UMPUMP

Proceedings Series on Health & Medical SciencesProceedings Series on Health & Medical Sciences

Merawat anak dengan Gangguan Spektrum Autisme (GSA) adalah perjalanan yang mendalam, emosional, dan mengubah hidup yang menuntut ketahanan dan adaptasi luar biasa dari para perawat. Studi fenomenologi kualitatif ini mengeksplorasi pengalaman hidup dan strategi koping sepuluh orang tua atau wali di Nueva Ecija, Filipina, yang merawat anak-anak berusia 2 hingga 10 tahun yang didiagnosis dengan GSA. Melalui wawancara semi-terstruktur mendalam dan analisis tematik, penelitian ini mengidentifikasi tiga tema utama: Berjalan di Tali (beban emosional dan fisik perawatan), Merancang Jalur Baru (strategi adaptif dan penyesuaian dalam rutinitas harian), dan Membangun Jembatan: Jalan Menuju Ketahanan (sumber dukungan dan pertumbuhan pribadi). Para partisipan menggambarkan tantangan seperti stigma, kelelahan, tekanan emosional, dan kehilangan identitas, tetapi juga berbagi kisah harapan, kekuatan batin, dan ikatan keluarga yang menguat. Mekanisme koping meliputi resiliensi emosional, dukungan dari keluarga dan komunitas, landasan spiritual, dan rutinitas harian yang adaptif. Seiring waktu, banyak keluarga melaporkan peningkatan komunikasi, peningkatan ketahanan emosional, dan ikatan yang lebih kuat. Temuan ini menyoroti pentingnya sistem pendukung yang relevan secara budaya, termasuk akses ke terapi, pendidikan keluarga, perawatan diri pengasuh, dan layanan dukungan pendidikan. Studi ini merekomendasikan pengembangan buku panduan GSA, pembentukan jaringan dukungan lokal, dan penyertaan lokakarya kesehatan mental untuk pengasuh. Wawasan ini bertujuan untuk menginformasikan pendidik, penyedia layanan kesehatan, dan pembuat kebijakan dalam merancang intervensi yang efektif, penuh kasih, dan inklusif bagi keluarga yang membesarkan anak dengan GSA.

Penelitian ini menunjukkan bahwa merawat anak dengan Gangguan Spektrum Autisme (GSA) menimbulkan tantangan emosional, fisik, dan sosial yang berkelanjutan bagi orang tua dan wali.Meskipun demikian, para pengasuh menunjukkan adaptasi luar biasa melalui berbagai mekanisme koping seperti penerimaan, keyakinan, perawatan diri, serta pencarian dukungan dari keluarga, profesional, dan sumber daya komunitas, yang membantu mereka menjaga keseimbangan dan kesejahteraan.Pada akhirnya, pengalaman merawat ini merupakan perjalanan transformatif yang mendorong pertumbuhan pribadi, kesabaran, dan ikatan keluarga yang lebih kuat, menegaskan perlunya dukungan sosial dan institusional berkelanjutan untuk memberdayakan keluarga-keluarga ini.

Mengingat bahwa penelitian ini terbatas pada satu wilayah geografis dan menggunakan pendekatan fenomenologi kualitatif, disarankan untuk melakukan studi komparatif. Penelitian ini dapat membandingkan pengalaman hidup dan strategi koping orang tua/wali anak dengan Gangguan Spektrum Autisme (GSA) di berbagai wilayah, misalnya antara daerah perkotaan yang memiliki akses layanan lebih baik dan daerah pedesaan di Filipina, atau bahkan lintas negara berkembang, untuk mengidentifikasi perbedaan kebutuhan dukungan yang relevan secara budaya. Selain itu, sejalan dengan rekomendasi pengembangan panduan GSA, jaringan dukungan lokal, dan lokakarya kesehatan mental untuk pengasuh, studi lanjutan perlu mengevaluasi efektivitas program-program intervensi tersebut. Peneliti dapat mengimplementasikan dan mengukur dampak intervensi ini secara kuantitatif atau campuran, untuk menilai bagaimana program-program ini secara nyata meningkatkan kualitas hidup, resiliensi, serta mengurangi beban emosional dan fisik para pengasuh. Akhirnya, mengingat bahwa perawatan GSA adalah perjalanan jangka panjang yang memicu pertumbuhan pribadi dan evolusi dinamika keluarga, penelitian longitudinal sangat krusial. Studi ini dapat melacak perkembangan strategi koping, ikatan keluarga, dan resiliensi individu seiring bertambahnya usia anak dengan GSA, mengidentifikasi titik-titik krusial di mana dukungan sangat dibutuhkan, serta meneliti bagaimana perubahan ini membentuk identitas dan kesejahteraan jangka panjang keluarga. Pendekatan ini akan memberikan pemahaman mendalam tentang adaptasi dan kebutuhan berkelanjutan keluarga.

  1. Global prevalence of autism: A systematic review update - Zeidan - 2022 - Autism Research - Wiley Online... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/aur.2696Global prevalence of autism A systematic review update Zeidan 2022 Autism Research Wiley Online onlinelibrary wiley doi 10 1002 aur 2696
  2. Coping strategies adopted by caregivers of children with autism in the Limpopo Province, South Africa... ajod.org/index.php/ajod/article/view/1384Coping strategies adopted by caregivers of children with autism in the Limpopo Province South Africa ajod index php ajod article view 1384
Read online
File size889.81 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test