UAIUAI

JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAJURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA

Remaja cukup rentan mengalami kondisi psikologis yang negatif seperti depresi, kecemasan dan stress. Pandemi Covid-19 yang terjadi menyebabkan adanya kebijakan seperti social distancing yang membatasi remaja sehingga remaja perlu beradaptasi kembali untuk dapat menjalani kegiatan sehari-hari maupun menjalani tugas-tugas perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi kondisi psikologis yang negatif pada remaja yakni depresi, kecemasan, dan stress selama Pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain cross-sectional. Penelitian ini dilakukan selama Bulan Agustus 2020 terhadap 647 remaja berusia 14-18 tahun di Kota Bandung. Alat ukur yang digunakan adalah DASS-42 yang dikerjakan oleh partisipan secara daring. Reliabilitas DASS-42 pada penelitian ini memiliki koefisien alpha sebesar 0,955. Hasil penelitian menunjukkan kondisi psikologis negatif yang paling banyak dialami oleh remaja selama Pandemi Covid-19 adalah kecemasan yang dirasakan oleh 58,74% remaja. Disamping itu, terdapat 32,15% remaja yang mengalami depresi dan 34,7% remaja mengalami stress selama Pandemi Covid-19. Prevalensi kondisi psikologis negatif seperti depresi, kecemasan dan stress lebih banyak dialami oleh remaja perempuan dibandingkan dengan remaja laki-laki.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap 647 remaja di Kota Bandung, dapat ditarik kesimpulan bahwa kecemasan merupakan kondisi psikologis negatif yang paling banyak dialami oleh remaja.Prevalensi pada masing-masing kondisi psikologis negatif lebih banyak dialami oleh remaja perempuan dibandingkan dengan remaja laki-laki.

Penelitian longitudinal untuk memantau perubahan tingkat depresi, kecemasan, dan stres pada remaja selama dan setelah pandemi, guna mengidentifikasi trajektori kesehatan mental jangka panjang. Studi kualitatif dengan wawancara mendalam pada remaja perempuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor kontekstual seperti dukungan sosial, beban akademik daring, dan persepsi terhadap kebijakan pembatasan sosial yang berkontribusi pada kecemasan. Uji coba intervensi berbasis aplikasi mobile yang menyediakan modul coping dan psikopedagogi untuk mengurangi stres dan kecemasan pada remaja, dengan desain randomized controlled trial untuk menilai efektivitasnya. Analisis komparatif antara remaja di daerah perkotaan dan pedesaan dalam hal prevalensi dan determinan depresi, kecemasan, serta stres selama pandemi, untuk menilai perbedaan geografis dan akses layanan kesehatan mental. Penelitian eksperimental yang menguji pengaruh program pelatihan literasi digital terhadap kemampuan adaptasi belajar daring dan dampaknya terhadap tingkat stres akademik pada remaja usia 14-18 tahun.

  1. Prevalence of Depression, Anxiety, and Stress during COVID-19 Pandemic - Journal of Neurosciences in... doi.org/10.1055/s-0040-1716442Prevalence of Depression Anxiety and Stress during COVID 19 Pandemic Journal of Neurosciences in doi 10 1055 s 0040 1716442
Read online
File size309.06 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test