LANLAN
jurnal borneo administratorjurnal borneo administratorThe Directorate General of Customs and Excise (DGCE) is undergoing a transformative process aligned with bureaucratic reform objectives to achieve world-class status. This transition involves a shift from structural to functional roles, focusing on prioritizing expertise and skills. In this evolving environment, functional officers are increasingly recognized as akin to knowledge workers, highlighting the need for strategic HR approaches to maximize their knowledge as a core asset. This study examines the impact of approaches that enhance knowledge worker productivity (KWP) on functional officers by promoting personal knowledge management (PKM) through idiosyncratic job design reflected in dimensions, such as job definition, job autonomy, innovation as a job requirement, and lifelong learning orientation. Data was gathered from 249 functional officers at the DGCE through Google Forms. The Structural Equation Modeling method, employing a Partial Least Square, was utilized for data analysis. The findings reveal several vital insights: job definition and lifelong learning orientation emerge as significant positive drivers of PKM. While job autonomy exhibits a positive effect, it is not statistically significant. Interestingly, innovation as a job requirement demonstrates a non-significant negative impact. Moreover, the study underscores the significant and positive influence of PKM on KWP. Based on these findings, the study recommends an organizational redefinition of functional officer productivity, providing organizational support to foster an environment conducive to PKM. Additionally, it recommends clarifying the scope of functional officer responsibilities and authorities, alongside optimizing the role of direct supervisors as facilitators, bridging the gap between the organization and functional officers.
The study reveals that job definition and lifelong learning orientation significantly drive personal knowledge management (PKM) among functional officers.While job autonomy shows a positive but statistically insignificant effect, innovation as a job requirement demonstrates a non-significant negative impact.Ultimately, PKM significantly and positively influences knowledge worker productivity (KWP).These findings suggest a need for organizational redefinition of functional officer productivity, fostering a supportive environment for PKM, and clarifying roles and responsibilities.
Further research should investigate the specific mechanisms through which job definition and lifelong learning orientation enhance PKM, potentially exploring the role of training programs and mentorship initiatives. Additionally, studies could examine the reasons behind the non-significant negative impact of innovation as a job requirement, considering factors like organizational culture and resource availability. Finally, future research could explore the long-term effects of PKM on organizational performance and the development of a knowledge-based culture within the DGCE, potentially utilizing longitudinal studies to track changes over time. These investigations should aim to provide actionable insights for policymakers and practitioners seeking to optimize knowledge worker productivity and drive bureaucratic reform in public service organizations, ultimately contributing to a more efficient and effective government.
| File size | 249.59 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
CEREDINDONESIACEREDINDONESIA Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif, dilakukan untuk mengetahui sejarah regulasi mengenai PHK karena alasan mendesak mulai dari yangPenelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif, dilakukan untuk mengetahui sejarah regulasi mengenai PHK karena alasan mendesak mulai dari yang
STIESIASTIESIA Secara teoritis, penelitian ini berkontribusi dengan beberapa cara. Pertama, green marketing jarang diperiksa sebagai variabel mediating dalam studi sebelumnya.Secara teoritis, penelitian ini berkontribusi dengan beberapa cara. Pertama, green marketing jarang diperiksa sebagai variabel mediating dalam studi sebelumnya.
CEREDINDONESIACEREDINDONESIA Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Implementasi HRIS terintegrasi (yang mencakup e-rekrutmen, e-learning, penilaian kinerja digital,Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Implementasi HRIS terintegrasi (yang mencakup e-rekrutmen, e-learning, penilaian kinerja digital,
JOURNALSJOURNALS Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam literasi lingkungan: pemahaman terhadap bahaya e-waste dan pentingnya daur ulang meningkatHasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam literasi lingkungan: pemahaman terhadap bahaya e-waste dan pentingnya daur ulang meningkat
APTIKOMAPTIKOM Sistem yang dikembangkan kemudian memberikan rekomendasi berdasarkan kombinasi variabel yang relevan, serta diuji pada sejumlah lokasi alternatif. HasilSistem yang dikembangkan kemudian memberikan rekomendasi berdasarkan kombinasi variabel yang relevan, serta diuji pada sejumlah lokasi alternatif. Hasil
UMSBUMSB Ileus pasca operasi merupakan masalah utama dan sementara yang terjadi pada sekitar 25% pasien setelah operasi abdomen, ditandai dengan distensi abdomen,Ileus pasca operasi merupakan masalah utama dan sementara yang terjadi pada sekitar 25% pasien setelah operasi abdomen, ditandai dengan distensi abdomen,
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Selain itu, pemanfaatan teknologi informasi yang tepat dalam sistem informasi organisasi berbasis teknologi informasi juga menjadi elemen penting dalamSelain itu, pemanfaatan teknologi informasi yang tepat dalam sistem informasi organisasi berbasis teknologi informasi juga menjadi elemen penting dalam
RAHARJARAHARJA Institusi diharapkan mampu berkompetisi dan menjadi unggulan melalui penerapan KM sebagai aset strategis. Pengetahuan dan pengalaman menjadi sumber dayaInstitusi diharapkan mampu berkompetisi dan menjadi unggulan melalui penerapan KM sebagai aset strategis. Pengetahuan dan pengalaman menjadi sumber daya
Useful /
PUTRAGALUHPUTRAGALUH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa MTs Mujahidin, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proportionalPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa MTs Mujahidin, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proportional
STIESIASTIESIA Penelitian ini menemukan bahwa pengungkapan karbon di sektor energi Indonesia, dalam lingkungan pelaporan yang sebagian besar bersifat sukarela, cenderungPenelitian ini menemukan bahwa pengungkapan karbon di sektor energi Indonesia, dalam lingkungan pelaporan yang sebagian besar bersifat sukarela, cenderung
YASIN ALSYSYASIN ALSYS borders and boundaries, cooperative-constructive regimes, ideological-political relations, diplomacy, communications, and the end of violence. The analysisborders and boundaries, cooperative-constructive regimes, ideological-political relations, diplomacy, communications, and the end of violence. The analysis
RAHARJARAHARJA E-Procurement di Indonesia telah terbukti memberikan manfaat positif dengan mewujudkan pengadaan barang dan jasa berprinsip Good Corporate Governance,E-Procurement di Indonesia telah terbukti memberikan manfaat positif dengan mewujudkan pengadaan barang dan jasa berprinsip Good Corporate Governance,