UPIUPI

Indonesian Journal of Applied LinguisticsIndonesian Journal of Applied Linguistics

Guru pemula English for Academic Purposes (EAP) tidak dapat menghindari permasalahan kompleks pada tahun pertama mengajar. Hal ini khususnya relevan di Indonesia, di mana guru EAP merupakan lulusan program Pendidikan Bahasa Inggris dan tidak memiliki persiapan awal untuk tugas mengajar EAP. Refleksi profesional berpotensi membantu guru bahasa pemula, terutama yang mengajar EAP, dalam menavigasi aspek-aspek kompleks dalam praktik mengajar. Oleh karena itu, studi kasus tunggal ini mengeksplorasi pemahaman dan pengalaman satu partisipan mengenai refleksi diri sebagai bentuk pengembangan profesional. Data dikumpulkan melalui satu wawancara semi‑terstruktur bersifat terbuka. Temuan studi menunjukkan bahwa partisipan memanfaatkan praktik reflektif untuk mengintegrasikan teori dan praktik serta membangun penyelidikan sistematis guna membangun identitas profesionalnya, yang menghasilkan proses pengambilan keputusan berbasis bukti. Selanjutnya, refleksi profesional juga membantu partisipan dalam menghadapi tantangan dan melakukan proses pemecahan masalah. Akhirnya, praktik reflektif memungkinkan partisipan mempertimbangkan kebijakan institusional dan harapan terhadap pengembangan profesional guru, yang menyoroti kebutuhan pengembangan profesionalnya sebagai guru pemula.

Praktik reflektif membantu guru EAP pemula menjembatani kesenjangan antara teori yang dipelajari di pendidikan guru dan realitas kelas, sehingga memungkinkan integrasi pengetahuan sebelumnya dengan praktik mengajar.Melalui refleksi, guru dapat membuat keputusan berbasis bukti, mengembangkan kurikulum dan silabus, serta menginternalisasi pedagogi secara mendalam, meskipun dihadapkan pada tantangan waktu, beban kerja, dan motivasi.Oleh karena itu, dukungan institusional, seperti program orientasi, mentor, dan pengembangan program observasi sejawat, diperlukan untuk memfasilitasi refleksi profesional dan mengatasi hambatan tersebut.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas program orientasi (induksi) yang mengintegrasikan modul refleksi diri bagi guru EAP pemula, untuk mengetahui sejauh mana program tersebut meningkatkan kesiapan mengajar dan mengurangi rasa cemas pada tahun pertama. Selanjutnya, dapat diuji manfaat sistem mentoring berpasangan antara guru senior dan guru pemula dalam konteks refleksi kolaboratif, dengan fokus pada peningkatan kualitas keputusan berbasis bukti dan pengembangan identitas profesional. Akhirnya, studi kuantitatif dapat meneliti pengaruh penyesuaian beban kerja dan alokasi waktu khusus untuk kegiatan refleksi pada motivasi guru serta kualitas praktik mengajar, sehingga memberikan rekomendasi kebijakan institusional yang mendukung praktik reflektif berkelanjutan.

  1. Exploring novice EAP teacher’s self-reflection as a platform for professional development | Hidayati... doi.org/10.17509/ijal.v8i2.13310Exploring novice EAP teacherAos self reflection as a platform for professional development Hidayati doi 10 17509 ijal v8i2 13310
Read online
File size349.19 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test