NEWINERANEWINERA

Journal La MedihealticoJournal La Medihealtico

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang digunakan di rumah sakit harus memberikan kemudahan operasional dan mampu mengatasi hambatan pelayanan pasien. Pentingnya SIMRS diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit yang menyatakan bahwa setiap rumah sakit wajib mencatat dan melaporkan semua aktivitas administrator rumah sakit dalam bentuk SIMRS. Tujuan penelitian ini adalah menentukan faktor-faktor yang memengaruhi implementasi sistem informasi manajemen rumah sakit terhadap kinerja petugas pendaftaran di Rumah Sakit Umum Bandung Medan pada tahun 2023. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan di RSU Bandung Medan pada tahun 2023. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 1 informan triangulasi, 2 informan utama, dan 1 informan tambahan. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat keras yang digunakan sudah cukup untuk kebutuhan petugas pendaftaran, tetapi perangkat lunak masih mengalami kegagalan sistem karena kurangnya pemeliharaan rutin pada aplikasi SIMRS. Petugas brainware belum menerima pelatihan formal, prosedur implementasi SIMRS sesuai dengan SOP, namun jaringan komunikasi masih mengalami masalah seperti jaringan yang tidak stabil. Penelitian menunjukkan adanya pengaruh faktor perangkat keras, perangkat lunak, brainware, prosedur, dan jaringan komunikasi terhadap kinerja petugas pendaftaran. Diharapkan peralatan yang memadai dapat mendukung semua pekerjaan petugas, pemeliharaan rutin dilakukan pada aplikasi, pelatihan resmi diadakan untuk petugas, dan petugas dapat menjalankan tugas sesuai dengan SOP, serta pemeliharaan jaringan.

Ada 3 komputer yang digunakan di bagian pendaftaran, terdapat masalah terkait implementasi SIMRS berupa jaringan yang tidak stabil dan spesifikasi komputer yang tidak memadai.Terdapat masalah kegagalan sistem pada aplikasi SIMRS yang diimplementasikan, seperti saat petugas membuka aplikasi, kadang membutuhkan waktu lama untuk memuat dan kadang aplikasi tiba-tiba keluar dari situs.Tidak ada pelatihan khusus untuk petugas, tetapi IT yang memberikan pelatihan kepada petugas mengenai implementasi SIMRS di rumah sakit.Terdapat SOP (Standard Operating Procedure) dalam kegiatan yang mengatur implementasi SIMRS di Rumah Sakit Umum Bandung Medan dan SOP ini telah ditulis dalam bentuk hardcopy.Terdapat gangguan/ masalah dengan jaringan yang digunakan, seperti kesalahan jaringan atau waktu muat yang lama, sehingga petugas pendaftaran harus mencatat terlebih dahulu sambil menunggu jaringan kembali stabil.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh pelatihan resmi terhadap peningkatan kinerja petugas pendaftaran melalui studi banding dengan rumah sakit lain yang memiliki program pelatihan SIMRS yang lebih efektif. Selain itu, penelitian juga bisa mengevaluasi vendor SIMRS yang berbeda untuk menemukan solusi sistem yang lebih stabil dan sesuai kebutuhan rumah sakit. Terakhir, penelitian dapat mengkaji keterkaitan antara kecepatan jaringan internet dan efisiensi layanan pendaftaran di rumah sakit, khususnya dalam konteks penggunaan hotspot yang sering mengalami gangguan.

  1. Factors that Influence the Implementation of Hospital Management Information Systems on the Performance... doi.org/10.37899/journallamedihealtico.v4i5.127Factors that Influence the Implementation of Hospital Management Information Systems on the Performance doi 10 37899 journallamedihealtico v4i5 127
Read online
File size407.36 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test