POLITEKNIKALISLAMPOLITEKNIKALISLAM
Jurnal Teras KesehatanJurnal Teras KesehatanMSCT Stonografi adalah modalitas pilihan untuk mengevaluasi urolitiasis karena akurasi diagnostiknya yang tinggi. Namun, meningkatnya penggunaan pencitraan CT telah menimbulkan kekhawatiran mengenai paparan radiasi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dosis radiasi yang diterima oleh pasien yang menjalani MSCT stonografi di Rumah Sakit Umum Dr. Hasan Sadikin Bandung, dan untuk menilai pengaruh parameter teknis terhadap variabilitas dosis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Sebanyak 29 pasien dewasa (laki-laki dan perempuan) yang menjalani stonografi MSCT dipilih sebagai sampel. Data dosis radiasi, termasuk CTDIvol dan DLP, dikumpulkan langsung dari konsol CT dan didukung oleh rekam medis pasien. Analisis regresi linier berganda dilakukan untuk menilai hubungan antara dosis CT dan parameter teknis seperti kV, mAs, jangkauan pindai, dan volume Interest (VOI). Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata CTDIvol adalah 11,83 mGy dan rata-rata DLP adalah 644,64 mGy·cm, keduanya melebihi Diagnostic Reference Levels (DRL) internasional. Analisis statistik menunjukkan bahwa hanya parameter mAs yang memiliki efek signifikan terhadap CTDIvol (p = 0,043), sementara parameter lain seperti kV, rentang pindai, dan VOI tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Tidak ada parameter teknis yang secara signifikan memengaruhi DLP. Sebagian besar pasien menerima dosis radiasi di atas standar internasional yang direkomendasikan. Pengaturan mAs merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap CTDIvol, yang menyoroti perlunya strategi optimasi seperti modulasi dosis dan standardisasi protokol untuk memastikan keselamatan pasien sekaligus mempertahankan kualitas citra diagnostik.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh parameter teknis radiografi—termasuk Voltage (kV), Milliampere-second (mAs), Range, dan Velocity of Flow (VoF)—terhadap nilai Computed Tomography Dose Index (CTDI) dan Dose Length Product (DLP) pada pemeriksaan CT scan.Hasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi keempat variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap CTDI (p < 0,05), namun tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap DLP (p > 0,05).Temuan ini mengindikasikan bahwa pengaturan parameter teknis lebih sensitif dalam mempengaruhi indeks dosis per irisan (CTDI) dibandingkan dosis total pemeriksaan (DLP).Kemajuan terkini dalam penelitian terkait optimasi dosis CT scan menekankan penerapan teknik automatic exposure control, iterative reconstruction, dan penggunaan protokol rendah dosis yang disesuaikan dengan ukuran pasien.Hasil penelitian ini berkontribusi dalam mendukung upaya optimasi tersebut, khususnya dengan memberikan data empiris mengenai variabel teknis yang paling relevan dalam mengendalikan dosis.Untuk penelitian selanjutnya, disarankan dilakukan pengujian dengan jumlah sampel lebih besar dan variasi protokol yang lebih luas, termasuk perbandingan antara teknologi CT konvensional dan generasi terbaru dengan artificial intelligence-based dose optimization.Selain itu, kajian longitudinal terhadap efek perubahan parameter teknis terhadap kualitas citra dan akurasi diagnosis juga penting dilakukan agar rekomendasi optimasi dosis dapat diimplementasikan tanpa mengorbankan mutu diagnostik.
Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada optimasi protokol CT scan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi optimasi dosis yang lebih komprehensif, seperti penggunaan automatic exposure control, iterative reconstruction, dan protokol rendah dosis yang disesuaikan dengan ukuran pasien. Selain itu, penelitian longitudinal yang menyelidiki efek perubahan parameter teknis terhadap kualitas citra dan akurasi diagnosis juga penting untuk memastikan bahwa optimasi dosis tidak mengorbankan mutu diagnostik. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam upaya mengurangi paparan radiasi pada pasien tanpa mengorbankan kualitas pemeriksaan CT scan.
- Evaluasi Dosis Paparan Radiasi Pada Pemeriksaan MSCT Stonografi Kasus Urolithiasis Di Rumah Sakit Umum... doi.org/10.38215/20zmyg78Evaluasi Dosis Paparan Radiasi Pada Pemeriksaan MSCT Stonografi Kasus Urolithiasis Di Rumah Sakit Umum doi 10 38215 20zmyg78
- PENGARUH VARIASI ROTATION TIME TERHADAP CTDI (CT DOSE INDEX) DAN DLP (DOSE LENGTH PRODUCT) PADA PEMERIKSAAN... journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/prepotif/article/view/31910PENGARUH VARIASI ROTATION TIME TERHADAP CTDI CT DOSE INDEX DAN DLP DOSE LENGTH PRODUCT PADA PEMERIKSAAN journal universitaspahlawan ac index php prepotif article view 31910
| File size | 776.32 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIFLORUNIFLOR Artikel ini bertujuan untuk membahas secara mendalam mengenai uji normalitas dan uji homogenitas varians dalam analisis statistik, yang merupakan langkahArtikel ini bertujuan untuk membahas secara mendalam mengenai uji normalitas dan uji homogenitas varians dalam analisis statistik, yang merupakan langkah
STEKOMSTEKOM Metode kualitatif digunakan dengan pendistribusian kuesioner berdasarkan kriteria penelitian dan sampling purposive. Hasil menunjukkan bahwa ketiga variabelMetode kualitatif digunakan dengan pendistribusian kuesioner berdasarkan kriteria penelitian dan sampling purposive. Hasil menunjukkan bahwa ketiga variabel
LAAROIBALAAROIBA Sumber data penelitian ini berasal dari (www.idx. co.id dan www. ajaib. co.id) dalam bentuk data sekunder. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakanSumber data penelitian ini berasal dari (www.idx. co.id dan www. ajaib. co.id) dalam bentuk data sekunder. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Metode permainan ular tangga ini sangat sesuai untuk diterapkan pada siswa sekolah karena bersifat interaktif dan menyenangkan. Tujuan dari kegiatan pengabdianMetode permainan ular tangga ini sangat sesuai untuk diterapkan pada siswa sekolah karena bersifat interaktif dan menyenangkan. Tujuan dari kegiatan pengabdian
UNWUNW Anak laki-laki umumnya unggul dalam gaya belajar auditif dan kinestetik, sedangkan anak perempuan lebih baik dengan gaya belajar visual. Penelitian iniAnak laki-laki umumnya unggul dalam gaya belajar auditif dan kinestetik, sedangkan anak perempuan lebih baik dengan gaya belajar visual. Penelitian ini
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Perundungan di sekolah khususnya terhadap anak panti asuhan merupakan masalah serius yang berdampak pada kesehatan mental dan emosional anak. Anak-anakPerundungan di sekolah khususnya terhadap anak panti asuhan merupakan masalah serius yang berdampak pada kesehatan mental dan emosional anak. Anak-anak
STIAMISTIAMI Secara simultan ketiga variabel tersebut meningkatkan kinerja pegawai sebesar 60,3% variansi. Oleh karena itu, peningkatan pengawasan, koordinasi, danSecara simultan ketiga variabel tersebut meningkatkan kinerja pegawai sebesar 60,3% variansi. Oleh karena itu, peningkatan pengawasan, koordinasi, dan
UM SURABAYAUM SURABAYA Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 67 (total populasi). Metode yang digunakan dalam pemeriksaan glukosa darah adalah metode enzimatik Glucose OxidaseJumlah sampel dalam penelitian ini adalah 67 (total populasi). Metode yang digunakan dalam pemeriksaan glukosa darah adalah metode enzimatik Glucose Oxidase
Useful /
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH Tingkat nyeri lutut menggunakan Numerical Pain Rating Scale (NPRS) (skala 0-10) sebelum dan sesudah intervensi. Berdasarkan hasil penelitian pengaruh terapiTingkat nyeri lutut menggunakan Numerical Pain Rating Scale (NPRS) (skala 0-10) sebelum dan sesudah intervensi. Berdasarkan hasil penelitian pengaruh terapi
UNUKALTIMUNUKALTIM Dengan demikian, upacara adat Erau tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan budaya dan pariwisata, tetapi juga sebagai instrumen memperkokoh kohesi sosial,Dengan demikian, upacara adat Erau tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan budaya dan pariwisata, tetapi juga sebagai instrumen memperkokoh kohesi sosial,
UNWUNW Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model High Scope dalam mendukung perkembangan anak usia dini di berbagai aspek, termasuk kognitif,Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model High Scope dalam mendukung perkembangan anak usia dini di berbagai aspek, termasuk kognitif,
STIAMISTIAMI Metode dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam kepada informan, observasi dan studi dokumen.Metode dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam kepada informan, observasi dan studi dokumen.