DWCUDWCU
Aradha: Journal of Divinity, Peace and Conflict StudiesAradha: Journal of Divinity, Peace and Conflict StudiesTulisan ini mengkaji ulang konsep pewahyuan dan dampaknya terhadap penafsiran teks-teks Kitab Suci yang bias gender. Dengan berangkat dari pengalaman perjumpaan langsung dengan salah satu jemaat GMIT yang berlokasi di pedalaman NTT, penulis mengkritisi bagaimana ayat seperti 1 Timotius 2:8-14 kerap digunakan untuk mendukung budaya patriarki. Tulisan ini menantang konsep wahyu supra-historis, yang menganggap Kitab Suci bebas dari konteks manusiawi, dengan menunjukkan bahwa teks-teks Kitab Suci lahir dari budaya patriarki pada masa tertentu. Penulis mengusulkan model wahyu perjumpaan dari Keith Ward yang merangkul aspek ilahi dan manusiawi dalam pewahyuan. Model ini diperkaya dengan pendekatan hermeneutik kritis, termasuk perspektif feminis dari Elisabeth Schüssler Fiorenza, yang menekankan pentingnya membongkar asumsi patriarki dalam teks dan memberi ruang bagi pengalaman perempuan. Pendekatan ini tidak hanya mengungkap potensi ketidakadilan dalam teks, tetapi juga menciptakan makna baru yang relevan bagi pembaca masa kini. Kesimpulannya, Kitab Suci perlu dipahami secara dialektis, sebagai dialog antara wahyu ilahi, konteks historisnya, dan pengalaman pembaca modern. Pendekatan ini tidak melemahkan otoritas Kitab Suci, melainkan memperkuat relevansinya dalam membangun kehidupan yang lebih adil dan setara, terutama dalam isu-isu gender.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman wahyu supra-historis terhadap Kitab Suci perlu direvisi karena teks-teks suci terbentuk dalam konteks sosio-kultural dan bahasa tertentu.Reinterpretasi etis, dialektis, dan kritis terhadap teks-teks bias gender diperlukan, terutama dengan mempertimbangkan perspektif perempuan yang mengalami ketertindasan.Dengan menghubungkan hermeneutik kritis dengan model perjumpaan, teks Alkitab dapat berinteraksi secara setara dengan pengalaman dan tradisi pembaca, menghasilkan makna transformatif bagi kehidupan bersama.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi bagaimana pengalaman perempuan dari berbagai latar belakang budaya dan sosial memengaruhi interpretasi mereka terhadap teks-teks Kitab Suci yang problematik. Selain itu, studi komparatif mengenai pendekatan hermeneutik feminis dalam berbagai tradisi agama dapat memperkaya pemahaman tentang dinamika kekuasaan dan gender dalam penafsiran teks suci. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pendidikan agama yang inklusif gender, yang mendorong dialog kritis terhadap teks-teks tradisional dan memberdayakan perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam pembentukan teologi yang relevan dengan konteks zaman.
| File size | 282.59 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPOUMPO Inti kebenaran agama sejati terletak pada kemampuannya menjawab permasalahan manusia. Setiap agama memiliki misi tersendiri untuk menyelamatkan dan membimbingInti kebenaran agama sejati terletak pada kemampuannya menjawab permasalahan manusia. Setiap agama memiliki misi tersendiri untuk menyelamatkan dan membimbing
DWCUDWCU Situasi ini berpotensi mengganggu kerukunan antar-agama dan memicu konflik, baik di antara agama yang berbeda maupun di antara denominasi yang ada dalamSituasi ini berpotensi mengganggu kerukunan antar-agama dan memicu konflik, baik di antara agama yang berbeda maupun di antara denominasi yang ada dalam
BIMABERILMUBIMABERILMU Hasil analisis menunjukkan hubungan yang signifikan dan kuat antara kesadaran kritis dan motivasi S2 (ρ = 0,673; p = 0,006), yang mengindikasikan bahwaHasil analisis menunjukkan hubungan yang signifikan dan kuat antara kesadaran kritis dan motivasi S2 (ρ = 0,673; p = 0,006), yang mengindikasikan bahwa
BIMABERILMUBIMABERILMU Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah transformasi digital melalui penerapan teknologi pendidikan seperti Interactive Flat Panel (IFP) sangat pentingKesimpulan utama dari penelitian ini adalah transformasi digital melalui penerapan teknologi pendidikan seperti Interactive Flat Panel (IFP) sangat penting
UMPOUMPO Pendidikan di Indonesia, terutama pendidikan Islam, belum cukup membentuk kepribadian humanis dan masih bersifat primordialistik serta sektarian. PenelitianPendidikan di Indonesia, terutama pendidikan Islam, belum cukup membentuk kepribadian humanis dan masih bersifat primordialistik serta sektarian. Penelitian
DWCUDWCU Bosman menelusuri peran video game sebagai medium baru untuk eksplorasi religius dan teologis. Dalam dunia yang semakin serba digital, video game telahBosman menelusuri peran video game sebagai medium baru untuk eksplorasi religius dan teologis. Dalam dunia yang semakin serba digital, video game telah
UMSUUMSU Penelitian ini mendiskusikan mengenai strategi advokasi Majelis Pelayanan Sosial Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta terkait problematikaPenelitian ini mendiskusikan mengenai strategi advokasi Majelis Pelayanan Sosial Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta terkait problematika
PETIERPETIER Penelitian deskriptif eksploratori dengan pendekatan kuantitatif menggunakan tes numerasi yang terdiri dari 25 soal berupa mencocokkan, pilihan ganda,Penelitian deskriptif eksploratori dengan pendekatan kuantitatif menggunakan tes numerasi yang terdiri dari 25 soal berupa mencocokkan, pilihan ganda,
Useful /
UM MetroUM Metro Penelitian ini membuktikan bahwa media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan khususnya pada mahasiswa. WhatsApp dan Instagram adalah platformPenelitian ini membuktikan bahwa media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan khususnya pada mahasiswa. WhatsApp dan Instagram adalah platform
STAIYPIQBAUBAUSTAIYPIQBAUBAU Kegiatan sosialisasi ini memberikan informasi yang bermanfaat kepada peserta didik. Keberlanjutan program ini diwujudkan melalui pembentukan tim mahasiswaKegiatan sosialisasi ini memberikan informasi yang bermanfaat kepada peserta didik. Keberlanjutan program ini diwujudkan melalui pembentukan tim mahasiswa
DWCUDWCU Jurnal Aradha bertujuan mempublikasikan hasil-hasil penelitian/karya ilmiah secara interdisiplin dan interreligius dalam bidang kajian filsafat keilahianJurnal Aradha bertujuan mempublikasikan hasil-hasil penelitian/karya ilmiah secara interdisiplin dan interreligius dalam bidang kajian filsafat keilahian
IVETIVET Hasil pengujian menunjukkan semua tombol (login, simpan, hapus, edit) berfungsi dengan baik, dengan nilai keberhasilan 89,47%, yang mengkategorikan sistemHasil pengujian menunjukkan semua tombol (login, simpan, hapus, edit) berfungsi dengan baik, dengan nilai keberhasilan 89,47%, yang mengkategorikan sistem