UNIMALUNIMAL

Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM)Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM)

Penelitian ini membahas tentang tata cara penetapan mahar dalam tradisi perkawinan Aceh dan pengaruh status sosial terhadap nilai mahar bagi perempuan di Gampong Mamplam Kecamatan Nibong Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam pengumpulan data menggunakan teknik wawancara. Teknik analisis data kualitatif menggunakan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata cara penetapan mahar di Gampong Mamplam dilakukan dengan proses pelamaran yang dimediasi oleh seulangke. Seulangke ini bertugas sebagai penghubung antara pihak mempelai laki-laki dan mempelai perempuan. Bila lamaran dari seorang laki-laki diterima oleh perempuan dan keluarganya maka seulangke menindaklanjuti proses tersebut sampai pada pembawaan mahar untuk perempuan dari keluarga laki-laki yang melamar. Pelaksanaan penetapan mahar dalam perkawinan ditetapkan oleh orang tua perempuan atau berdasarkan pada hasil musyawarah keluarga. Kemudian nilai mahar juga sangat dipengaruhi oleh status sosial yaitu tingkat pendidikan dan tingkat kekayaan. Jika perempuan berasal dari keluarga kaya maka jumlah maharnya cukup tinggi, bisa mencapai nilai 20-25 mayam emas. Sedangkan perempuan yang berasal dari keluarga sederhana jumlah maharnya relatif lebih sedikit, hanya berkisar pada 10-15 mayam emas.

Tata cara penetapan mahar di Gampong Mamplam Kecamatan Nibong Kabupaten Aceh Utara melalui proses pelamaran yang dilakukan oleh seulangke yang bertugas sebagai penghubung antara pihak mempelai laki-laki dan mempelai perempuan.Bila lamaran dari seorang laki-laki diterima oleh perempuan dan keluarganya maka seulangke akan menindaklanjuti proses tersebut sampai pada pembawaan mahar untuk perempuan.Pelaksanaan penetapan mahar dalam perkawinan ditetapkan oleh orang tua perempuan, atau berdasarkan pada hasil musyawarah keluarga.Status sosial yaitu tingkat kekayaan, pendidikan, dan keturunan mempengaruhi besaran nilai mayam emas yang diminta.Jika perempuan berasal dari keluarga kaya maka jumlah maharnya akan tinggi mencapai 20-25 mayam emas.Sedangkan perempuan yang berasal dari keluarga sederhana maka jumlah maharnya juga relatif lebih sedikit, hanya berkisar pada 10-15 mayam emas.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut pengaruh status sosial terhadap nilai mahar dalam perkawinan di Gampong Mamplam. Selain itu, studi komparatif antara Gampong Mamplam dengan daerah lain di Aceh atau bahkan di luar Aceh dapat dilakukan untuk memahami variasi dan dinamika penetapan mahar dalam perkawinan. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut peran seulangke dalam proses penetapan mahar dan bagaimana peran ini mempengaruhi dinamika sosial dan budaya di Gampong Mamplam.

Read online
File size322.37 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test