STKIP BIMASTKIP BIMA
ESESPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam efektivitas administrasi dan supervisi pendidikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di SDIT Ikhtiar UNHAS Makassar. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang akademik, pengawas sekolah, guru-guru di berbagai tingkatan kelas, dan staf administrasi yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem administrasi pendidikan di SDIT Ikhtiar UNHAS Makassar telah terstruktur dengan baik, mencapai tingkat kelengkapan dokumen pembelajaran 96%. Program supervisi akademik dilaksanakan secara sistematis dan berkelanjutan dengan frekuensi 2 kali per semester, mencakup observasi kelas, konferensi reflektif, analisis dokumen pembelajaran, dan rapat koordinasi supervisi. Integrasi sinergis antara administrasi yang efisien dan supervisi yang terstruktur telah meningkatkan kompetensi pedagogik guru sebesar 21%, kepuasan guru terhadap proses supervisi mencapai 92%, dan penggunaan metode pembelajaran inovatif meningkat 30%. Hasil penelitian juga menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar siswa dari 76% menjadi 88% dan rata-rata nilai siswa meningkat dari 74,2 menjadi 81,6. Meskipun menghadapi hambatan seperti keterbatasan waktu guru dan beban administratif yang tinggi, faktor-faktor pendukung berupa kepemimpinan kepala sekolah yang inspiratif (95%), budaya sekolah yang kolaboratif (92%), dan dukungan pengawas dari dinas pendidikan (98%) telah memungkinkan implementasi yang efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas administrasi dan supervisi pendidikan memiliki pengaruh signifikan dan berkelanjutan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, profesionalisme guru, dan prestasi belajar siswa di SDIT Ikhtiar UNHAS Makassar.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas administrasi dan supervisi pendidikan memiliki pengaruh signifikan dan berkelanjutan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di SDIT Ikhtiar UNHAS Makassar.Sistem administrasi yang terstruktur dengan kelengkapan dokumen pembelajaran mencapai 96% dan program supervisi akademik yang terlaksana dengan konsisten 2 kali per semester telah berhasil meningkatkan kompetensi pedagogik guru sebesar 21% serta kepuasan guru terhadap proses supervisi mencapai 92%.Integrasi sinergis antara administrasi yang efisien dan supervisi yang berkelanjutan menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif, mendorong guru untuk menerapkan metode pembelajaran inovatif (peningkatan 30%), dan pada akhirnya meningkatkan ketuntasan belajar siswa dari 76% menjadi 88%.Meskipun menghadapi hambatan berupa keterbatasan waktu guru dan beban administratif yang tinggi, faktor-faktor pendukung seperti kepemimpinan kepala sekolah yang inspiratif, budaya sekolah yang kolaboratif, dan dukungan dari dinas pendidikan telah memungkinkan implementasi yang efektif.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara SDIT Ikhtiar UNHAS Makassar dengan sekolah-sekolah lain yang memiliki sistem administrasi dan supervisi pendidikan yang berbeda. Hal ini dapat memberikan perspektif yang lebih luas tentang efektivitas strategi-strategi yang diterapkan di SDIT Ikhtiar UNHAS Makassar. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak jangka panjang dari implementasi sistem administrasi dan supervisi pendidikan terhadap prestasi belajar siswa dan perkembangan profesionalisme guru. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah Indonesia.
| File size | 116.79 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNESPADANGUNESPADANG Berdasarkan hasil diskusi terbatas dengan para guru mengajar di kelas XI SMA Negeri 1 Sitiung, diketahui bahwa rendahnya wawasan profesionalisme guru disebabkanBerdasarkan hasil diskusi terbatas dengan para guru mengajar di kelas XI SMA Negeri 1 Sitiung, diketahui bahwa rendahnya wawasan profesionalisme guru disebabkan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Secara simultan, kedua prediktor berpengaruh signifikan terhadap budaya keselamatan siswa (F = 102,4, p < 0,001) dengan daya penjelas sebesar 68,1% (R2Secara simultan, kedua prediktor berpengaruh signifikan terhadap budaya keselamatan siswa (F = 102,4, p < 0,001) dengan daya penjelas sebesar 68,1% (R2
INAISINAIS 676 dan R² = 0. 457. Supervisi klinis yang dilakukan dengan pendekatan kolaboratif dan reflektif mampu meningkatkan rasa tanggung jawab profesional, keterlibatan676 dan R² = 0. 457. Supervisi klinis yang dilakukan dengan pendekatan kolaboratif dan reflektif mampu meningkatkan rasa tanggung jawab profesional, keterlibatan
PPSDPPPSDP Aspek kunci seperti umpan balik konstruktif, kolaborasi antara kepala sekolah dan guru, serta pelatihan yang relevan terbukti efektif dalam meningkatkanAspek kunci seperti umpan balik konstruktif, kolaborasi antara kepala sekolah dan guru, serta pelatihan yang relevan terbukti efektif dalam meningkatkan
ARIPAFIARIPAFI Namun, setelah dilakukan tindakan dengan dua siklus, terjadi peningkatan sehingga semua siswa (100%) mendapatkan nilai tuntas pada materi tersebut. KegiatanNamun, setelah dilakukan tindakan dengan dua siklus, terjadi peningkatan sehingga semua siswa (100%) mendapatkan nilai tuntas pada materi tersebut. Kegiatan
UNESPADANGUNESPADANG d. ). Melalui kegiatan supervisi akademik, kepala sekolah memastikan bahwa guru melaksanakan tugas mengajar mereka dengan baik dan siswa menerima layanand. ). Melalui kegiatan supervisi akademik, kepala sekolah memastikan bahwa guru melaksanakan tugas mengajar mereka dengan baik dan siswa menerima layanan
JPTAMJPTAM Kegiatan supervisi sekolah sangat diperlukan oleh para guru untuk pertumbuhan dan perkembangan kompetensi guru secara profesional. Jadi, agar guru dapatKegiatan supervisi sekolah sangat diperlukan oleh para guru untuk pertumbuhan dan perkembangan kompetensi guru secara profesional. Jadi, agar guru dapat
MAHADEWAMAHADEWA Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus dengan langkah-langkah pokok: planning, acting, observing, reflekting dengan selaluPenelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus dengan langkah-langkah pokok: planning, acting, observing, reflekting dengan selalu
Useful /
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Peserta tidak hanya memperoleh pemahaman yang lebih baik, tetapi juga berhasil menguasai keterampilan teknis fermentasi serta termotivasi untuk memanfaatkanPeserta tidak hanya memperoleh pemahaman yang lebih baik, tetapi juga berhasil menguasai keterampilan teknis fermentasi serta termotivasi untuk memanfaatkan
TRANSPUBLIKATRANSPUBLIKA Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional. Responden adalah operator peralatan berat di perusahaan kontraktorPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional. Responden adalah operator peralatan berat di perusahaan kontraktor
ARIPAFIARIPAFI Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan model manajemen kelas yang adaptif dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan di eraPenelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan model manajemen kelas yang adaptif dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan di era
MAHADEWAMAHADEWA Materi yang digunakan adalah 84 ekor ayam kampung super. Tanaman herbal yang digunakan adalah bawang putih (Allium satuvum), Kencur (Kaempferia galangal),Materi yang digunakan adalah 84 ekor ayam kampung super. Tanaman herbal yang digunakan adalah bawang putih (Allium satuvum), Kencur (Kaempferia galangal),