UINMADURAUINMADURA

Mabny: Journal of Sharia Management and BusinessMabny: Journal of Sharia Management and Business

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari Lingkungan Kerja, Gaya Kepemimpinan, serta Sikap Religiusitas terhadap Produktivitas Kerja Karyawan melalui Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi. Data pada penelitian ini diperoleh dari kuesioner yang telah diedarkan kemudian diuji menggunakan SPSS V25. Sampel dari penelitian ini merupakan karyawan PT. Nada Surya Tunggal sebanyak 110 karyawan. Dari analisis data yang telah dilakukan menunjukkan bahwa : (1) Lingkungan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap produktivitas kerja (2) Gaya kepemimpinan berpengaruh positif signifikan terhadap produktivitas kerja (3) Religiusitas berpengaruh secara positif signifikan terhadap produktivitas kerja (4) Lingkungan kerja berpengaruh secara positif signifikan terhadap kepuasan kerja (5) Gaya kepemimpinan berpengaruh positif signifikan terhadap produktivitas kerja (6) Religiusitas berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap produktivitas kerja (7) Kepuasan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap produktivitas kerja. (8) Kepuasan kerja mampu memediasi hubungan antara lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja (8) Kepuasan kerja mampu memediasi hubungan antara gaya kepemimpinan terhadap produktivitas kerja (10) Kepuasan kerja mampu memediasi hubungan antara religiusitas terhadap produktivitas kerja karyawan.

Lingkungan kerja, gaya kepemimpinan, dan religiusitas secara positif dan signifikan berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan PT.Lingkungan kerja dan gaya kepemimpinan juga terbukti memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap kepuasan kerja, sementara religiusitas tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja.Kepuasan kerja berperan sebagai variabel mediasi yang menghubungkan ketiga faktor tersebut dengan produktivitas kerja.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran mediasi variabel lain seperti komitmen organisasi dalam hubungan antara lingkungan kerja, gaya kepemimpinan, dan religiusitas dengan produktivitas kerja. Selain itu, menggunakan desain longitudinal akan memungkinkan analisis perubahan pengaruh variabel-variabel tersebut seiring waktu, sehingga dapat mengidentifikasi efek jangka panjang. Penelitian juga dapat memperluas populasi sampel dengan melibatkan beberapa perusahaan dari industri berbeda untuk menguji generalisasi temuan dan membandingkan perbedaan sektor. Metode campuran (kuantitatif‑kualitatif) dapat diterapkan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang persepsi karyawan terhadap kepemimpinan dan nilai religiusitas. Selanjutnya, analisis moderasi dapat dilakukan untuk menilai apakah faktor demografis seperti usia, pendidikan, atau lama kerja memengaruhi kekuatan hubungan antar variabel. Penelitian dapat menambahkan variabel kontrol seperti beban kerja dan insentif guna mengurangi kemungkinan bias hasil. Dengan memperhatikan variabel-variabel tambahan dan pendekatan metodologis yang lebih kompleks, hasil penelitian diharapkan dapat memberikan insight yang lebih komprehensif bagi praktisi manajemen sumber daya manusia. Akhirnya, penelitian dapat mengembangkan model prediktif berbasis machine‑learning untuk memprediksi produktivitas kerja berdasarkan kombinasi faktor-faktor tersebut.

Read online
File size260.51 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test