MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI
BULLET : Jurnal Multidisiplin IlmuBULLET : Jurnal Multidisiplin IlmuKentang (Solanum tuberosum L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang berpotensi menjadi alternatif sumber karbohidrat. Seiring bertambahnya jumlah penduduk, permintaan terhadap kentang terus meningkat; namun demikian, pertumbuhan dan produktivitasnya sering terhambat oleh kondisi lingkungan yang kurang mendukung, terutama cekaman kekeringan. Polyethylene Glycol (PEG) merupakan senyawa osmotikum yang umum digunakan untuk mensimulasikan cekaman kekeringan pada tanaman secara in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh PEG 6000 serta menentukan konsentrasi PEG yang masih toleran bagi pertumbuhan planlet kentang pada kondisi cekaman kekeringan in vitro.
Pemberian PEG 6000 pada berbagai konsentrasi berpengaruh nyata terhadap persentase planlet hidup, tinggi planlet, dan indeks stomata, di mana seluruh parameter menunjukkan penurunan seiring meningkatnya konsentrasi PEG.Berdasarkan hasil penelitian, konsentrasi PEG 6000 yang masih toleran untuk seleksi cekaman kekeringan pada planlet kentang secara in vitro adalah konsentrasi 15%.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang mekanisme adaptasi planlet kentang terhadap cekaman kekeringan yang ditimbulkan oleh PEG. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengaruh konsentrasi PEG yang lebih tinggi terhadap pertumbuhan dan perkembangan planlet kentang, serta bagaimana hal ini dapat mempengaruhi produktivitas tanaman kentang secara keseluruhan. Terakhir, studi tentang pengaruh PEG pada berbagai varietas kentang dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang toleransi tanaman terhadap cekaman kekeringan.
| File size | 414.76 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui kajian pustaka dan penelitian lapangan. Metode pengumpulan data meliputiPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui kajian pustaka dan penelitian lapangan. Metode pengumpulan data meliputi
FORMOSAPUBLISHERFORMOSAPUBLISHER Kelompok musik tradisional di Indonesia masih mengalami marginalisasi sosial yang signifikan dalam mengakses BPJS Ketenagakerjaan. Marginalisasi ini terjadiKelompok musik tradisional di Indonesia masih mengalami marginalisasi sosial yang signifikan dalam mengakses BPJS Ketenagakerjaan. Marginalisasi ini terjadi
UncenUncen Ulat sagu (Rhynchophorus bilineatus) telah lama dikonsumsi oleh masyarakat asli Papua dan Maluku sebagai pelengkap (lauk) bubur sagu (papeda) dan diketahuiUlat sagu (Rhynchophorus bilineatus) telah lama dikonsumsi oleh masyarakat asli Papua dan Maluku sebagai pelengkap (lauk) bubur sagu (papeda) dan diketahui
UncenUncen Pembangunan infrastruktur, khususnya jalan lingkar, telah menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal yang bergantung pada hutanPembangunan infrastruktur, khususnya jalan lingkar, telah menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal yang bergantung pada hutan
ITENASITENAS Penelitian ini membandingkan metode QuEChERS EN 15662.01 untuk analisis residu dimethoate dan methidathion pada kentang, menunjukkan linearitas yang baikPenelitian ini membandingkan metode QuEChERS EN 15662.01 untuk analisis residu dimethoate dan methidathion pada kentang, menunjukkan linearitas yang baik
UNTAG SMDUNTAG SMD Faktor anak petak yaitu: (b1) S:10-30g, (b2) M:30-60g dan (b3) L: 60-90g. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk oraganik dan ukuran bibit hanyaFaktor anak petak yaitu: (b1) S:10-30g, (b2) M:30-60g dan (b3) L: 60-90g. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk oraganik dan ukuran bibit hanya
UMMUMM Hasilnya menunjukkan bahwa NHS Indonesia merupakan black swan karena tujuan, praktik, dan regulasi yang sangat berbeda dari sistem jaminan sosial yangHasilnya menunjukkan bahwa NHS Indonesia merupakan black swan karena tujuan, praktik, dan regulasi yang sangat berbeda dari sistem jaminan sosial yang
UNIDAUNIDA Pengukuran laju pertumbuhan bobot dan panjang terbaik pada perlakuan B dengan nilai rata-rata sebesar 23,56% dan 1,8 cm. Sedangkan untuk tingkat kelangsunganPengukuran laju pertumbuhan bobot dan panjang terbaik pada perlakuan B dengan nilai rata-rata sebesar 23,56% dan 1,8 cm. Sedangkan untuk tingkat kelangsungan
Useful /
UncenUncen Berdasarkan hasil sekuensing dan BLAST didapatkan dua subtipe HIV-1 di Kabupaten Jayapura, yaitu subtipe CRF01_AE (31 responden. Hasil analisis statistikBerdasarkan hasil sekuensing dan BLAST didapatkan dua subtipe HIV-1 di Kabupaten Jayapura, yaitu subtipe CRF01_AE (31 responden. Hasil analisis statistik
UncenUncen Trichophyton concentricum merupakan fungi penyebab dermatofitosis berupa Tinea imbricate yang umum terjadi di Papua. Masyarakat adat menggunakan LantanaTrichophyton concentricum merupakan fungi penyebab dermatofitosis berupa Tinea imbricate yang umum terjadi di Papua. Masyarakat adat menggunakan Lantana
UncenUncen mangle, R. mucronata, Aegiceras floridum, Bruguiera gymnorhiza, dan Nypa fruticans. Penyebaran jenis mangrove di Waisai tidak merata. A. floridum hanyamangle, R. mucronata, Aegiceras floridum, Bruguiera gymnorhiza, dan Nypa fruticans. Penyebaran jenis mangrove di Waisai tidak merata. A. floridum hanya
UncenUncen Penelitian ini bertujuan untuk menentukan parameter biofisik untuk budidaya rumput laut. Parameter tersebut diproporsi menjadi empat kelas: sangat sesuai,Penelitian ini bertujuan untuk menentukan parameter biofisik untuk budidaya rumput laut. Parameter tersebut diproporsi menjadi empat kelas: sangat sesuai,