IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI
Infinity JournalInfinity JournalThis study is a quasi-experiment aimed at determining the difference in students mathematics achievement when using guided discovery learning and the JIGSAW type cooperative learning model. The population of this study is all students at SMA N 3 P. Siantar. Cluster random sampling was used to select samples for experimental class I (X-1, 36 students) and experimental class II (X-6, 36 students). Student achievement was measured using an essay test. Data normality was tested using Lilliefors test, and homogeneity was tested using Fishers test, both indicating normal and homogeneous data. Data analysis used a t-test at a significance level of α = 5%. The results showed a significant difference in student achievement in mathematics between the two learning models, with t = 2.504 at α = 0.05 and df = 1.995, leading to the rejection of the null hypothesis.
The research concluded that there is a significant difference in mathematics achievement between students taught using guided discovery learning and those taught using the JIGSAW type cooperative learning model at SMA N 3 P.Students who were taught using the guided discovery learning model demonstrated higher achievement scores.This is likely due to the guided discovery model actively involving students in the learning process and building upon their prior knowledge, fostering a more meaningful and memorable learning experience.
Further research could explore the implementation of guided discovery learning in different mathematical topics and grade levels to assess its broader applicability. Investigating the specific cognitive processes activated during guided discovery, such as problem-solving strategies and metacognitive awareness, could provide insights into its effectiveness. Additionally, studies could examine the impact of combining guided discovery with other innovative teaching methods, like technology-enhanced learning, to create more engaging and effective learning environments. Considering the challenges encountered in the JIGSAW model, future research could focus on strategies to improve student engagement and ensure equitable participation within JIGSAW groups, potentially through targeted teacher training or modified group structures. Finally, exploring the long-term retention of mathematical concepts learned through guided discovery compared to traditional methods would be valuable in understanding its lasting impact on student learning.
| File size | 794.8 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
TEFLINTEFLIN Penelitian ini dilakukan sebagian untuk mencari jawaban atas permasalahan tersebut. Pelatihan singkat tentang berpikir kritis dan sikap kritis diberikanPenelitian ini dilakukan sebagian untuk mencari jawaban atas permasalahan tersebut. Pelatihan singkat tentang berpikir kritis dan sikap kritis diberikan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Hasilnya menunjukkan bahwa siswa dengan kesadaran metakognisi tinggi dapat menyelesaikan semua indikator literasi matematika, termasuk evaluasi hasil,Hasilnya menunjukkan bahwa siswa dengan kesadaran metakognisi tinggi dapat menyelesaikan semua indikator literasi matematika, termasuk evaluasi hasil,
IUSIUS Ius constituendum dapat diwujudkan melalui revisi Pasal 1 angka 18, Pasal 6, dan Pasal 1 angka 13 UU Perdagangan Berjangka Komoditi guna mengakomodasiIus constituendum dapat diwujudkan melalui revisi Pasal 1 angka 18, Pasal 6, dan Pasal 1 angka 13 UU Perdagangan Berjangka Komoditi guna mengakomodasi
UNPUNP A steady, two-dimensional flow of biomagnetic fluid, namely blood flow with copper nanoparticles, across a stretchable sheet that is affected by a strongA steady, two-dimensional flow of biomagnetic fluid, namely blood flow with copper nanoparticles, across a stretchable sheet that is affected by a strong
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Selain peneliti, instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes yang terdiri dari 25 butir soal pilihan ganda. Analisis data menggunakan modelSelain peneliti, instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes yang terdiri dari 25 butir soal pilihan ganda. Analisis data menggunakan model
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Kedua model pembelajaran kooperatif learning kelas tipe STAD dan tipe kelas TPS dilihat keefektifannya, lebih efektif kelas tipe STAD dibandingkan denganKedua model pembelajaran kooperatif learning kelas tipe STAD dan tipe kelas TPS dilihat keefektifannya, lebih efektif kelas tipe STAD dibandingkan dengan
UMPWRUMPWR Web edutainment dapat menjadi alternatif media pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi informasi dan pada penelitian selanjutnya diharapkan dapat menerapkanWeb edutainment dapat menjadi alternatif media pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi informasi dan pada penelitian selanjutnya diharapkan dapat menerapkan
UMPWRUMPWR Jenis penelitian adalah ex-post facto dengan populasi penelitian adalah siswa kelas VII SMPK Rokatenda Palue tahun pelajaran 2019/2020. Sampel pada penelitianJenis penelitian adalah ex-post facto dengan populasi penelitian adalah siswa kelas VII SMPK Rokatenda Palue tahun pelajaran 2019/2020. Sampel pada penelitian
Useful /
UKSWUKSW Temuan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif antara kesesakan manusia dengan citra merek, serta antara kesesakan spasial dengan citra merek.Temuan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif antara kesesakan manusia dengan citra merek, serta antara kesesakan spasial dengan citra merek.
ALJAMIAHALJAMIAH Di sisi lain, penggunaan tulisan Arab-Pegon dalam kitab tafsirnya merefleksikan peneguhan identitas kultural Jawa bahwa tafsir berbahasa Jawa memilikiDi sisi lain, penggunaan tulisan Arab-Pegon dalam kitab tafsirnya merefleksikan peneguhan identitas kultural Jawa bahwa tafsir berbahasa Jawa memiliki
INTELEKTUALINTELEKTUAL Menggunakan model jalur SmartPLS, penelitian ini menunjukkan bahwa program mentoring berperan sebagai prediktor penting kinerja akademik mentee di institusiMenggunakan model jalur SmartPLS, penelitian ini menunjukkan bahwa program mentoring berperan sebagai prediktor penting kinerja akademik mentee di institusi
INTELEKTUALINTELEKTUAL Sampel siswa dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen dengan menyamakan mereka berdasarkan pengetahuan sebelumnya merekaSampel siswa dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen dengan menyamakan mereka berdasarkan pengetahuan sebelumnya mereka