POLIWANGIPOLIWANGI

Jurnal JavanicaJurnal Javanica

Media tanam berperan dalam membantu pertumbuhan stek kopi robusta. Selain itu, stek kopi robusta juga mendapatkan nutrisi untuk merangsang pertumbuhan organ vegetatif melalui pemberian asam amino. Studi ini bertujuan untuk menentukan pengaruh penggunaan berbagai jenis media tanam, asam amino, dan konsentrasi asam amino terhadap pertumbuhan stek kopi robusta (Coffea canephora L.). Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan media tanam sebagai faktor pertama (P1: top soil, pasir, pupuk blotong; P2: top soil, pasir, pupuk kompos kulit kopi; P3: top soil, pasir, pupuk kotoran ayam) dan asam amino sebagai faktor kedua (U0: 0 %; U1: 5 %; U2: 10 %; U3: 15 %). Dari 108 unit percobaan, faktor media tanam berpengaruh nyata pada volume akar, berat basah akar, dan berat kering akar, dengan perlakuan P2 terbaik. Faktor asam amino berpengaruh nyata pada semua parameter kecuali persentase stek tumbuh, dimana perlakuan A1 (5 %) terbaik. Interaksi antara media tanam dan asam amino tidak berpengaruh nyata pada semua parameter pengamatan.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa volume akar, berat basah akar, dan berat kering akar berpengaruh nyata pada faktor media tanam, dengan perlakuan P2 (top soil, pasir, pupuk kompos kulit kopi) sebagai yang terbaik.Semua parameter kecuali persentase stek tumbuh berpengaruh nyata pada faktor asam amino, dengan perlakuan A1 (5 %) sebagai yang terbaik.Interaksi media tanam dan asam amino tidak berpengaruh nyata pada semua parameter pengamatan.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas bahan organik alternatif seperti biochar atau vermikompos dikombinasikan dengan konsentrasi asam amino optimal (5 %) pada pertumbuhan stek kopi robusta, termasuk penggunaan beberapa varietas kopi untuk menguji keseragaman respons. Selain itu, perlu dilakukan uji lapangan jangka panjang yang membandingkan performa bibit yang ditanam pada media P2 dengan pemberian asam amino terhadap pertumbuhan vegetatif, produktivitas buah, serta ketahanan terhadap hama dan penyakit pada kondisi agroklimat yang berbeda. Selanjutnya, penyelidikan molekuler mengenai mekanisme aksi asam amino pada perkembangan akar, misalnya melalui analisis ekspresi gen terkait hormon pertumbuhan dan transportasi nutrisi, dapat memberikan pemahaman lebih mendalam untuk mengoptimalkan dosis dan jenis asam amino yang paling efektif.

  1. #pupuk organik#pupuk organik
  2. #kombinasi pupuk#kombinasi pupuk
Read online
File size400.49 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-3d3
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test