MAHADEWAMAHADEWA

Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan SainsEmasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains

The ability of SMA/SMK mathematics teachers to develop HOTS-based Assessment is one of the important competencies in the Industrial Revolution 4.0. However, the field facts show that the ability of teachers to develop HOTS-based Assessment is very low, thus impacting on the low ability of students to solve contextual problems. This study aims to determine the direct effect of the teachers understanding of the HOTS concept and the teachers ability to develop HOTS-based Assessment. The study was conducted using a survey method, with a population of SMA/SMK mathematics teachers in the provinces of Bali, NTB, and NTT. The total sample of 400 people, selected using multistage random sampling techniques. The data were collected by questionnaire and analyzed by linear regression using SPPSS 23.0. The analysis showed that the teachers understanding of the HOTS concept had a direct positive effect on the ability of the teacher to develop HOTS-based Assessment, with a value of F=521.291 (sig.=0.000) and a value of R-Square=0.567 which meant that the understanding of SMA/SMK mathematics teacher about the HOTS concept contributed 56.7% to the ability of SMA/SMK mathematics teachers to develop HOTS-based Assessment, while 43.3% was influenced by other factors.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman konsep asesmen HOTS berpengaruh positif terhadap kemampuan guru matematika SMA/SMK untuk menyusun soal HOTS.Besarnya kontribusi pemahaman konsep asesmen HOTS terhadap kemampuan guru matematika SMA/SMK untuk menyusun soal HOTS adalah sebesar 56.Oleh karena itu, peningkatan pemahaman guru mengenai konsep HOTS sangat penting untuk meningkatkan kualitas soal yang disusun.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kemampuan guru dalam menyusun soal HOTS, seperti pengalaman mengajar, pelatihan yang pernah diikuti, dan dukungan dari sekolah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan yang efektif untuk meningkatkan pemahaman guru tentang konsep HOTS dan keterampilan menyusun soal HOTS. Model pelatihan ini perlu mempertimbangkan konteks lokal dan kebutuhan guru di berbagai daerah. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh penggunaan teknologi dalam penyusunan soal HOTS, misalnya dengan memanfaatkan platform digital atau aplikasi yang dapat membantu guru dalam merancang soal yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di tingkat SMA/SMK dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan abad ke-21.

Read online
File size333.79 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test