UM MetroUM Metro
BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi)BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi)Buku ajar merupakan salah satu sumber belajar yang dapat dikembangkan oleh guru dalam kegiatan pembelajaran. Materi dalam buku ajar disusun secara sistematis untuk menunjukkan integritas kompetensi yang akan dikuasai oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Buku ajar dapat membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran guna mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan buku ajar berbasis lokal tentang materi keanekaragaman laba-laba di Kota Metro sebagai sumber belajar alternatif biologi, mengetahui kualitas buku ajar berdasarkan kualifikasi materi, pedagogi, dan keterbacaan, serta mempelajari respons siswa terhadap buku ajar dan hasil kognitif. Spesifikasi produk yang diharapkan dalam penelitian ini adalah buku ajar berbasis lokal yang dapat digunakan sebagai sumber belajar alternatif biologi yang dapat mengukur hasil belajar kognitif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan 4D yang dikembangkan oleh S. Thiagarajan dkk., yang terdiri dari empat tahap pengembangan yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Data hasil belajar kognitif diperoleh dari tes dalam bentuk data tabulasi untuk menguji validitas, reliabilitas, dan homogenitas dengan SPSS 16.0 sehingga dapat diketahui apakah terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar pre-test dan post-test antara kelas yang menggunakan buku ajar dan kelas yang tidak menggunakan buku ajar dengan menggunakan uji-t. Perhitungan data menggunakan uji-t menunjukkan rata-rata hasil yang diperoleh pada kelas kontrol yang tidak menggunakan buku ajar adalah 7,03 dan kelas perlakuan yang menggunakan buku ajar memperoleh rata-rata 8,10. Kesimpulan: buku ajar yang dihasilkan telah divalidasi oleh pengguna dan ahli pembelajaran, serta layak digunakan. Terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan kelas perlakuan.
Buku ajar yang dikembangkan memiliki sistematika penyajian materi yang runtut dan sesuai dengan pedoman penyusunan buku ajar yang baik.Materi keanekaragaman laba-laba dalam buku ajar ini mengandung aspek keaktifan, keterampilan, dan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui pengamatan berbasis lokal, disajikan secara sistematis, relevan, dan terintegrasi dengan perkembangan ilmu terkini.Bahasa yang digunakan dalam buku ajar bersifat sederhana, lugas, komunikatif, serta memenuhi kaidah EYD dan peristilahan yang benar, sehingga mudah dipahami oleh peserta didik.
Penelitian lanjutan dapat menelusuri bagaimana buku ajar keanekaragaman laba-laba berbasis lokal ini, yang telah divalidasi dan terbukti efektif, dapat diintegrasikan secara optimal dengan pendekatan pembelajaran inovatif, seperti model pembelajaran berbasis inkuiri. Studi ini dapat menguji tidak hanya peningkatan hasil belajar kognitif, melainkan juga dampak spesifik terhadap pengembangan keterampilan proses sains, kemampuan berpikir kritis, dan sikap ilmiah peserta didik dalam konteks pembelajaran biologi. Selain itu, mengingat keberhasilan pengembangan buku ajar yang memanfaatkan potensi lokal, perlu diteliti lebih lanjut bagaimana model pengembangan 4D ini dapat diadaptasi dan diterapkan secara efektif untuk materi keanekaragaman hayati jenis lain, misalnya ekosistem sungai atau hutan kota, baik di wilayah Metro maupun daerah lain yang memiliki karakteristik lingkungan berbeda. Investigasi ini penting untuk memahami sejauh mana pendekatan berbasis lokal dapat diperluas untuk memperkaya bahan ajar di berbagai konteks, sekaligus mengukur pengaruhnya terhadap kesadaran dan kepedulian peserta didik terhadap lingkungan sekitar. Akhirnya, untuk memastikan keberlanjutan dan penyebaran manfaat yang lebih luas, penelitian berikutnya bisa fokus pada strategi diseminasi buku ajar ini dalam skala yang lebih besar, mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan adopsi oleh guru dan sekolah, serta merancang program pelatihan komprehensif bagi para pendidik agar mereka mampu tidak hanya menggunakan, tetapi juga mengembangkan sendiri bahan ajar berbasis lokal yang relevan dengan konteks wilayahnya masing-masing. Ini akan mendukung terciptanya ekosistem pembelajaran yang terus berinovasi dan relevan dengan lingkungan peserta didik.
| File size | 213.49 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Hasil penelitian diperoleh dari nilai tes keterampilan proses sains, pretest, dan posttest kedua kelas; yaitu, rata-rata nilai pretest untuk kelas XI IPAHasil penelitian diperoleh dari nilai tes keterampilan proses sains, pretest, dan posttest kedua kelas; yaitu, rata-rata nilai pretest untuk kelas XI IPA
ZAMRONEDUZAMRONEDU Validitas lembar kerja siswa berdasarkan CPS diperoleh dari metode validasi dengan instrumen berupa lembar validasi dan dinilai oleh para ahli dengan validasiValiditas lembar kerja siswa berdasarkan CPS diperoleh dari metode validasi dengan instrumen berupa lembar validasi dan dinilai oleh para ahli dengan validasi
JOURNALSJOURNALS Samarinda merupakan salah satu kota di Kalimantan Timur yang rawan akan bencana. Bencana yang sering terjadi di Samarinda yaitu bencana banjir, longsorSamarinda merupakan salah satu kota di Kalimantan Timur yang rawan akan bencana. Bencana yang sering terjadi di Samarinda yaitu bencana banjir, longsor
UNWUNW Secara praktis, hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan bagi guru dan lembaga PAUD dalam merancang kegiatan pembelajaran yang lebih efektif untuk menstimulasiSecara praktis, hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan bagi guru dan lembaga PAUD dalam merancang kegiatan pembelajaran yang lebih efektif untuk menstimulasi
NALANDANALANDA Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana perspektif Keluarga Buddhis Theravada Indonesia (KBTI) dalam melihat pentingnya menyokong lembaga pendidikanPenelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana perspektif Keluarga Buddhis Theravada Indonesia (KBTI) dalam melihat pentingnya menyokong lembaga pendidikan
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Penelitian ini menyimpulkan bahwa PAI tidak hanya efektif dalam mengurangi tingkat bullying, tetapi juga membangun kesadaran siswa akan pentingnya nilai-nilaiPenelitian ini menyimpulkan bahwa PAI tidak hanya efektif dalam mengurangi tingkat bullying, tetapi juga membangun kesadaran siswa akan pentingnya nilai-nilai
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO SMA Syubbanul Wathon berhasil menerapkan strategi branding yang efektif dengan memposisikan diri sebagai sekolah formal berbasis pesantren. Kombinasi pendidikanSMA Syubbanul Wathon berhasil menerapkan strategi branding yang efektif dengan memposisikan diri sebagai sekolah formal berbasis pesantren. Kombinasi pendidikan
STIEPARISTIEPARI Informan kunci dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Analisis data dilakukan dengan menelaah data dari berbagai sumberInforman kunci dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Analisis data dilakukan dengan menelaah data dari berbagai sumber
Useful /
STTSETIASTTSETIA Pelatihan ini efektif sebagai strategi pemberdayaan pelayan jemaat, memperkuat budaya berkhotbah yang berbasis teks Alkitab, dan mendorong pertumbuhanPelatihan ini efektif sebagai strategi pemberdayaan pelayan jemaat, memperkuat budaya berkhotbah yang berbasis teks Alkitab, dan mendorong pertumbuhan
UTUT Sampel terdiri dari seluruh karyawan Paradigma sebanyak 32 orang. Data primer dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner, sedangkan data sekunder jugaSampel terdiri dari seluruh karyawan Paradigma sebanyak 32 orang. Data primer dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner, sedangkan data sekunder juga
NALANDANALANDA Data empiris yang dikumpulkan terdiri dari dua variabel bebas yaitu Motivasi Belajar (X1) dan Inovasi Organisasi (X2) dengan variabel terikat yaitu HasilData empiris yang dikumpulkan terdiri dari dua variabel bebas yaitu Motivasi Belajar (X1) dan Inovasi Organisasi (X2) dengan variabel terikat yaitu Hasil
NALANDANALANDA 2 = 0,993, menunjukkan bahwa tingkat kekuatan hubungan termasuk dalam kategori sangat kuat. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara iklim organisasi2 = 0,993, menunjukkan bahwa tingkat kekuatan hubungan termasuk dalam kategori sangat kuat. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara iklim organisasi