UNIKSUNIKS
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA)JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA)Ketersediaan air yang terbatas, terutama pada fase pengisian biji, merupakan faktor penting yang mempengaruhi rendahnya produksi jagung. Sistem akar memainkan peran krusial dalam adaptasi terhadap kondisi kekurangan air. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menyelidiki pengaruh interval penyiraman yang berbeda terhadap sifat perakaran, pertumbuhan, dan hasil tanaman jagung. Penelitian ini dilaksanakan di kebun eksperimental dan penelitian INSTIPER Yogyakarta, Desa Sempu, Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, pada periode Maret 2023 hingga Juli 2023. Desain percobaan yang digunakan adalah Desain Acak Lengkap (CRD) dengan satu faktor, meliputi tiga perlakuan penyiraman: sekali sehari, sekali setiap 2 hari, dan sekali setiap 7 hari. Parameter yang diamati meliputi perakaran, pertumbuhan, dan hasil. Hasil temuan menunjukkan bahwa interval penyiraman setiap 7 hari meningkatkan panjang akar serta menurunkan jumlah daun. Meskipun interval penyiraman 7 hari menyebabkan penurunan jumlah tongkol, tidak terdapat pengaruh terhadap panjang tongkol, diameter tongkol, berat tongkol dengan kulit, berat tongkol tanpa kulit, serta berat per 100 biji.
Interval penyiraman setiap 7 hari meningkatkan sifat perakaran, termasuk panjang dan volume akar, serta mengurangi jumlah tongkol tanpa memengaruhi diameter tongkol, berat tongkol dengan atau tanpa kulit, dan berat per 100 biji.Penyiraman sekali sehari atau setiap 2 hari memperbesar tinggi tanaman dan jumlah daun.Karena interval 7 hari lebih efisien dalam menghemat air, energi, dan waktu, metode ini direkomendasikan bagi petani.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana interval penyiraman yang lebih lama, misalnya setiap 10 atau 14 hari, mempengaruhi sifat perakaran, pertumbuhan vegetatif, dan hasil pada jagung, khususnya pada varietas BISI 18 yang dikenal tahan kekeringan. Selanjutnya, diperlukan studi komparatif antara beberapa genotipe jagung dengan tingkat ketahanan kering berbeda untuk memahami interaksi antara genotipe dan frekuensi penyiraman, sehingga dapat diidentifikasi varietas yang paling optimal pada kondisi irigasi jarang. Selain itu, penelitian yang mengintegrasikan analisis fisiologis dan molekuler, seperti pengukuran hormon akar (auxin, ABA) serta ekspresi gen terkait toleransi kekeringan, dapat menjelaskan mekanisme adaptasi akar terhadap defisit air dan memberikan dasar bagi pemuliaan berbasis marker. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat diperoleh rekomendasi praktis yang lebih tepat bagi petani dalam mengelola air secara efisien sambil mempertahankan produktivitas jagung.
- Effects of Climate Change and Drought Tolerance on Maize Growth. effects climate change drought tolerance... mdpi.com/2223-7747/12/20/3548Effects of Climate Change and Drought Tolerance on Maize Growth effects climate change drought tolerance mdpi 2223 7747 12 20 3548
- ANALISIS KERAGAAN GENETIK JAGUNG TOLERAN CEKAMAN KEKERINGAN DI LAHAN SAWAH TADAH HUJAN | Ilmawan | AGROTEK:... jurnal.fp.umi.ac.id/index.php/agrotek/article/view/60ANALISIS KERAGAAN GENETIK JAGUNG TOLERAN CEKAMAN KEKERINGAN DI LAHAN SAWAH TADAH HUJAN Ilmawan AGROTEK jurnal fp umi ac index php agrotek article view 60
- Identifikasi morfologi dan agronomi jagung hibrida Unpad pada tumpangsari dengan padi hitam di dataran... doi.org/10.24198/kltv.v16i1.11718Identifikasi morfologi dan agronomi jagung hibrida Unpad pada tumpangsari dengan padi hitam di dataran doi 10 24198 kltv v16i1 11718
| File size | 460.47 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
POLIWANGIPOLIWANGI Cacat tersebut dipengaruhi oleh faktor proses seperti waktu penggumpalan dan pencetakan yang tidak terstandarisasi, kurangnya ketelitian tenaga kerja,Cacat tersebut dipengaruhi oleh faktor proses seperti waktu penggumpalan dan pencetakan yang tidak terstandarisasi, kurangnya ketelitian tenaga kerja,
POLIWANGIPOLIWANGI Penelitian ini dilakukan pada bulan maret hingga juni 2023 di Laboratorium Lapang Politeknik Negeri Jember. Penelitian dilakukan menggunakan RAK faktorialPenelitian ini dilakukan pada bulan maret hingga juni 2023 di Laboratorium Lapang Politeknik Negeri Jember. Penelitian dilakukan menggunakan RAK faktorial
POLINELAPOLINELA Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kelima galur yang diujikan memiliki warna daging buah merah, dua galur berbentuk bulat (WM 191102 dan WM 191104),Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kelima galur yang diujikan memiliki warna daging buah merah, dua galur berbentuk bulat (WM 191102 dan WM 191104),
POLINELAPOLINELA Faktor pertama yaitu galur tomat, faktor kedua yaitu dosis pupuk K yang terdiri dari 4 taraf dosis yaitu 0 kg/ha, 150 kg/ha, 200 kg/ha dan 250 kg/ha. HasilFaktor pertama yaitu galur tomat, faktor kedua yaitu dosis pupuk K yang terdiri dari 4 taraf dosis yaitu 0 kg/ha, 150 kg/ha, 200 kg/ha dan 250 kg/ha. Hasil
POLINELAPOLINELA Variasinya unggul tanaman pangan tahan naungan dapat menjadi salah satu solusi untuk permasalahan budidaya di lahan-lahan tegakan. Varietas-varietas tanamanVariasinya unggul tanaman pangan tahan naungan dapat menjadi salah satu solusi untuk permasalahan budidaya di lahan-lahan tegakan. Varietas-varietas tanaman
POLINELAPOLINELA Hal ini menunjukan bahwa kombinasi perlakuan belum mampu menghasilkan pertumbuhan dan produksi tanaman sawi secara baik, karena dosis pupuk NPK majemukHal ini menunjukan bahwa kombinasi perlakuan belum mampu menghasilkan pertumbuhan dan produksi tanaman sawi secara baik, karena dosis pupuk NPK majemuk
POLINELAPOLINELA Perlakuan konsentrasi asap cair (A) berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, produksi perpetak namun tidak nyata padaPerlakuan konsentrasi asap cair (A) berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, produksi perpetak namun tidak nyata pada
POLINELAPOLINELA Tanaman semangka merupakan tanaman semusim dan tergolong cepat berproduksi. Tanaman semangka merupakan tanaman menyerbuk silang. Tujuan penelitian iniTanaman semangka merupakan tanaman semusim dan tergolong cepat berproduksi. Tanaman semangka merupakan tanaman menyerbuk silang. Tujuan penelitian ini
Useful /
UNIKSUNIKS Parameter pertumbuhan bibit padi, termasuk tinggi bibit, panjang akar, dan jumlah daun, diamati dengan cermat. Hasil penelitian disajikan dalam bentukParameter pertumbuhan bibit padi, termasuk tinggi bibit, panjang akar, dan jumlah daun, diamati dengan cermat. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk
UHBUHB Beberapa komunikasi massa yang dilakukan hanyalah sebagai pelengkap prosedur adanya basic research (penelitian dasar) yang melandasi perencanaan pembentukanBeberapa komunikasi massa yang dilakukan hanyalah sebagai pelengkap prosedur adanya basic research (penelitian dasar) yang melandasi perencanaan pembentukan
MADANIPUBLISHERINDONESIAMADANIPUBLISHERINDONESIA Metode deskriptif-kualitatif digunakan untuk menganalisis bagaimana elemen multimodal ini berkontribusi pada konstruksi makna implisit. Temuan menunjukkanMetode deskriptif-kualitatif digunakan untuk menganalisis bagaimana elemen multimodal ini berkontribusi pada konstruksi makna implisit. Temuan menunjukkan
UNIKSUNIKS Numerous ground cover plants at the research site facilitate the growth and reproduction of microbes and fungi. As the number of microbes and fungi increases,Numerous ground cover plants at the research site facilitate the growth and reproduction of microbes and fungi. As the number of microbes and fungi increases,