UNJUNJ
JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE)JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE)Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis Augmented Reality pada mata pelajaran Penerapan Sistem Radio dan Televisi kelas XI di SMK Negeri 39 Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Research and Development (R&D) menggunakan 6 tahap yaitu, potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain dan uji coba produk. Media pembelajaran berbasis Augmented Reality menggunakan Assemblr Edu divalidasi oleh ahli desain instruksional, ahli media, dan ahli materi. Hasil uji kelayakan oleh ahli desain instruksional sebesar 72,76%, ahli media sebesar 84%, dan ahli materi sebesar 98.8%. Sehingga media pembelajaran berbasis Augmented Reality secara keseluruhan layak digunakan oleh peserta didik pada kegiatan pembelajaran mata pelajaran Penerapan Sistem Radio dan Televisi kelas XI di SMK Negeri 39 Jakarta.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka hasil pengembangan produk akhir berupa media pembelajaran berbasis Augmented Reality pada mata pelajaran Penerapan Sistem Radio dan Televisi kelas XI di SMK Negeri 39 Jakarta dapat disimpulkan sebagai berikut.Penelitian ini dikembangkan menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) yang meliputi tahap potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, dan uji coba pemakaian.Media pembelajaran berbasis Augmented Reality menggunakan Assemblr Edu divalidasi oleh ahli desain instruksional, ahli media, dan ahli materi.Hasil uji kelayakan oleh ahli desain instruksional sebesar 72,76%, ahli media sebesar 84%, dan ahli materi sebesar 98.Sehingga media pembelajaran berbasis Augmented Reality secara keseluruhan layak untuk digunakan oleh peserta didik pada kegiatan pembelajaran.Media pembelajaran berbasis Augmented Reality di uji coba perorangan yang dilakukan oleh 3 peserta didik dan uji coba kelompok yang dilakukan oleh 10 peserta didik kelas XI Jurusan Teknik Audio Video di SMK Negeri 3 Jakarta.Hasil persentase uji coba perorangan sebesar 98,5%, dan hasil persentase uji coba kelompok kecil sebesar 96,53%.Sehingga kepraktisan media pembelajaran Augmented Reality secara keseluruhan layak digunakan oleh peserta didik pada kegiatan pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Penerapan Sistem Radio dan Televisi.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas media pembelajaran AR ini terhadap peningkatan pemahaman konsep dan keterampilan praktis siswa secara lebih mendalam, dengan melibatkan pengukuran hasil belajar kognitif dan psikomotorik. Kedua, perlu dilakukan penelitian untuk mengeksplorasi potensi integrasi media AR ini dengan model pembelajaran lain, seperti pembelajaran berbasis proyek atau pembelajaran kolaboratif, guna meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa. Ketiga, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan konten AR yang lebih beragam dan relevan dengan kebutuhan industri, dengan melibatkan praktisi dan ahli dari bidang teknik radio dan televisi, sehingga media pembelajaran ini dapat menjadi sarana yang efektif untuk mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja.
| File size | 529.87 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIFLORUNIFLOR Metode kuasi‑eksperimental dengan desain pretest–posttest kelompok kontrol dipakai; 30 siswa dibagi menjadi kelompok eksperimen (AR‑assisted) danMetode kuasi‑eksperimental dengan desain pretest–posttest kelompok kontrol dipakai; 30 siswa dibagi menjadi kelompok eksperimen (AR‑assisted) dan
PAPANDAPAPANDA memiliki tingkat kepraktisan tinggi dengan rata-rata kepraktisan dari guru yaitu 89,75% dan kepraktisan dari siswa 87,67%. Hasil analisis menunjukkan bahwamemiliki tingkat kepraktisan tinggi dengan rata-rata kepraktisan dari guru yaitu 89,75% dan kepraktisan dari siswa 87,67%. Hasil analisis menunjukkan bahwa
PAPANDAPAPANDA Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi problematika kemampuan penalaran matematis peserta didik kelas X jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dalamPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi problematika kemampuan penalaran matematis peserta didik kelas X jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam
PAPANDAPAPANDA Dari proses seleksi ini, diperoleh 13 artikel yang relevan untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil analisis menunjukkan bahwa digital game menjadi yang palingDari proses seleksi ini, diperoleh 13 artikel yang relevan untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil analisis menunjukkan bahwa digital game menjadi yang paling
PAPANDAPAPANDA Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 136 peserta didik di SMAN 7 Padang. Instrumen penelitianPenelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 136 peserta didik di SMAN 7 Padang. Instrumen penelitian
PAPANDAPAPANDA Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan ADDIE, yang mencakup analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi.Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan ADDIE, yang mencakup analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi.
MGEDUKASIAMGEDUKASIA Kebijakan Merdeka Belajar menekankan metode pengajaran inovatif dan penggunaan teknologi untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang interaktif danKebijakan Merdeka Belajar menekankan metode pengajaran inovatif dan penggunaan teknologi untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang interaktif dan
UMPRIUMPRI Kesulitan siswa pada tahap keterampilan proses bisa diidentifikasi berdasarkan temuan dimana siswa melaksanakan kesalahan berhitung. Hal ini dipengaruhiKesulitan siswa pada tahap keterampilan proses bisa diidentifikasi berdasarkan temuan dimana siswa melaksanakan kesalahan berhitung. Hal ini dipengaruhi
Useful /
STIKESPANRITAHUSADASTIKESPANRITAHUSADA Sehingga penyakit ini masih menjadi prioritas ini mempunyai kecenderungan semakin meluas pengendalian vektor, Bahkan penyakit penyebarannya, seiring denganSehingga penyakit ini masih menjadi prioritas ini mempunyai kecenderungan semakin meluas pengendalian vektor, Bahkan penyakit penyebarannya, seiring dengan
PAPANDAPAPANDA Kemudian peningkatan pada persentase siswa yang tuntas dimana pada siklus I sebesar 46,87% dan mengalami peningkatan pada siklus II sehingga persentaseKemudian peningkatan pada persentase siswa yang tuntas dimana pada siklus I sebesar 46,87% dan mengalami peningkatan pada siklus II sehingga persentase
PAPANDAPAPANDA Sampel penelitian terdiri dari satu kelas yang dipilih sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes untuk mengukur hasilSampel penelitian terdiri dari satu kelas yang dipilih sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes untuk mengukur hasil
UINMADURAUINMADURA Dana zakat seharusnya dialokasikan untuk kegiatan ekonomi produktif dan padat karya serta menjadikan masjid sebagai basis pemberdayaan masyarakat. PenelitianDana zakat seharusnya dialokasikan untuk kegiatan ekonomi produktif dan padat karya serta menjadikan masjid sebagai basis pemberdayaan masyarakat. Penelitian