STAIDDIMAKASSARSTAIDDIMAKASSAR
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi IslamAl-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi IslamKritik terhadap penguasa merupakan bagian penting dalam tradisi Islam yang berakar pada prinsip amar maruf nahi munkar. Hadis-hadis Nabi SAW secara eksplisit menekankan kewajiban umat untuk menegur penguasa yang zalim, bahkan menyebutnya sebagai bentuk jihad terbaik. Artikel ini membahas kritik terhadap penguasa melalui metode kajian tematik hadis (mawḍūī), dengan menghimpun dan menganalisis hadis-hadis yang relevan, serta mengaitkannya dengan konsep demokrasi dan keadilan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam tidak melarang rakyat untuk mengkritik penguasa, tetapi justru mendorongnya sebagai wujud tanggung jawab moral. Kritik instrumen menjaga keadilan, mencegah penyalahgunaan kekuasaan, serta dipandang sebagai memastikan terwujudnya kemaslahatan umat. Namun demikian, hadis-hadis Nabi juga menekankan pentingnya etika dalam menyampaikan kritik, yaitu dilakukan dengan hikmah, menghindari fitnah, serta menjaga stabilitas sosial. Dalam bingkai modern, nilai-nilai hadis tentang kritik terhadap rakyat dan penguasa sangat mekanisme kontrol kekuasaan, serta dengan gagasan keadilan sosial yang menjadi tujuan utama syariat Islam. Dengan demikian, kritik terhadap penguasa dalam Islam dapat dipahami sebagai bagian dari jihad moral yang selaras dengan prinsip demokrasi partisipatoris dan cita-cita keadilan sosial.
Penelitian ini menunjukkan bahwa Islam menyediakan landasan normatif yang kuat bagi rakyat untuk mengkritik penguasa yang zalim, sebagaimana tercermin dalam hadis-hadis tentang jihad melawan tirani, amar maruf nahi munkar, dan etika menasihati pemimpin.Hadis‑hadis tersebut tidak hanya memberi legitimasi religius bagi kritik, tetapi juga menekankan penyampaian yang beradab, penuh hikmah, serta menghindari fitnah demi menjaga stabilitas sosial.Dengan demikian, praktik kritik berdasarkan hadis selaras dengan prinsip demokrasi partisipatoris dan keadilan sosial, menjadikannya kewajiban moral umat Islam dalam konteks modern.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana komunitas Muslim di Indonesia secara aktual mengaplikasikan prinsip kritik terhadap penguasa yang bersumber dari hadis melalui media sosial, dengan mengukur frekuensi, bentuk, dan dampaknya terhadap kebijakan publik (pertanyaan penelitian: bagaimana praktik digital kritik hadis‑berbasis berperan dalam partisipasi politik?). Selanjutnya, studi komparatif antara mekanisme akuntabilitas dalam demokrasi modern dan mekanisme kritik berbasis hadis di negara‑negara mayoritas Muslim dapat mengidentifikasi persamaan serta perbedaan dalam menegakkan keadilan sosial (pertanyaan penelitian: apa saja faktor yang mempengaruhi efektivitas kritik hadis dibandingkan institusi demokratis?). Ketiga, diperlukan pengembangan kerangka normatif yang mengintegrasikan etika hadis dengan standar hukum kontemporer untuk melindungi kebebasan berekspresi di era digital, sehingga dapat memberikan pedoman praktis bagi pembuat kebijakan (pertanyaan penelitian: bagaimana menyusun regulasi yang mengakomodasi nilai‑nilai hadis sekaligus menjamin hak kebebasan berpendapat?). Analisis kualitatif wawancara dengan ulama, aktivis, dan pembuat kebijakan dapat memperkaya pemahaman tentang tantangan implementasi etika kritik dalam konteks pluralistik Indonesia.
| File size | 352.8 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
DINASTIRESDINASTIRES Model pemilihan serentak yang memisahkan pelaksanaan pemilihan nasional dan pemilihan daerah telah menimbulkan berbagai masalah, seperti kelelahan petugasModel pemilihan serentak yang memisahkan pelaksanaan pemilihan nasional dan pemilihan daerah telah menimbulkan berbagai masalah, seperti kelelahan petugas
UMMUUMMU Proses pemberhentian sering dipengaruhi oleh politik dan konflik kepentingan, sehingga tidak sepenuhnya mencerminkan asas due process of law. Oleh karenaProses pemberhentian sering dipengaruhi oleh politik dan konflik kepentingan, sehingga tidak sepenuhnya mencerminkan asas due process of law. Oleh karena
DINASTIREVDINASTIREV Hambatan struktural maupun kultural, seperti rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi, terbatasnya akses informasi, lemahnya kapasitasHambatan struktural maupun kultural, seperti rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi, terbatasnya akses informasi, lemahnya kapasitas
DINASTIREVDINASTIREV Sejak 2015, Indonesia menyelenggarakan pemilihan kepala daerah setiap lima tahun, dengan pemilihan serentak pada 2024, menandakan kemajuan menuju demokrasiSejak 2015, Indonesia menyelenggarakan pemilihan kepala daerah setiap lima tahun, dengan pemilihan serentak pada 2024, menandakan kemajuan menuju demokrasi
IAIN MADURAIAIN MADURA Hal ini mendapatkan legitimasi dari yurisprudensi politik yang ingin dipromosikan oleh kelompok Islam. Pemerintahan Joko Widodo menggunakan Islam sebagaiHal ini mendapatkan legitimasi dari yurisprudensi politik yang ingin dipromosikan oleh kelompok Islam. Pemerintahan Joko Widodo menggunakan Islam sebagai
APPIHIAPPIHI Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembentukan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tidak ideal dari perspektif hukum tata negara maupun asas-asas demokrasi.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembentukan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tidak ideal dari perspektif hukum tata negara maupun asas-asas demokrasi.
OJSOJS Demokrasi bukanlah sekadar instrumen teknis, melainkan juga cerminan dari jiwa, kepribadian, dan aspirasi nasional. Nilai-nilai demokrasi mewakili konsepDemokrasi bukanlah sekadar instrumen teknis, melainkan juga cerminan dari jiwa, kepribadian, dan aspirasi nasional. Nilai-nilai demokrasi mewakili konsep
UNTAGUNTAG Penelitian ini menganalisis penerapan demokrasi deliberatif dalam pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Desa Pulau Semambu, KabupatenPenelitian ini menganalisis penerapan demokrasi deliberatif dalam pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Desa Pulau Semambu, Kabupaten
Useful /
IAIN MADURAIAIN MADURA Untuk meningkatkan efektivitas layanan, diperlukan upaya strategis seperti pendidikan dan sosialisasi yang lebih baik, serta kerja sama yang lebih kuatUntuk meningkatkan efektivitas layanan, diperlukan upaya strategis seperti pendidikan dan sosialisasi yang lebih baik, serta kerja sama yang lebih kuat
UNUDUNUD Studi tentang praktik pendidikan inklusif dengan nilai-nilai lokal Bali Menyama Braya di sekolah dasar di Bali Utara mengungkapkan wawasan signifikan tentangStudi tentang praktik pendidikan inklusif dengan nilai-nilai lokal Bali Menyama Braya di sekolah dasar di Bali Utara mengungkapkan wawasan signifikan tentang
UNUDUNUD Penerimaan diri, baik sebagai orang dewasa maupun orang yang lajang, juga merupakan kunci. Penerimaan diri ini dipengaruhi oleh penerimaan terhadap kesehatan,Penerimaan diri, baik sebagai orang dewasa maupun orang yang lajang, juga merupakan kunci. Penerimaan diri ini dipengaruhi oleh penerimaan terhadap kesehatan,
UNUDUNUD The research suggests managing a difference of priority in the positioning strategy. for unfamiliar visitors, focus on similarity, and for experiencedThe research suggests managing a difference of priority in the positioning strategy. for unfamiliar visitors, focus on similarity, and for experienced