UNIPMAUNIPMA

D'edukasi: Jurnal Pengabdian MasyarakatD'edukasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Branding menjadi hal yang sangat penting di era saat ini. Segala kegiatan penjualan dan pembelian dapat berjalan lancar apabila brand sudah dikenal masyarakat. Namun, bagi sektor UMKM terlebih khusus pada sektor mikro, kesadaran akan branding masih sangat minim. Oleh karena itu Tim Pengabdian FE memiliki tujuan untuk memberikan kesadaran akan pentingnya branding bagi usaha mikro kecil di era masa kini. Adapun sasaran pada pengabdian masyarakat ini adalah para perempuan di wilayah Kelurahan Sukorejo khususnya wilayah Dawis Bougenvil. Program pengabdian ini akan dilaksanakan selama kurun waktu 6 bulan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah sosialisasi dan pelatihan pembuatan branding untuk meningkatkan omset penjualan. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu para pelaku usaha mikro kecil telah sadar akan pentingnya branding. Kedua, telah berhasilnya para pelaku usaha kecil mikro membuat branding untuk produk barang atau jasa mereka secara menarik. Hal ini telah mampu meningkatkan omset penjualan dikarenakan produk mereka semakin dikenal oleh masyarakat. Oleh karena untuk program kedepannya diharapkan adanya kolaborasi dengan pihak pemerintah untuk mampu meningkatkan kemampuan para pelaku usaha mikro kecil didalam penguatan branding.

Kegiatan pelatihan branding ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada para penguasa mikro kecil akan pentingnya brand untuk usaha mereka.Kegiatan ini dilakukan dengan berfokus pada pengusaha mikro kecil di wilayah Dawis Bougenvil 1 kelurahan Sukorejao kecamatan Gunungpati, Semarang.Kegiatan berjalan dengan lancar, meskipun terdapat kendala dalam pembuatan ide branding, namun tim pengabdi memberikan saran dan ide nama usaha beserta ikon yang dipasang pada MMT usahanya.Untuk itu kedepannya dibutuhkan lebih banyak dukungan dari semua pihak agar usaha mikro kecil dapat terus berkembang.

Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas berbagai strategi branding yang sesuai dengan karakteristik usaha mikro kecil di wilayah pedesaan, dengan mempertimbangkan faktor budaya dan sosial ekonomi masyarakat setempat. Kedua, penting untuk mengkaji pengaruh branding terhadap loyalitas pelanggan dan daya saing produk usaha mikro kecil di pasar yang lebih luas, termasuk potensi pemanfaatan platform digital untuk memperluas jangkauan pemasaran. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan branding yang lebih inovatif dan berkelanjutan, dengan melibatkan peran aktif pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan komunitas pengusaha lokal untuk memastikan keberlanjutan program pemberdayaan usaha mikro kecil.

  1. PENDAMPINGAN BRANDING DAN PACKAGING UMKM IKATAN PENGUSAHA AISYIYAH DI KOTA MALANG | Jurnal Pengabdian... doi.org/10.22219/janayu.v1i1.11188PENDAMPINGAN BRANDING DAN PACKAGING UMKM IKATAN PENGUSAHA AISYIYAH DI KOTA MALANG Jurnal Pengabdian doi 10 22219 janayu v1i1 11188
  2. Peningkatan Peran Perempuan Dalam Upaya Mendorong Kemandirian Ekonomi Keluarga Melalui Pelatihan Kewirausahaan... journal.kurasinstitute.com/index.php/japamul/article/view/205Peningkatan Peran Perempuan Dalam Upaya Mendorong Kemandirian Ekonomi Keluarga Melalui Pelatihan Kewirausahaan journal kurasinstitute index php japamul article view 205
  3. Branding UMKM untuk Meningkatkan Potensi Promosi dan Penjualan Secara Mandiri | Jurnal Pengabdian Masyarakat... ojs.trigunadharma.ac.id/index.php/adbimasiptek/article/view/3381Branding UMKM untuk Meningkatkan Potensi Promosi dan Penjualan Secara Mandiri Jurnal Pengabdian Masyarakat ojs trigunadharma ac index php adbimasiptek article view 3381
Read online
File size625.83 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test