuhan khusus.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas aplikasi I WANT dalam meningkatkan hasil belajar siswa dengan berbagai jenis kebutuhan khusus, dengan membandingkan metode pembelajaran konvensional dan berbasis aplikasi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan bagi guru SLB, termasuk penyediaan pendampingan intensif dan akses terhadap sumber daya digital yang relevan. Ketiga, penting untuk menginvestigasi faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi teknologi asistif oleh guru SLB, seperti dukungan sekolah, infrastruktur yang memadai, dan motivasi individu, guna merumuskan strategi implementasi yang lebih efektif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan inklusif dan memberdayakan siswa berkebutuhan khusus untuk mencapai potensi maksimal mereka.
| File size | 838.82 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
INDO INTELLECTUALINDO INTELLECTUAL Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kebijakan dan praktik penggunaan AI dalam pendidikan di Indonesia, menekankan pentingnyaPenelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kebijakan dan praktik penggunaan AI dalam pendidikan di Indonesia, menekankan pentingnya
LAAROIBALAAROIBA Namun, masih ada ruang untuk pengembangan lebih lanjut, seperti peningkatan pelibatan orang tua, pengembangan penilaian berbasis Islam yang holistik, danNamun, masih ada ruang untuk pengembangan lebih lanjut, seperti peningkatan pelibatan orang tua, pengembangan penilaian berbasis Islam yang holistik, dan
UMDUMD Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kompetensi berpengaruh positif terhadap motivasi kerja; (2) lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap motivasiHasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kompetensi berpengaruh positif terhadap motivasi kerja; (2) lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap motivasi
UNISSULAUNISSULA Sekolah perlu menyediakan pendampingan intensif dan infrastruktur yang memadai agar guru dapat memanfaatkan alat digital secara optimal. Penguatan keterampilanSekolah perlu menyediakan pendampingan intensif dan infrastruktur yang memadai agar guru dapat memanfaatkan alat digital secara optimal. Penguatan keterampilan
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Penelitian ini menyelidiki efektivitas pelatihan Google Workspace for Education dalam meningkatkan kompetensi digital guru di SMA Negeri 11 Padang, sekolahPenelitian ini menyelidiki efektivitas pelatihan Google Workspace for Education dalam meningkatkan kompetensi digital guru di SMA Negeri 11 Padang, sekolah
TEUNULEHJOURNALTEUNULEHJOURNAL Selain itu, model bimbingan ini dapat menjadi katalisator untuk inovasi pendidikan berkelanjutan, mendorong kolaborasi antara guru dan menciptakan komunitasSelain itu, model bimbingan ini dapat menjadi katalisator untuk inovasi pendidikan berkelanjutan, mendorong kolaborasi antara guru dan menciptakan komunitas
LLDIKTI12LLDIKTI12 Kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka dengan pendekatan partisipatif, mencakup empat tahapan utama: pengenalan aplikasi Figma, demonstrasi penggunaan,Kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka dengan pendekatan partisipatif, mencakup empat tahapan utama: pengenalan aplikasi Figma, demonstrasi penggunaan,
JPTAMJPTAM Dalam keberhasilan kegiatan pembelajaran di era digital, guru harus memiliki kompetensi digital sebagai salah satu solusi dalam menghadapi tantangan pembelajaranDalam keberhasilan kegiatan pembelajaran di era digital, guru harus memiliki kompetensi digital sebagai salah satu solusi dalam menghadapi tantangan pembelajaran
Useful /
INDO INTELLECTUALINDO INTELLECTUAL Tes digunakan untuk proses penentuan subjek, dan wawancara digunakan untuk menentukan kemampuan penalaran induktif. Proses wawancara yang digunakan adalahTes digunakan untuk proses penentuan subjek, dan wawancara digunakan untuk menentukan kemampuan penalaran induktif. Proses wawancara yang digunakan adalah
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Namun, siswa mengalami kesulitan dalam mempelajari teknik dasar (Kihon, Kata, Kumite) dengan metode konvensional. Sebuah e-modul multimedia dikembangkanNamun, siswa mengalami kesulitan dalam mempelajari teknik dasar (Kihon, Kata, Kumite) dengan metode konvensional. Sebuah e-modul multimedia dikembangkan
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Oleh karena itu, diperlukan investasi infrastruktur, pelatihan guru terfokus, serta integrasi pendekatan penilaian inovatif dan berpusat pada siswa untukOleh karena itu, diperlukan investasi infrastruktur, pelatihan guru terfokus, serta integrasi pendekatan penilaian inovatif dan berpusat pada siswa untuk
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor posttest pada kelompok eksperimen (rata-rata 78,04; N-Gain 0,56) dibandingkan kelompok kontrol (rata-rataHasil menunjukkan peningkatan signifikan skor posttest pada kelompok eksperimen (rata-rata 78,04; N-Gain 0,56) dibandingkan kelompok kontrol (rata-rata