UMPUMP

Proceedings Series on Physical & Formal SciencesProceedings Series on Physical & Formal Sciences

Tujuan khusus yang ingin dicapai dalam kegiatan penelitian fundamental II ini adalah: 1) Mengkaji keragaan pelaku usaha pengrajin gula kelapa cetak di Desa Sudimara Kecamatan Cilongok; 2) Mengetahui faktor pendorong dan penghambat pelaku usaha pengrajin gula kelapa cetak di Desa Sudimara Kecamatan Cilongok. Metode penelitian yang digunakan berupa survei dengan pendekatan FGD. Penetapan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (Purposive Area Sampling) di Desa Sudimara Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas dengan pertimbangan adanya pengrajin gula kelapa sebagai pola nafkah utama. Data yang dipakai berupa data primer dan sekunder, dengan sampel 20 pengrajin gula kelapa cetak dan 5 pedagang pengepul/tengkulak. Analisis data dilakukan secara kualitatif menggunakan Interactive Model of Analysis dan kuantitatif dengan statistik deskriptif.

Penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengrajin gula kelapa cetak di Desa Sudimara memiliki pohon kelapa sendiri (80%) dan seluruh responden mengandalkan tenaga kerja keluarga serta menjalankan usaha sebagai warisan produktif dengan orientasi product‑oriented.Rata‑rata produksi nira mencapai 9,15 liter per hari menghasilkan sekitar 8,5 kg gula cetak per hari dengan harga rata‑rata Rp 13.500 per kilogram, menggunakan teknologi konvensional sederhana.Analisis profitabilitas menunjukkan nilai profitabilitas sebesar 64,20 % sehingga usaha pengrajin gula kelapa cetak di wilayah tersebut tergolong menguntungkan.

Penelitian selanjutnya dapat menguji bagaimana penerapan teknologi pengolahan modern, seperti mesin penyaring otomatis dan pemanas terkontrol, mempengaruhi kualitas fisik dan rasa gula kelapa cetak serta meningkatkan tingkat profitabilitas dibandingkan metode konvensional yang masih dipakai saat ini. Selanjutnya, studi dapat meneliti efek program pelatihan terstruktur bagi anggota keluarga pengrajin dalam meningkatkan praktik kebersihan, penggunaan peralatan higienis, dan efisiensi kerja, serta bagaimana perubahan tersebut berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan penurunan biaya produksi. Penelitian ketiga dapat mengeksplorasi potensi diversifikasi produk gula kelapa, misalnya pengembangan varian rasa, kemasan premium, atau produk turunan bernilai tambah, serta menganalisis respons pasar lokal dan regional terhadap inovasi tersebut untuk memperluas saluran pemasaran dan meningkatkan pendapatan petani. Keempat, analisis komparatif antara model kemitraan pengrajin dengan koperasi versus kemitraan langsung dengan pedagang besar dapat memberikan wawasan tentang struktur pemasaran yang paling mengoptimalkan keuntungan. Kelima, evaluasi dampak kebijakan subsidi atau insentif pemerintah terhadap akses modal dan adopsi teknologi pada usaha pengrajin dapat membantu merumuskan strategi kebijakan yang lebih efektif.

  1. Analisis Keragaan dan Profitabilitas Usaha Pengrajin Gula Kelapa Cetak di Desa Sudimara Kecamatan Cilongok... doi.org/10.30595/pspfs.v5i.701Analisis Keragaan dan Profitabilitas Usaha Pengrajin Gula Kelapa Cetak di Desa Sudimara Kecamatan Cilongok doi 10 30595 pspfs v5i 701
Read online
File size187.76 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test