UNIRAYAUNIRAYA

Jurnal Ekonomi dan Bisnis Nias SelatanJurnal Ekonomi dan Bisnis Nias Selatan

Dari penelitian ini menghasilkan sebagai berikut: t_hitung (X1) sebesar 2,634 dan taraf signifikansi sebesar 0,01 sedangkan df = α;(n-k-1) atau 0,05;(40-2-1) atau 0,05;(37) didapat ttabel sebesar 1,687 dengan α = 0,05. Karena nilai thitung (2,634) > ttabel (1,687) dan tingkat signifikansi 0,01< α (0.05) maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima artinya bahwa ada pengaruh positif dan signifikan sistem informasi manajemen terhadap efektivitas kerja pegawai Badan Pusat Statistik Kabupaten Nias Selatan. Kemudian t_hitung (X2) sebesar 4,875 dan taraf signifikansi sebesar 0,00 sedangkan df = α;(n-k-1) atau 0,05;(40-2-1) atau 0,05;(37) didapat ttabel sebesar 1,687 dengan α = 0,05. Karena nilai thitung (4,875) > ttabel (1,687) dan tingkat signifikansi 0,00< α (0.05) maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima artinya bahwa ada pengaruh positif dan signifikan teknologi informasi terhadap efektivitas kerja pegawai Badan Pusat Statistik Kabupaten Nias Selatan. Untuk pengujian secara simultan diperoleh nilai Fhitung sebesar 19.538 dan taraf signifikansi sebesar 0.000 sedangkan df pembilang = 2 dan df penyebut = (n-k-1), α = 0,05 maka df pembilang = 2 dan df penyebut = 37 maka Ftabel didapat sebesar sebesar 3,25 dengan 𝛼 = 0.05, oleh karena nilai Fhitung sebesar 19.538 > nilai Ftabel sebesar 3,25 maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima artinya ada pengaruh positif dan signifikan sistem informasi manajemen dan teknologi informasi terhadap efektivitas kerja pegawai Badan Pusat Statistik Kabupaten Nias Selatan.

Di Kantor Badan Pusat Statistik Kabupaten Nias Selatan sistem informasi manajemen berpengaruh positif terhadap efektivitas kerja terbukti dari nilai thitung (2,634) > ttabel (1,687) dan tingkat signifikansi 0,01< α (0.05), dalam hal ini penggunaan sistem informasi manajemen dapat mendukung tercapainya efektivitas kerja pegawai artinya bahwa pelaksanaannya mampu terkoordinasi serta mentransformasi data sehingga menjadi informasi yang cepat lewat serangkaian cara yang akhirnya efektivitas kerja pegawai dalam organisasi tersebut akan meningkat.Di Kantor Badan Pusat Statistik Kabupaten Nias Selatan teknologi informasi berpengaruh terhadap efektivitas kerja terbukti dari nilai thitung (4,875) > ttabel (1,687) dan tingkat signifikansi 0,00< α (0.05), dalam hal ini dengan adanya teknologi informasi seorang pegawai akan mampu meningkatkan efektivitas kerja melalui pemanfaatan teknologi yang memudahkan proses kerja.Dengan penggunaan sistem informasi manajemen dan teknologi informasi yang baik maka dengan sendirinya efektivitas kerja akan meningkat pula artinya bahwa seorang pegawai dengan menguasai sistem informasi manajemen dan dibarengi dengan teknologi informasi yang ada akan mampu menciptakan efektivitas kerja yang baik bagi organisasi.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh pelatihan teknologi informasi terhadap peningkatan efektivitas kerja pegawai, karena di BPS Kabupaten Nias Selatan terdapat kendala seperti kurangnya pemahaman pegawai terhadap sistem. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang penerapan teknologi alternatif (seperti sistem offline) untuk mengatasi masalah jaringan internet yang lambat. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran kepemimpinan dalam memfasilitasi adopsi sistem informasi, mengingat keterbatasan implementasi saat ini sering dikaitkan dengan kurangnya dukungan manajemen.

Read online
File size413.21 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test