UNSRATUNSRAT

ACCOUNTABILITYACCOUNTABILITY

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan SAKIP pada Pemerintah Sulawesi Utara, yaitu faktor kesadaran terhadap peraturan perundang‑undangan (X1), faktor komitmen organisasi (X2), dan faktor peran APIP (X3) terhadap penerapan SAKIP (Y). Metode yang digunakan adalah kuantitatif, dengan teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran terhadap peraturan perundang‑undangan tidak berpengaruh signifikan terhadap penerapan SAKIP, sedangkan komitmen organisasi dan peran APIP berpengaruh signifikan. Koefisien determinasi sebesar 43,7% dipengaruhi oleh ketiga variabel tersebut, sementara 56,3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.

Kesadaran pada peraturan perundang‑undangan tidak berpengaruh signifikan terhadap penerapan SAKIP karena regulasi belum sepenuhnya dipahami.komitmen organisasi berpengaruh signifikan, sehingga penerapan SAKIP dapat berjalan baik bila ada komitmen kuat dari seluruh unsur.peran APIP berpengaruh signifikan, dan ketiga faktor bersama-sama menjelaskan 43,7% variasi penerapan SAKIP, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian.

Penelitian selanjutnya dapat menguji pengaruh faktor tambahan seperti kepemimpinan, ketersediaan sumber daya, dan budaya organisasi terhadap penerapan SAKIP dengan membandingkan beberapa provinsi di Indonesia, sehingga dapat mengidentifikasi variabel yang lebih luas dan kontekstual serta menguji generalisasi temuan pada provinsi Sulawesi Utara. Dengan pendekatan kuantitatif lintas wilayah, peneliti dapat mengumpulkan data yang lebih representatif dan menguji model regresi yang melibatkan variabel‑variabel baru. Selain itu, studi kualitatif atau metode campuran (mixed‑methods) dapat dilakukan untuk menyelidiki cara meningkatkan tingkat kesadaran terhadap peraturan melalui program pelatihan, sosialisasi, dan mekanisme pengawasan, serta menilai dampaknya secara mendalam terhadap efektivitas implementasi SAKIP. Pendekatan ini memungkinkan pemahaman yang lebih kaya tentang hambatan praktis dan persepsi pegawai terkait regulasi. Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat menelaah perubahan peran APIP dan komitmen organisasi selama periode implementasi SAKIP, dengan melakukan survei berulang dan wawancara pada titik waktu berbeda untuk mengungkap dinamika pengaruhnya serta mengidentifikasi strategi perbaikan yang berkelanjutan. Hasilnya diharapkan memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk memperkuat akuntabilitas kinerja pemerintah.

Read online
File size253.23 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test