IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO
Al-Syakhsiyyah: Journal of Law and Family StudiesAl-Syakhsiyyah: Journal of Law and Family StudiesPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana tantangan ilmiah penyusunan ar Risalah, mengetahui kritik ar Risalah terhadap ekstrimisme keberagaman saat itu, mengetahui tawaran ar Risalah yang bisa diidentifikasikan sebagai moderasi. Penelitian ini menggunakan metode metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan filosofis. Dengan sumber data utama kitab Ar-Risālah karya Muhammad bin Idris asy‑Syafii atau yang lebih dikenal dengan Imam Syafii, yang ditahqiq oleh Ahmad Muhammad Syakir. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa pada saat terjadinya ketegangan wacana hukum antara kedua kubu yang bersebarangan ini, ushul belum lahir sebagai disiplin ilmu, karena kerangka epistemologisnya belum jelas, Al-Risalah dibuka dengan paparan tentang aspek epistemologis dari hukum Islam, konsep metodologi hukum yang ditawarkan as‑Shafii berupaya mengendalikan rasionalitas yang berlebihan yang menghendaki perubahan dan tekstualitas yang berlebihan yang menghendaki kepastian menuju posisi moderat, sebagaimana tertulis dalam kitab Ar‑risalah.
Penelitian menunjukkan bahwa pada masa ketegangan wacana hukum, disiplin usul fiqh belum terbentuk karena kerangka epistemologis yang belum jelas, sementara Al‑Risalah menyediakan landasan epistemologis yang menyeimbangkan antara rasionalitas berlebih dan tekstualisme berlebih untuk mencapai posisi moderat.Pendekatan Imam Syafii berhasil mengintegrasikan akal dan teks, menghasilkan metodologi hukum yang menekankan moderasi.Karya Al‑Risalah tetap berpengaruh kuat dalam pengembangan jurisprudensi Islam dan menegaskan pentingnya metodologi yang relevan dengan konteks historis dan kontemporer.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana konsep moderasi dalam Al‑Risalah diterapkan dalam keputusan hukum kontemporer di negara-negara mayoritas Muslim, misalnya dengan menganalisis kasus-kasus pengadilan modern yang mengacu pada metodologi Syafii. Selain itu, studi perbandingan antara Al‑Risalah dan karya klasik lain seperti Kitab al‑Umm atau Al‑Muwatta dapat mengungkap perbedaan dan persamaan dalam upaya mencapai keseimbangan antara rasionalitas dan tekstualisme, sehingga memperkaya pemahaman tentang moderasi dalam tradisi hukum Islam. Selanjutnya, pendekatan interdisipliner yang menggabungkan analisis epistemologi Al‑Risalah dengan teori hukum modern dapat membantu mengadaptasi prinsip moderasi secara relevan pada tantangan sosial‑kultural masa kini, seperti isu bioetika atau teknologi digital.
| File size | 220.79 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
SERAMBISERAMBI Hasil tersebut menegaskan bahwa integrasi moderasi beragama yang berhasil dalam Kurikulum Merdeka memerlukan praktik manajemen yang koheren yang menghubungkanHasil tersebut menegaskan bahwa integrasi moderasi beragama yang berhasil dalam Kurikulum Merdeka memerlukan praktik manajemen yang koheren yang menghubungkan
PUBLINEPUBLINE Artikel ini membahas konsep moderasi beragama dalam Al-Quran dan Hadis melalui pendekatan Ulum al-Quran dan Ulum al-Hadis, serta implikasinya terhadapArtikel ini membahas konsep moderasi beragama dalam Al-Quran dan Hadis melalui pendekatan Ulum al-Quran dan Ulum al-Hadis, serta implikasinya terhadap
UMPOUMPO Penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif menggunakan penelitian perpustakaan dan wawancara mendalam ini menunjukkan bahwa esensi pendidikan dalamPenelitian kualitatif dengan analisis deskriptif menggunakan penelitian perpustakaan dan wawancara mendalam ini menunjukkan bahwa esensi pendidikan dalam
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Tauhid mengajarkan nilai keesaan Allah dan membentuk fondasi iman, fiqih memberikan pemahaman hukum syariat, sementara tasawuf menanamkan nilai-nilai keikhlasanTauhid mengajarkan nilai keesaan Allah dan membentuk fondasi iman, fiqih memberikan pemahaman hukum syariat, sementara tasawuf menanamkan nilai-nilai keikhlasan
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Penelitian ini menunjukkan bahwa afirmasi positif dapat menjadi salah satu cara yang sederhana tetapi bermanfaat untuk meningkatkan semangat belajar mahasiswaPenelitian ini menunjukkan bahwa afirmasi positif dapat menjadi salah satu cara yang sederhana tetapi bermanfaat untuk meningkatkan semangat belajar mahasiswa
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, melibatkan lima kitab tafsir utama, seperti Tafsir Al‑Munir dan TafsirPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, melibatkan lima kitab tafsir utama, seperti Tafsir Al‑Munir dan Tafsir
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Penelitian ini membahas kritik terhadap hermeneutika dalam tafsir Al-Quran dari perspektif ulama tradisional dan kontemporer, dengan tujuan mengeksplorasiPenelitian ini membahas kritik terhadap hermeneutika dalam tafsir Al-Quran dari perspektif ulama tradisional dan kontemporer, dengan tujuan mengeksplorasi
METROMETRO Data juga dikumpulkan dan dianalisis menggunakan wawancara dan teknik fenomenologis, masing-masing. Hasil menunjukkan bahwa materi kurikulum diarahkanData juga dikumpulkan dan dianalisis menggunakan wawancara dan teknik fenomenologis, masing-masing. Hasil menunjukkan bahwa materi kurikulum diarahkan
Useful /
UNDWIUNDWI Hasil penelitian menunjukkan bahwa Paulo Freire memiliki kritik budaya akademik sekolah sebagai alternatif gagasan pendidikan formal yang demokratis, meliputi:Hasil penelitian menunjukkan bahwa Paulo Freire memiliki kritik budaya akademik sekolah sebagai alternatif gagasan pendidikan formal yang demokratis, meliputi:
UNDWIUNDWI Hasil perhitungan statistik diperoleh Kelompok A1B1, yaitu kelompok siswa dengan motivasi mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing memiliki skorHasil perhitungan statistik diperoleh Kelompok A1B1, yaitu kelompok siswa dengan motivasi mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing memiliki skor
UMPOUMPO Analisis menggunakan semiotika Roland Barthes untuk memahami hubungan antara penanda dan petanda. Hasil penelitian menunjukkan adanya nilai moral kepadaAnalisis menggunakan semiotika Roland Barthes untuk memahami hubungan antara penanda dan petanda. Hasil penelitian menunjukkan adanya nilai moral kepada
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Temuan tersebut menantang anggapan bahwa self‑efficacy berfungsi sebagai pelindung terhadap burnout, menunjukkan bahwa faktor tersebut bersifat kontekstualTemuan tersebut menantang anggapan bahwa self‑efficacy berfungsi sebagai pelindung terhadap burnout, menunjukkan bahwa faktor tersebut bersifat kontekstual