UMNUMN

Islamic Business Management StudiesIslamic Business Management Studies

Pembangunan desa memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena desa merupakan unit pemerintahan terkecil yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Namun, banyak desa di Indonesia masih menghadapi permasalahan mendasar, seperti rendahnya kualitas sumber daya manusia, keterbatasan infrastruktur, lemahnya tata kelola pemerintahan desa, serta belum optimalnya pemanfaatan potensi lokal. Salah satu sektor potensial dalam pembangunan ekonomi desa pesisir adalah perikanan budidaya, khususnya tambak udang. Udang merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi dengan permintaan pasar yang stabil, baik domestik maupun ekspor. Di Desa Pasar rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, sebagian besar masyarakat menggantungkan mata pencaharian pada usaha tambak udang. Meskipun demikian, kesejahteraan petani tambak udang belum sepenuhnya stabil karena dipengaruhi oleh fluktuasi produktivitas dan harga udang. Produktivitas tambak udang masih belum optimal akibat penggunaan metode budidaya tradisional, keterbatasan teknologi, faktor lingkungan, serta serangan penyakit. Di sisi lain, harga udang di tingkat petani bersifat fluktuatif dan dipengaruhi oleh permintaan pasar, kondisi panen raya, serta ketergantungan pada pengepul, sehingga posisi tawar petani menjadi lemah. Ketidakstabilan produktivitas dan harga tersebut berdampak langsung pada pendapatan dan kesejahteraan petani, termasuk kemampuan memenuhi kebutuhan dasar, pendidikan, dan kesehatan keluarga. Dalam perspektif ekonomi syariah, kesejahteraan (falāḥ) tidak hanya diukur dari aspek materi, tetapi juga mencakup keadilan, keberkahan, dan keberlanjutan usaha. Islam mendorong umatnya untuk bekerja secara optimal dan jujur dalam bermuamalah, sebagaimana ditegaskan dalam QS. At-Taubah verse 105. Oleh karena itu, kajian mengenai pengaruh produktivitas dan harga udang terhadap kesejahteraan petani tambak dalam perspektif ekonomi syariah menjadi penting untuk dilakukan, guna memperoleh gambaran empiris dan merumuskan solusi yang berorientasi pada kemaslahatan bersama.

Berdasarkan hasil dan pembahasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa produktivititas dan harga udang memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani tambak udang dalam perspektif ekonomi syariah.Kedua variabel ini saling melengkapi dalam mewujudkan kesejahteraan yang adil, berkelanjutan, dan bernilai keberkahan.Kesejahteraan petani dalam penelitian ini diukur berdasarkan indikator ekonomi dan sosial yang selaras dengan perspektif ekonomi syariah, antara lain.pendapatan, pengeluaran, keadaan tempat tinggal, dan fasilitas tempat tinggal.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti lebih dalam mengenai pengaruh faktor-faktor lingkungan terhadap produktivitas tambak udang, seperti kualitas air dan perubahan iklim, serta bagaimana faktor-faktor tersebut dapat dimitigasi dengan pendekatan ekonomi syariah. Kedua, perlu dilakukan penelitian mengenai peran sertifikasi halal dan sistem jaminan kualitas dalam meningkatkan daya saing udang dari Desa Pasar Rawa di pasar domestik maupun internasional, sehingga dapat meningkatkan harga jual dan kesejahteraan petani. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis perikanan budidaya udang yang berbasis ekonomi syariah, dengan melibatkan koperasi atau kelompok tani untuk memperkuat posisi tawar petani dalam menentukan harga dan mengakses pasar yang lebih luas, sehingga tercipta kesejahteraan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Read online
File size406.79 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test