JURNALISTIQOMAHJURNALISTIQOMAH
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI)Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI)Makanan cepat saji merupakan salah satu makanan yang kurang sehat dan sangat digemari oleh anak remaja. Makanan cepat saji merupakan makanan cepat saji yang mengandung lemak, protein, gula, dan juga garam yang tinggi, tapi tidak semua makanan cepat saji itu tidak sehat salah satu contohnya itu buah potong. Genetik, kurang aktifitas fisik, faktor keluarga, psikologis, serta terlalu banyak mengkonsumsi makanan dan minuman cepat saji merupakan beberapa faktor dari obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mengkonsumsi makanan cepat saji pada remaja yang terkena obesitas. Penelitian ini menggunakan metode literature review atau tinjauan pustaka. Waktu yang digunakan untuk penelitian ini pada bulan maret sampai bulan april. Adapun kata kunci yang digunakan dalam pencarian jurnal dengan kriteria yang digunakan adalah jurnal yang memiliki pembahasan tentang mengkonsumsi makanan cepat saji terhadap resiko obesitas remaja. Databased yang digunakan untuk mencari jurnal yaitu Google Scholar, PubMed, Web Garuda. Rentang waktu literature yang digunakan pada tahun 2020 sampai 2025. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara mengkonsumsi makanan cepat saji dengan obesitas pada remaja. Saran dari hasil kajian literature review ini untuk selanjutnya menggunakan databased yang lebih bervariasi untuk mendapatkan hasil literatur yang lebih banyak lagi dari berbagai negara. Selain itu untuk penelitian selanjutnya dapat menggunakan desain penelitian cross-sectional, systematic review, atau penelitian lain yang dapat melihat hubungan antara mengkonsumsi makanan cepat saji dengan obesitas.
Dapat disimpulkan bahwa dari 18 jurnal yang digunakan, 14 jurnal menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara mengkonsumsi makanan cepat saji dengan obesitas.Adapun alasan tidak adanya hubungan yang signifikan antara mengkonsumsi makanan cepat saji dengan obesitas karena terdapat pengaruh lain yaitu seperti genetik, pola makan secara menyeluruh, pengaruh lingkungan, dan juga aktifitas fisik.Makanan yang dapat menyebabkan obesitas merupakan makanan cepat saji yang banyak mengandung tinggi lemak, kalori, gula.
Berdasarkan hasil kajian literatur, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada identifikasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap obesitas pada remaja selain konsumsi makanan cepat saji, seperti peran faktor genetik, lingkungan sosial, dan tingkat aktivitas fisik. Selain itu, penelitian dapat dilakukan dengan desain yang lebih komprehensif, seperti studi longitudinal atau intervensi berbasis komunitas, untuk memahami hubungan sebab-akibat antara konsumsi makanan cepat saji dan obesitas secara lebih mendalam. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai strategi pencegahan obesitas yang disesuaikan dengan konteks budaya dan sosial remaja, termasuk program edukasi gizi, promosi aktivitas fisik, dan kebijakan pembatasan iklan makanan cepat saji.
| File size | 281.04 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIC PUBLISHERIAIC PUBLISHER Organizations that integrate technological tools with a strong analytical culture achieve greater adaptability and stronger customer centered outcomes.Organizations that integrate technological tools with a strong analytical culture achieve greater adaptability and stronger customer centered outcomes.
OJSOJS Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam tiga pertemuan. Subjek penelitian terdiriMetode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam tiga pertemuan. Subjek penelitian terdiri
STIKESWILLIAMBOOTHSTIKESWILLIAMBOOTH Stunting dan tuberkulosis (TB) merupakan dua masalah kesehatan anak yang saling berkaitan dan berdampak pada tumbuh kembang anak secara jangka panjang.Stunting dan tuberkulosis (TB) merupakan dua masalah kesehatan anak yang saling berkaitan dan berdampak pada tumbuh kembang anak secara jangka panjang.
STIKESWILLIAMBOOTHSTIKESWILLIAMBOOTH Implikasi praktis dari temuan ini mencakup rekomendasi untuk mengintegrasikan program yoga postnatal ke dalam layanan standar perawatan ibu nifas di fasilitasImplikasi praktis dari temuan ini mencakup rekomendasi untuk mengintegrasikan program yoga postnatal ke dalam layanan standar perawatan ibu nifas di fasilitas
STIKESWILLIAMBOOTHSTIKESWILLIAMBOOTH Yoga prenatal terbukti efektif dalam mengurangi stres, kecemasan, dan depresi pada ibu hamil trimester kedua dan ketiga. Temuan ini mengindikasikan bahwaYoga prenatal terbukti efektif dalam mengurangi stres, kecemasan, dan depresi pada ibu hamil trimester kedua dan ketiga. Temuan ini mengindikasikan bahwa
UMJ PremiumUMJ Premium Indeks massa tubuh 36 responden (53,7%) normal, 13 responden (19,4%) underweight, 8 responden (11,9%) obesitas 1, 7 responden (10,4%) overweight, 3 respondenIndeks massa tubuh 36 responden (53,7%) normal, 13 responden (19,4%) underweight, 8 responden (11,9%) obesitas 1, 7 responden (10,4%) overweight, 3 responden
UMJ PremiumUMJ Premium Besar risiko mengalami obesitas pada anak yang sering mengkonsumsi fast food dan junk food paling tinggi sebesar 30,7 kali daripada anak-anak yang jarangBesar risiko mengalami obesitas pada anak yang sering mengkonsumsi fast food dan junk food paling tinggi sebesar 30,7 kali daripada anak-anak yang jarang
UMJ PremiumUMJ Premium Minuman yang diberikan adalah minuman elektrolit dengan jumlah karbohidrat sebanyak 1 gr/kgBB pada kelompok perlakuan dan 0,35 gr/kgBB pada kelompok kontrol.Minuman yang diberikan adalah minuman elektrolit dengan jumlah karbohidrat sebanyak 1 gr/kgBB pada kelompok perlakuan dan 0,35 gr/kgBB pada kelompok kontrol.
Useful /
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas response time perawat berada pada kategori cepat sebanyak 23 responden (65,7%), keselamatan pasien mayoritasHasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas response time perawat berada pada kategori cepat sebanyak 23 responden (65,7%), keselamatan pasien mayoritas
JURNALISTIQOMAHJURNALISTIQOMAH Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyabab anemia pada remaja putri. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kajian literatur.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyabab anemia pada remaja putri. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kajian literatur.
UMJ PremiumUMJ Premium Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dalam bentuk deskriptif laporan kasus yang mencakup pengkajian keperawatan, diagnosa keperawatan, intervensiMetode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dalam bentuk deskriptif laporan kasus yang mencakup pengkajian keperawatan, diagnosa keperawatan, intervensi
JURNALISTIQOMAHJURNALISTIQOMAH 3%. Dan kandungan gizi dari A2 protein 6. 85% dan lemak 21. 8%. Peneliti selanjutnya disarankan untuk melihat kandungan gizi karbohidrat dan serat yang3%. Dan kandungan gizi dari A2 protein 6. 85% dan lemak 21. 8%. Peneliti selanjutnya disarankan untuk melihat kandungan gizi karbohidrat dan serat yang