UMPUMP

Proceedings Series on Physical & Formal SciencesProceedings Series on Physical & Formal Sciences

Perubahan iklim menjadi ancaman global yang mempengaruhi aktivitas usahatani padi. Fluktuasi dan variabilitas iklim, turut meningkatkan tantangan dan risiko pada produksi tanaman pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi petani padi di Kecamatan Kembaran terhadap perubahan iklim. Analisis persepsi dilakukan secara kuantitatif-kualitatif. Data dikumpulkan secara langsung melalui wawancara dengan petani di Kecamatan Kembaran. Petani padi menyadari akan adanya perubahan iklim, yang ditandai dengan adanya perubahan musim dan cuaca yang cenderung ekstrim. Dampak perubahan iklim yang dirasakan oleh petani adalah variabilitas cuaca yang menyebabkan sulit untuk diprediksi. Petani padi di Kecamatan Kembaran menggunakan salah satu bentuk kearifan lokal, yaitu pranata mangsa sebagai mekanisme untuk menentukan musim tanam padi.

Perubahan iklim menimbulkan dampak fisik, ekologi, ekonomi dan sosial bagi petani.Petani padi di Kecamatan Kembaran menyadari adanya perubahan iklim, yang mereka maknai sebagai perubahan dan pergesaran musim yang tidak teratur.Persepsi dan pengetahuan petani terkait perubahan iklim ini dipengaruhi oleh pengalaman dan pengamatan petani serta peran dari penyuluh pertanian.Ditinjau dari aspek perubahan suhu, curah hujan, debit mata air, dan serangan OPT, mayoritas petani responden menyatakan bahwa perubahan iklim berdampak pada peningkatan suhu dan anomali cuaca, pengurangan debit mata air, dan peningkatan serangan OPT yang dapat mengganggu aktivitas usahatani padi.Variabilitas cuaca juga menyebabkan musim yang berubah dan sulit untuk diprediksi.Terkait hal ini, kemampuan dan pengetahuan petani dalam menentukan musim tanam menjadi sesuatu hal yang penting.Petani di Kecamatan Kembaran menggunakan salah satu bentuk kearifan lokal berupa pranata mangsa untuk menentukan musim tanam padi.Praktik ini menjadi salah satu mekanisme adaptasi petani dalam menghadapi perubahan iklim.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang persepsi petani padi terhadap perubahan iklim di berbagai wilayah dengan kondisi iklim yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat fokus pada strategi adaptasi petani dalam menghadapi perubahan iklim, khususnya dalam hal penentuan musim tanam dan pengelolaan usahatani. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran kearifan lokal dalam adaptasi petani terhadap perubahan iklim, serta bagaimana kearifan lokal tersebut dapat dikombinasikan dengan kalender tanam resmi untuk meningkatkan ketepatan penentuan musim tanam.

  1. Persepsi Petani Padi terhadap Perubahan Iklim di Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas | Proceedings... conferenceproceedings.ump.ac.id/index.php/pspfs/article/view/723Persepsi Petani Padi terhadap Perubahan Iklim di Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas Proceedings conferenceproceedings ump ac index php pspfs article view 723
  2. The impact of climate change on the household food security of upland rice farmers in Sidomulyo, Lampung... smujo.id/biodiv/article/view/5912The impact of climate change on the household food security of upland rice farmers in Sidomulyo Lampung smujo biodiv article view 5912
  3. DAMPAK PERUBAHAN IKLIM TERHADAP USAHATANI PADI DI DESA WANGUK KECAMATAN ANJATAN KABUPATEN INDRAMAYU |... jurnal.unigal.ac.id/index.php/mimbaragribisnis/article/view/1639DAMPAK PERUBAHAN IKLIM TERHADAP USAHATANI PADI DI DESA WANGUK KECAMATAN ANJATAN KABUPATEN INDRAMAYU jurnal unigal ac index php mimbaragribisnis article view 1639
  4. KAJIAN STRATEGI ADAPTASI BUDAYA PETANI GARAM | Pri Haryatno | Komunitas. kajian strategi adaptasi budaya... doi.org/10.15294/komunitas.v4i2.2414KAJIAN STRATEGI ADAPTASI BUDAYA PETANI GARAM Pri Haryatno Komunitas kajian strategi adaptasi budaya doi 10 15294 komunitas v4i2 2414
Read online
File size349.88 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test