UNIKOMUNIKOM

Telekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika TerapanTelekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika Terapan

Abstrak – Penggunaan filter bandpass memang sudah umum dipakai namun penggunaan spesifikasinya berbeda-beda tergantung kebutuhan, dalam hal ini filter bandpass mikrostrip diharapkan dapat mengamati karakteristik multiarms pada resonator open loop terhadap kinerja bandpass filter untuk frekuensi EHF yang digunakan di bagian pemancar untuk aplikasi Radio Astronomy. Bertujuan untuk mengamati karakteristik multi arms pada resonator open loop terhadap kienrja bandpass filter untuk Extremely High Frequency (EHF) dan merealisasikan filter ke bentuk hardware berdasarkan hasil pengamatan dari simulasi. Perancangan mikrostrip bandpass filter ini menggunakan desain multiarms open loop resonator dimana di awal tahap simulasi menggunakan 1 lengan saja dengan ukuran lebar patch, jarak antar lengan, lebar jalur feeder dan panjang patch berdasarkan eksperimen acak. Hasil simulasi akhir didapatkan dengan jarak konektor 2 mm dan jarak antar lengan 1 mm dengan nilai S11 = -13,8 dB dan S21 = -2,8 dB di frekuensi 30,8 GHz berdasarkan hasil simulasinya. Filter telah berhasil difabrikasi namun belum dapat diukur karena frekuensinya yang terlampau tinggi dan alat ukur tidak dapat mengukur frekuensi tersebut.

Dalam simulasi, jarak antar konektor terbukti menjadi faktor paling berpengaruh untuk memperoleh respons filter terbaik, ditunjukkan oleh peningkatan Insertion Loss (S21) dari -5,3 dB pada jarak 15 mm menjadi -2,8 dB pada jarak 2 mm.Filter berhasil difabrikasi dengan jarak konektor 2 mm dan jarak antar lengan 1 mm, menghasilkan Return Loss (S11) = -13,8 dB dan Insertion Loss (S21) = -2,8 dB pada frekuensi 30,8 GHz, namun pengukuran tidak dapat dilakukan karena frekuensi terlalu tinggi bagi peralatan yang ada.Penelitian selanjutnya dapat mencakup penggunaan peralatan ukur khusus untuk frekuensi di atas 30 GHz serta penambahan elemen open‑loop tambahan untuk mempelajari pengaruhnya terhadap respons filter.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan jaringan analisator terahertz atau teknik pengukuran alternatif yang mampu mengukur respons filter pada frekuensi lebih tinggi dari 30 GHz, sehingga kendala pengukuran pada eksperimen saat ini dapat diatasi. Selain itu, studi tentang variasi geometri lengan resonator, seperti panjang lengan yang tidak seragam atau penambahan struktur mikrostrip tambahan, dapat memberikan wawasan tentang cara meningkatkan bandwidth dan kualitas faktor filter. Selanjutnya, pengembangan filter multiarms yang dapat dikonfigurasi secara dinamis dengan memasukkan komponen variabel seperti varaktor atau bahan ferroelectric dapat memungkinkan penyesuaian frekuensi kerja secara real‑time, membuka peluang aplikasi pada sistem komunikasi yang memerlukan fleksibilitas spektrum yang tinggi.

  1. PERANCANGAN DUALBAND BANDPASS FILTER DENGAN METODE SQUARE OPEN LOOP RESONATOR PADA FREKUENSI 2100 MHz... ejournal.undip.ac.id/index.php/transmisi/article/view/19177PERANCANGAN DUALBAND BANDPASS FILTER DENGAN METODE SQUARE OPEN LOOP RESONATOR PADA FREKUENSI 2100 MHz ejournal undip ac index php transmisi article view 19177
  2. Design of Narrowband Band Pass Filter using Open-loop Square Resonators with Loading Element. design... doi.org/10.17485/ijst/2016/v9i47/102197Design of Narrowband Band Pass Filter using Open loop Square Resonators with Loading Element design doi 10 17485 ijst 2016 v9i47 102197
  3. Filtering Sinyal Suara Gitar Menggunakan Band Pass Filter | AR | InfoTekJar : Jurnal Nasional Informatika... jurnal.uisu.ac.id/index.php/infotekjar/article/view/1194Filtering Sinyal Suara Gitar Menggunakan Band Pass Filter AR InfoTekJar Jurnal Nasional Informatika jurnal uisu ac index php infotekjar article view 1194
Read online
File size788.39 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test