UNISMUHUNISMUH
EXPOSURE : JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INGGRISEXPOSURE : JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INGGRISPenelitian ini bertujuan untuk tidak hanya mendeskripsikan fungsi-fungsi tindak tutur yang digunakan oleh karakter utama dalam drama The Crucible karya Arthur Miller, tetapi juga untuk mengidentifikasi ilokusi dari tindak tutur dan mengidentifikasi ilokusi dan fungsi dari tindak tutur yang dominan dalam drama The Crucible karya Arthur Miller. Berdasarkan temuan penelitian, ditemukan bahwa adegan pertama terjadi di awal Babak II di rumah John Proctor. Adegan kedua terjadi di Babak IV di sel penjara John Proctor dekat akhir drama sebelum ia memilih untuk digantung dengan kehormatan daripada hidup dalam rasa malu. Kedua adegan tersebut mencakup tindakan permintaan, untuk mengaku di kasus pertama atau untuk menyetujui tindakan pengakuan di kasus kedua. Dalam kedua adegan tersebut, pendengar menolak permintaan tersebut.
Penelitian ini mengidentifikasi adanya tindakan permintaan dan penolakan dalam dua adegan kunci dari drama The Crucible.Pilihan karakter dalam kedua adegan tersebut mencerminkan integritas pribadi dan konflik internal mereka.Tindakan pengakuan dalam drama bukan sekadar pengucapan kata-kata, melainkan cara untuk menyelamatkan hidup dengan mengorbankan reputasi dan harta benda.Pada akhirnya, John Proctor memilih kematian dengan kehormatan daripada hidup dalam penyesalan, menunjukkan bahwa integritas dan kejujuran lebih berharga daripada sekadar kelangsungan hidup.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana penggunaan tindak tutur oleh karakter-karakter dalam The Crucible mencerminkan konteks sosial dan politik pada masa Salem Witch Trials. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan penggunaan tindak tutur dalam drama ini dengan karya-karya sastra lainnya yang mengangkat tema serupa, seperti penindasan dan perlawanan. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana pemahaman teori tindak tutur dapat membantu pembaca atau penonton dalam menginterpretasikan makna tersembunyi dan motivasi karakter dalam drama, sehingga memperkaya apresiasi terhadap karya sastra ini. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang kompleksitas komunikasi manusia dan peran bahasa dalam membentuk realitas sosial dan politik.
| File size | 659.47 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UTMUTM Hasilnya, kemampuan bahasa siswa meningkat, serta empati dan toleransi terhadap perbedaan ditingkatkan. Integrasi teknologi dalam pengajaran bahasa danHasilnya, kemampuan bahasa siswa meningkat, serta empati dan toleransi terhadap perbedaan ditingkatkan. Integrasi teknologi dalam pengajaran bahasa dan
YAYASANASSYIFAYAYASANASSYIFA Pada siklus I, ketuntasan indikator 1 mencapai 80% dan siklus 2 mencapai 60%. Ketuntasan yang belum optimal disebabkan oleh kurangnya kepercayaan diriPada siklus I, ketuntasan indikator 1 mencapai 80% dan siklus 2 mencapai 60%. Ketuntasan yang belum optimal disebabkan oleh kurangnya kepercayaan diri
JOMPUJOMPU Karakter seperti Rasus, Sulam, dan Dower memperlihatkan bagaimana kekuasaan bekerja secara halus dan produktif, membentuk kesadaran untuk menerima subordinasiKarakter seperti Rasus, Sulam, dan Dower memperlihatkan bagaimana kekuasaan bekerja secara halus dan produktif, membentuk kesadaran untuk menerima subordinasi
ONERESEARCHONERESEARCH Masalah ini perlu ditangani secara cermat. Pada tahap ini, variasi tekstual perlu dipahami sebagai realitas yang memperkaya spektrum teks sastra. VariasiMasalah ini perlu ditangani secara cermat. Pada tahap ini, variasi tekstual perlu dipahami sebagai realitas yang memperkaya spektrum teks sastra. Variasi
STIBAIEC JAKARTASTIBAIEC JAKARTA Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh signifikan dari latar belakang historis dan budaya terhadap evolusi dan interpretasi literatur Inggris, dari AbadPenelitian ini mengeksplorasi pengaruh signifikan dari latar belakang historis dan budaya terhadap evolusi dan interpretasi literatur Inggris, dari Abad
UNIKAMAUNIKAMA Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan struktural untuk menganalisis proses adaptasi novel Yogisha X no Kenshin ke dalamPenelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan struktural untuk menganalisis proses adaptasi novel Yogisha X no Kenshin ke dalam
UWIKAUWIKA Hasilnya memberikan wawasan berharga tentang lapisan makna yang lebih dalam dalam novel ini, dengan menekankan pentingnya unsur intrinsik dalam membentukHasilnya memberikan wawasan berharga tentang lapisan makna yang lebih dalam dalam novel ini, dengan menekankan pentingnya unsur intrinsik dalam membentuk
UNSAPUNSAP Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penerapan pendekatan enklitik membuktikan keterkaitan latar belakang sosiologiMetode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penerapan pendekatan enklitik membuktikan keterkaitan latar belakang sosiologi
Useful /
STEIPRESSSTEIPRESS Green knowledge berpengaruh langsung terhadap green brand loyalty namun tidak memoderasi hubungan antara green brand innovation dan green brand loyalty,Green knowledge berpengaruh langsung terhadap green brand loyalty namun tidak memoderasi hubungan antara green brand innovation dan green brand loyalty,
STEIPRESSSTEIPRESS Pengalaman yang menyenangkan, kepuasan emosional, dan personalisasi mendorong terbentuknya ikatan emosional yang kuat dengan merek, sehingga pelangganPengalaman yang menyenangkan, kepuasan emosional, dan personalisasi mendorong terbentuknya ikatan emosional yang kuat dengan merek, sehingga pelanggan
UNISMUHUNISMUH Masalah utama dalam penelitian ini adalah kompetensi pedagogik guru dalam mengajar Bahasa Inggris di SMAN 1 Sanggar, Bima. Penelitian deskriptif ini dilakukanMasalah utama dalam penelitian ini adalah kompetensi pedagogik guru dalam mengajar Bahasa Inggris di SMAN 1 Sanggar, Bima. Penelitian deskriptif ini dilakukan
UNISMUHUNISMUH Jumlah subjek penelitian adalah 33 siswa di kelas sebelas yang dilakukan dengan 24 wanita dan 9 pria. Hasil tes menulis siswa pada siklus I memiliki skorJumlah subjek penelitian adalah 33 siswa di kelas sebelas yang dilakukan dengan 24 wanita dan 9 pria. Hasil tes menulis siswa pada siklus I memiliki skor