ISI SURAKARTAISI SURAKARTA
Gelar: Jurnal Seni BudayaGelar: Jurnal Seni BudayaLakon Kresna Gugat adalah salah satu pertunjukan wayang kulit yang mengandung nilai keadilan. Tokoh utama dalam lakon ini memiliki karakter bijaksana dan menentukan arah perkembangan lakon selanjutnya. Kresna, di masa mudanya, gemar belajar kepada banyak tokoh ahli dan memiliki ketajaman penglihatan seperti dewa. Kresna dalam Lakon Kresna Gugat adalah simbol yang mewakili berbagai karakter yang menjaga dunia. Penelitian ini membahas struktur adegan lakon dan makna simboliknya. Analisis menunjukkan bahwa terdapat perlakuan yang kurang adil di dunia, yang dapat menyebabkan kerusakan alam. Ketidakadilan dan ketidakbijaksanaan menyebabkan kelalaian dari penguasa dunia, yaitu Guru Dewa. Perilaku simbolis yang meremehkan kekuatan Undraprasta yang dipimpin oleh Punta Dewa, dilakukan oleh Sela Mustaka, raja Melasa Pura yang berkuasa di perbatasan hutan Trajutrisna. Raja Melasa Pura adalah musuh yang menyusup ke perbatasan Indraprasta dan Dwarawati, yang menyebabkan konflik. Tragedi perebutan kekuasaan antara Indraprasta dan Melasa Pura menarik untuk diungkapkan karena peran Kresna. Hasilnya berpihak pada Pandawa, yang merupakan ksatria, simbol keadilan dan dedikasi untuk membantu memulihkan Indraprasta dari gangguan musuh. Melalui Kresna Gugat, kedamaian dunia dapat diperjuangkan karena kesalahan dan kekeliruan pemimpin.
Lakon Kresna Gugat mengandung nilai etis dan keadilan yang diungkapkan melalui struktur dramatik yang runtut.Kresna sebagai tokoh utama hadir dari awal hingga akhir pertunjukan, mewakili perilaku simbolis yang mendidik masyarakat.Lakon ini menjadi sarana bagi seniman untuk melakukan koreksi terhadap kekuasaan dan menekankan pentingnya keadilan dalam hukum.Dengan demikian, Kresna Gugat menjadi cerminan upaya menjaga keharmonisan dan keselarasan dunia.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam representasi nilai-nilai keadilan dalam lakon Kresna Gugat dan bagaimana nilai-nilai tersebut relevan dengan konteks sosial politik masyarakat kontemporer. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan lakon Kresna Gugat dengan lakon-lakon wayang kulit lainnya yang mengangkat tema keadilan, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam penyampaian pesan. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak pertunjukan Kresna Gugat terhadap kesadaran masyarakat akan pentingnya keadilan dan integritas dalam kepemimpinan, melalui survei atau wawancara dengan penonton dan pelaku seni wayang kulit. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran wayang kulit sebagai media pendidikan dan kritik sosial, serta kontribusinya dalam membentuk karakter bangsa yang berkeadilan dan berintegritas.
| File size | 207.49 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
SASTRA UNESSASTRA UNES Meskipun Tess berusaha mempertahankan kesadaran diri, ketangguhan, dan keberanian untuk menolak, perjuangannya sering berakhir dalam kekalahan akibat kuatnyaMeskipun Tess berusaha mempertahankan kesadaran diri, ketangguhan, dan keberanian untuk menolak, perjuangannya sering berakhir dalam kekalahan akibat kuatnya
UMTSUMTS Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) kontribusi faktor keluarga (pola asuh, struktur keluarga) dan lingkungan sosial (status ekonomi, pengaruhPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) kontribusi faktor keluarga (pola asuh, struktur keluarga) dan lingkungan sosial (status ekonomi, pengaruh
ALJAMIAHALJAMIAH memang memiliki banyak persamaan, karena keduanya sama-sama meletakkan objek sasaran pada manusia sebagai individu maupun berkelompok (masyarakat). Namun,memang memiliki banyak persamaan, karena keduanya sama-sama meletakkan objek sasaran pada manusia sebagai individu maupun berkelompok (masyarakat). Namun,
UMTSUMTS Faktor utama yang membangun public trust di Desa Timoreng Panua adalah sikap baik hati dan keadilan, disusul oleh kejujuran, komitmen kredibel, dan kompetensi,Faktor utama yang membangun public trust di Desa Timoreng Panua adalah sikap baik hati dan keadilan, disusul oleh kejujuran, komitmen kredibel, dan kompetensi,
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Data dari peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, dan literatur hukum terkait dipelajari melalui metode penelitian hukum normatif. Hasil penelitianData dari peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, dan literatur hukum terkait dipelajari melalui metode penelitian hukum normatif. Hasil penelitian
UMSUUMSU Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis wacana kritis Norman Fairclough, yang mencakup tiga dimensi analisis:Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis wacana kritis Norman Fairclough, yang mencakup tiga dimensi analisis:
UINMADURAUINMADURA Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif metodologi dengan strategi pengumpulan data melalui wawancara mendalam serta observasi partisipatif. TemuanPenelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif metodologi dengan strategi pengumpulan data melalui wawancara mendalam serta observasi partisipatif. Temuan
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Pemikiran Musdah Mulia tentang pentingnya memberi argumen bahwa setiap manusia yang diciptakan Allah adalah sama yang membedakan tingkat ketaqwaannya.Pemikiran Musdah Mulia tentang pentingnya memberi argumen bahwa setiap manusia yang diciptakan Allah adalah sama yang membedakan tingkat ketaqwaannya.
Useful /
SASTRA UNESSASTRA UNES Conventional implicature in this film is characterized by the use of certain expressions that have additional meanings without requiring extensive context.Conventional implicature in this film is characterized by the use of certain expressions that have additional meanings without requiring extensive context.
UMSUUMSU Penelitian ini mendiskusikan mengenai strategi advokasi Majelis Pelayanan Sosial Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta terkait problematikaPenelitian ini mendiskusikan mengenai strategi advokasi Majelis Pelayanan Sosial Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta terkait problematika
UNTUNT Hasil: uji Chi‑Square dengan tingkat signifikansi α < 0,05 menghasilkan nilai signifikan (ρ) sebesar 0,025, yang menunjukkan adanya korelasi yang signifikanHasil: uji Chi‑Square dengan tingkat signifikansi α < 0,05 menghasilkan nilai signifikan (ρ) sebesar 0,025, yang menunjukkan adanya korelasi yang signifikan
UNTUNT Kesimpulan: psikoedukasi dapat menurunkan angka kejadian masalah psikososial yang dialami oleh penderita kusta dengan kecacatan. psikoedukasi dapat menurunkanKesimpulan: psikoedukasi dapat menurunkan angka kejadian masalah psikososial yang dialami oleh penderita kusta dengan kecacatan. psikoedukasi dapat menurunkan