UNSRATUNSRAT

ACCOUNTABILITYACCOUNTABILITY

Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh partisipasi penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial SKPD Talaud Islands, pengaruh motivasi penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial SKPD Talaud Islands, mengetahui informasi pekerjaan yang relevan terhadap kinerja manajerial SKPD Talaud Islands, mengetahui kebijakan penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial Talaud Islands, mengetahui pengaruh pelimpahan wewenang penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial SKPD Talaud Islands, serta mengetahui pengaruh bersama partisipasi penyusunan anggaran, motivasi penyusunan anggaran, informasi pekerjaan yang relevan, kebijakan penyusunan anggaran, dan pelimpahan wewenang penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial SKPD Talaud Islands. Populasi dalam studi ini adalah 105 responden dari 35 SKPD di Pemerintah Talaud Islands. Sampel dipilih menggunakan metode sampling purposif, sebanyak 105 karyawan/pejabat yang telah menjabat sebagai Sekretaris, Kepala Bagian Keuangan, dan Kepala Bagian Perencanaan/Program sebagai data primer yang telah diverifikasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan sebelum data diproses, terlebih dahulu diuji menggunakan uji asumsi klasik. Proses penelitian data menggunakan SPSS versi 15.0. Hasil menunjukkan bukti bahwa partisipasi penyusunan anggaran, motivasi penyusunan anggaran, informasi pekerjaan yang relevan, tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja manajerial. Penelitian juga menunjukkan bukti bahwa kebijakan penyusunan anggaran dan pelimpahan wewenang penyusunan anggaran memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja manajerial.

Partisipasi penyusunan anggaran tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja manajerial SKPD Kabupaten Kepulauan Talaud.Kebijakan penyusunan anggaran dan pelimpahan wewenang memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja manajerial.Variabel lain seperti motivasi dan informasi pekerjaan yang relevan tidak menunjukkan pengaruh signifikan.Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor kebijakan dan pelimpahan wewenang lebih berpengaruh dibandingkan partisipasi dan motivasi dalam meningkatkan kinerja manajerial SKPD.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran variabel lain seperti komitmen organisasi atau gaya kepemimpinan yang mungkin memengaruhi kinerja manajerial. Selain itu, studi perbandingan antara SKPD di daerah dengan kondisi otonomi fiskal yang berbeda dapat memberikan wawasan baru. Pengembangan model prediksi kinerja manajerial berbasis data yang lebih kompleks juga menjadi arah penelitian yang layak dikembangkan, dengan mempertimbangkan dinamika kebijakan dan struktur organisasi daerah.

Read online
File size155.43 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test